idsch.id
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Friday, 11 September 2026
  • Beranda
  • Berita

    Webinar Belanja Bantuan Pemerintah Sarana Keterampilan Menulis melalui SIPLah, Catat Jadwalnya!

    Kegiatan Kokurikuler di Sekolah: Kenali Kriteria Utama agar Belajar Makin Bermakna

    Ruang Publik Rumah Pendidikan Jadi Wadah Kolaborasi, Saatnya Berbagi Ide dan Praktik Baik untuk Pendidikan Bermutu

    AI Makin Banyak Digunakan Perusahaan, tapi Ini Kunci Agar Benar-Benar Menghasilkan Nilai Bisnis

    Bukan Saling Menjatuhkan! Ini Alasan Pembelajaran Kolaboratif Penting bagi Siswa

  • Siswa
    • All
    • Bank Soal
    • Beasiswa
    • BSE Siswa
    • KIP Kuliah
    • Rumah Belajar

    Tim UNAIR Raih Best Team di Genera Z Berbakti 2026

    Penerima KIP Kuliah Unair Berhasil Lulus dan Langsung Raih Beasiswa S2

    Beasiswa Santri BAZNAS 2026 Buka 2.500 Kuota, Dapat Dana Rp4 Juta

    KIP Kuliah 2026 Masih Dibuka, Khusus Jalur Mandiri PTN dan PTS

  • Orang Tua
    • All
    • Info Lomba
    • KJMU
    • KJP Plus
    • Parenting

    Hati-Hati! Kompetisi Tidak Selalu Baik untuk Anak Usia Dini

    6 Manfaat Anak Ikut Lomba dan Tips agar Tetap Percaya Diri

    7 Prinsip Parenting untuk Membentuk Karakter Positif pada Anak

    Mendukung Anak Neurodivergent: Peran Orangtua dan Sekolah

  • Guru
    • All
    • Administrasi
    • Bahan Ajar
    • BSE Guru
    • CPNS
    • Diklat
    • Lowongan
    • Pelatihan
    • Sertifikasi

    Oknum Guru Olahraga Cabul di Wonogiri Segera Disidangkan, Perkara Masuk Tahap Persidangan

    815 Guru ASN DKI Diprofiling, Jadi Dasar Penguatan Kompetensi dan Kualitas Pendidikan

    PPG Calon Guru 2026: Cek Daftar Bidang Studi dan Jumlah Peserta yang Lulus

    50 Guru SMK Dikirim ke Jerman, LPDP Beri Biaya Hidup hingga Rp80 Juta

  • Sekolah
    • All
    • Akreditasi
    • Dana BOS
    • Dapodik
    • Direktori
    • Info Terkini
    • PPDB
    • Ujian Nasional

    Dinas Pendidikan DKI Dorong Sekolah Terapkan Pilah, Angkut, dan Olah Sampah

    Gempa M7,7 NTT Berdampak pada 400 Sekolah, DPR Dorong Sekolah Darurat Segera Disiapkan

    Pemprov DKI Lanjutkan LPDP Jakarta, 50-75 Anak Dibiayai Kuliah ke Luar Negeri

    Disdik Lebak Gelar Coaching Clinic Dapodik 2026, Fokus Bersihkan Data Siswa dan Sarpras

  • Dikti
    • All
    • Ebook
    • Panduan
    • Pengumuman
    • SNMPTN

    5 Tahap TKA SMA/SMK 2026, Simulasi hingga Ujian Susulan

    PNBP Sekolah Kedinasan 2026 Bisa Rp0 untuk Peserta Kurang Mampu, Ini Syaratnya

    Masuk IPDN 2026? Ini Ketentuan Ikatan Dinas dan Jadwal Seleksinya

  • Tutorial
    • All
    • Media Belajar
    • Tips-trik

    Dongeng Jadi Metode Belajar Efektif untuk Anak Usia Dini, Tanamkan Empati dan Kebiasaan Hidup Sehat

    Viral! Kumpulan Soal OSN 2026 Lengkap, Gratis Download untuk Persiapan Olimpiade

    Cara Cek Daycare Aman dari Respons Anak

    Kenapa Sudah Hafal Vocabulary Tapi Masih Lupa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • Artikel
    • All
    • Cerita Rakyat
    • Inspiratif
    • Tahukah Kamu
    • Tekno

    Kisah Novi, AO PNM Mekaar di Pulau Sebatik: Dampingi Perempuan dari Pekerja hingga Jadi Bos Usaha Sendiri

    Apakah Baptisan di Gereja Protestan Diakui Sah oleh Gereja Katolik? Ini Penjelasannya

    Ivon Rahmani Lulus Doktor di UIN Jakarta, Sempat Cemas karena Non-Muslim

    Dari Medali OSN hingga Emas IOAI, Kisah Luvidi Pranawa dan Pembinaan Talenta Kemendikdasmen

    Dari Medali OSN hingga Emas IOAI, Kisah Luvidi Pranawa dan Pembinaan Talenta Kemendikdasmen

No Result
View All Result
Advertisement
  • Beranda
  • Berita

    Webinar Belanja Bantuan Pemerintah Sarana Keterampilan Menulis melalui SIPLah, Catat Jadwalnya!

    Kegiatan Kokurikuler di Sekolah: Kenali Kriteria Utama agar Belajar Makin Bermakna

    Ruang Publik Rumah Pendidikan Jadi Wadah Kolaborasi, Saatnya Berbagi Ide dan Praktik Baik untuk Pendidikan Bermutu

    AI Makin Banyak Digunakan Perusahaan, tapi Ini Kunci Agar Benar-Benar Menghasilkan Nilai Bisnis

    Bukan Saling Menjatuhkan! Ini Alasan Pembelajaran Kolaboratif Penting bagi Siswa

  • Siswa
    • All
    • Bank Soal
    • Beasiswa
    • BSE Siswa
    • KIP Kuliah
    • Rumah Belajar

    Tim UNAIR Raih Best Team di Genera Z Berbakti 2026

    Penerima KIP Kuliah Unair Berhasil Lulus dan Langsung Raih Beasiswa S2

    Beasiswa Santri BAZNAS 2026 Buka 2.500 Kuota, Dapat Dana Rp4 Juta

    KIP Kuliah 2026 Masih Dibuka, Khusus Jalur Mandiri PTN dan PTS

  • Orang Tua
    • All
    • Info Lomba
    • KJMU
    • KJP Plus
    • Parenting

    Hati-Hati! Kompetisi Tidak Selalu Baik untuk Anak Usia Dini

    6 Manfaat Anak Ikut Lomba dan Tips agar Tetap Percaya Diri

    7 Prinsip Parenting untuk Membentuk Karakter Positif pada Anak

    Mendukung Anak Neurodivergent: Peran Orangtua dan Sekolah

  • Guru
    • All
    • Administrasi
    • Bahan Ajar
    • BSE Guru
    • CPNS
    • Diklat
    • Lowongan
    • Pelatihan
    • Sertifikasi

    Oknum Guru Olahraga Cabul di Wonogiri Segera Disidangkan, Perkara Masuk Tahap Persidangan

    815 Guru ASN DKI Diprofiling, Jadi Dasar Penguatan Kompetensi dan Kualitas Pendidikan

    PPG Calon Guru 2026: Cek Daftar Bidang Studi dan Jumlah Peserta yang Lulus

    50 Guru SMK Dikirim ke Jerman, LPDP Beri Biaya Hidup hingga Rp80 Juta

  • Sekolah
    • All
    • Akreditasi
    • Dana BOS
    • Dapodik
    • Direktori
    • Info Terkini
    • PPDB
    • Ujian Nasional

    Dinas Pendidikan DKI Dorong Sekolah Terapkan Pilah, Angkut, dan Olah Sampah

    Gempa M7,7 NTT Berdampak pada 400 Sekolah, DPR Dorong Sekolah Darurat Segera Disiapkan

    Pemprov DKI Lanjutkan LPDP Jakarta, 50-75 Anak Dibiayai Kuliah ke Luar Negeri

    Disdik Lebak Gelar Coaching Clinic Dapodik 2026, Fokus Bersihkan Data Siswa dan Sarpras

  • Dikti
    • All
    • Ebook
    • Panduan
    • Pengumuman
    • SNMPTN

    5 Tahap TKA SMA/SMK 2026, Simulasi hingga Ujian Susulan

    PNBP Sekolah Kedinasan 2026 Bisa Rp0 untuk Peserta Kurang Mampu, Ini Syaratnya

    Masuk IPDN 2026? Ini Ketentuan Ikatan Dinas dan Jadwal Seleksinya

  • Tutorial
    • All
    • Media Belajar
    • Tips-trik

    Dongeng Jadi Metode Belajar Efektif untuk Anak Usia Dini, Tanamkan Empati dan Kebiasaan Hidup Sehat

    Viral! Kumpulan Soal OSN 2026 Lengkap, Gratis Download untuk Persiapan Olimpiade

    Cara Cek Daycare Aman dari Respons Anak

    Kenapa Sudah Hafal Vocabulary Tapi Masih Lupa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • Artikel
    • All
    • Cerita Rakyat
    • Inspiratif
    • Tahukah Kamu
    • Tekno

    Kisah Novi, AO PNM Mekaar di Pulau Sebatik: Dampingi Perempuan dari Pekerja hingga Jadi Bos Usaha Sendiri

    Apakah Baptisan di Gereja Protestan Diakui Sah oleh Gereja Katolik? Ini Penjelasannya

    Ivon Rahmani Lulus Doktor di UIN Jakarta, Sempat Cemas karena Non-Muslim

    Dari Medali OSN hingga Emas IOAI, Kisah Luvidi Pranawa dan Pembinaan Talenta Kemendikdasmen

    Dari Medali OSN hingga Emas IOAI, Kisah Luvidi Pranawa dan Pembinaan Talenta Kemendikdasmen

No Result
View All Result
idsch.id
No Result
View All Result
Home Berita

Siswa Kelas 12 Wajib Tahu, Ini Komponen Penilaian SNBP 2026

10 September 2026
in Berita
10 min read
251
0
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi atau SNBP 2026 menjadi salah satu jalur masuk perguruan tinggi negeri (PTN) yang perlu dipahami siswa kelas 12 SMA, SMK, dan MA.

Berbeda dengan jalur SNBT yang menggunakan hasil UTBK, SNBP menyeleksi siswa berdasarkan rekam jejak prestasi selama menempuh pendidikan menengah. Penilaian menggunakan nilai rapor seluruh mata pelajaran, serta dapat mempertimbangkan mata pelajaran pendukung program studi, prestasi, dan portofolio sesuai ketentuan masing-masing PTN.

Untuk SNBP 2026, terdapat pula ketentuan baru yang perlu diperhatikan siswa, yaitu peserta harus memiliki nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) Kemdikdasmen.

Apa Itu SNBP?

SNBP merupakan jalur seleksi nasional masuk PTN yang memberikan kesempatan kepada siswa dengan prestasi unggul untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri.

Seleksi dilakukan berdasarkan penelusuran prestasi akademik menggunakan rapor dan prestasi akademik maupun nonakademik yang telah ditetapkan PTN. Dalam ketentuan SNBP 2026, prestasi akademik dan nonakademik yang dinilai adalah tiga prestasi terbaik.

Karena itu, siswa kelas 12 tidak cukup hanya mengejar nilai tinggi pada satu atau dua mata pelajaran. Konsistensi hasil belajar secara keseluruhan juga menjadi bagian penting dalam proses seleksi.

Syarat Siswa Bisa Mengikuti SNBP 2026

Tidak semua siswa kelas 12 otomatis dapat mendaftar SNBP.

Siswa harus terlebih dahulu masuk dalam daftar eligible yang ditentukan sekolah sesuai ketentuan pemeringkatan.

Berdasarkan informasi resmi SNPMB, peserta SNBP 2026 harus memenuhi beberapa persyaratan, antara lain:

  • Siswa SMA/SMK/MA kelas terakhir pada tahun 2026.
  • Memiliki prestasi unggul.
  • Memiliki NISN dan terdaftar dalam PDSS.
  • Memiliki nilai rapor yang sudah diisikan ke PDSS.
  • Memiliki prestasi akademik.
  • Memenuhi persyaratan program studi dan PTN yang dituju.
  • Memiliki nilai TKA Kemdikdasmen.
  • Memiliki akun SNPMB Siswa untuk melakukan pendaftaran.

Khusus siswa yang memilih program studi bidang seni atau olahraga, terdapat kewajiban mengunggah portofolio sesuai ketentuan program studi.

Bagaimana Sekolah Menentukan Siswa Eligible?

Salah satu tahap penting sebelum pendaftaran SNBP adalah pemeringkatan siswa oleh sekolah.

Pemeringkatan dilakukan dengan memperhitungkan nilai rerata seluruh mata pelajaran pada semua semester, kecuali semester terakhir.

Sekolah juga dapat menambahkan kriteria lain, seperti prestasi akademik atau prestasi lainnya dalam menentukan peringkat siswa.

Karena itu, siswa kelas 12 perlu memahami bahwa status eligible ditentukan melalui mekanisme sekolah dan kuota yang berlaku.

Sekolah juga bertanggung jawab memastikan data siswa yang masuk PDSS telah benar dan lengkap.

Komponen Penilaian SNBP 2026

Salah satu hal yang paling penting diketahui siswa adalah komponen yang digunakan dalam seleksi.

SNBP 2026 menggunakan dua kelompok komponen utama.

1. Nilai Rapor Seluruh Mata Pelajaran

Komponen pertama adalah nilai rapor seluruh mata pelajaran.

Bobotnya ditetapkan paling sedikit 50 persen dari keseluruhan penilaian. Artinya, prestasi akademik secara menyeluruh tetap menjadi dasar utama dalam SNBP.

Ketentuan ini menunjukkan bahwa siswa tidak dapat hanya mengandalkan nilai tinggi pada mata pelajaran yang dianggap berkaitan dengan jurusan kuliah.

Nilai keseluruhan selama masa sekolah tetap diperhitungkan.

2. Mata Pelajaran Pendukung, Prestasi, dan Portofolio

Komponen kedua dapat mencakup:

  • Nilai rapor maksimal dua mata pelajaran pendukung program studi yang dipilih;
  • Prestasi akademik dan/atau nonakademik;
  • Portofolio untuk program studi tertentu.

Bobot komponen kedua paling banyak 50 persen.

Komposisi persentase antara komponen pertama dan kedua ditentukan oleh masing-masing PTN.

Karena itu, siswa harus memeriksa ketentuan PTN dan program studi yang dituju. Komposisi penilaian tidak selalu sama untuk semua kampus.

Prestasi yang Dinilai Maksimal Tiga Terbaik

Prestasi juga dapat menjadi bagian dari penilaian SNBP.

Namun, siswa tidak perlu memasukkan semua prestasi yang pernah diperoleh. Ketentuan umum SNBP 2026 menyebut prestasi akademik maupun nonakademik yang dinilai adalah tiga prestasi terbaik.

Dalam pengisian pendaftaran, siswa dapat memasukkan prestasi yang sesuai dengan bidang dan tingkat prestasi yang pernah diperoleh serta relevan dengan program studi yang diminati.

Pengisian prestasi pada halaman pendaftaran bersifat tidak wajib.

Karena itu, siswa sebaiknya memilih prestasi yang paling kuat dan relevan, bukan sekadar memperbanyak daftar penghargaan.

Bagaimana Peran TKA dalam SNBP 2026?

SNBP 2026 juga memiliki ketentuan bahwa siswa peserta harus memiliki nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) Kemdikdasmen.

Khusus siswa yang mengikuti jalur SNBP, pemilihan mata pelajaran TKA juga perlu disesuaikan dengan program studi yang diminati.

Kemendikdasmen menjelaskan bahwa siswa perlu terlebih dahulu menentukan program studi yang diminati, kemudian memeriksa mata pelajaran pilihan TKA yang sesuai dengan program studi tersebut. Jika suatu program studi hanya mencantumkan satu mata pelajaran, siswa mengambil mata pelajaran tersebut dan menambahkan satu mata pelajaran lain dari daftar yang tersedia.

Karena itu, siswa kelas 12 sebaiknya mulai memikirkan pilihan program studi sebelum menentukan mata pelajaran pilihan TKA.

Berapa Program Studi yang Bisa Dipilih?

Setiap siswa eligible dapat memilih maksimal dua program studi dari satu atau dua PTN.

Jika hanya memilih satu program studi, siswa dapat memilih PTN di provinsi mana pun.

Namun, jika memilih dua program studi, salah satu program studi harus berada di PTN yang terletak di provinsi yang sama dengan SMA/MA/SMK asal siswa.

Ketentuan ini penting karena pilihan program studi akan menentukan bagaimana proses seleksi dilakukan.

Peserta Diseleksi Berdasarkan Urutan Pilihan

SNBP tidak menyeleksi dua pilihan program studi secara bersamaan.

Peserta terlebih dahulu diseleksi berdasarkan urutan pilihan program studi.

Jika tidak lulus pada pilihan pertama, peserta kemudian akan diikutkan dalam proses seleksi pilihan program studi kedua.

Karena itu, siswa perlu mempertimbangkan urutan pilihan secara matang.

Jangan hanya memasukkan program studi berdasarkan popularitas. Pertimbangkan juga kemampuan akademik, mata pelajaran pendukung, prestasi, daya tampung, serta persyaratan khusus dari PTN yang dituju.

Portofolio Wajib untuk Program Studi Tertentu

Siswa yang memilih program studi tertentu di bidang seni dan olahraga wajib mengunggah portofolio.

Bidang yang memiliki ketentuan portofolio antara lain:

  • Olahraga;
  • Seni Rupa, Desain, dan Kriya;
  • Seni Tari;
  • Seni Musik;
  • Seni Karawitan;
  • Etnomusikologi;
  • Teater;
  • Fotografi;
  • Film dan Televisi;
  • Seni Pedalangan;
  • Sendratasik.

Portofolio harus mengikuti pedoman yang telah ditentukan dan dokumen bukti keterampilan harus disahkan sesuai ketentuan.

Tahapan SNBP 2026

Secara umum, tahapan SNBP melibatkan proses yang dimulai dari sekolah hingga pendaftaran siswa.

Tahapannya meliputi:

1. Penetapan kuota sekolah

Informasi kuota sekolah diumumkan sebelum proses pendaftaran.

2. Registrasi akun SNPMB sekolah

Sekolah melakukan registrasi akun untuk mengakses berbagai proses SNBP dan PDSS.

3. Pengisian PDSS

Sekolah mengisi data siswa eligible dan nilai rapor dalam PDSS. Pengisian dapat dilakukan secara manual atau menggunakan e-Rapor.

4. Registrasi akun SNPMB siswa

Siswa yang akan mengikuti SNBP perlu memiliki akun SNPMB Siswa.

5. Pendaftaran SNBP

Siswa eligible melakukan pendaftaran melalui Portal SNPMB.

6. Pengisian pilihan program studi

Siswa memilih program studi sesuai ketentuan SNBP.

7. Pengisian portofolio

Dilakukan apabila program studi yang dipilih mensyaratkannya.

8. Pengisian prestasi

Siswa dapat memasukkan prestasi yang relevan.

9. Finalisasi

Setelah seluruh data diperiksa, siswa melakukan finalisasi.

Tahap ini harus dilakukan dengan hati-hati karena data yang telah difinalisasi tidak dapat dibatalkan atau diubah.

10. Cetak kartu peserta

Setelah pendaftaran selesai, siswa wajib mengunduh dan mencetak Kartu Peserta SNBP sebagai bukti kepesertaan.

Jadwal SNBP 2026

Berdasarkan jadwal resmi SNPMB, tahapan utama SNBP 2026 adalah:

TahapanJadwal
Pengumuman kuota sekolah29 Desember 2025
Masa sanggah29 Desember 2025–15 Januari 2026
Registrasi Akun SNPMB Sekolah5–26 Januari 2026
Pengisian PDSS5 Januari–2 Februari 2026
Registrasi Akun SNPMB Siswa12 Januari–18 Februari 2026
Pendaftaran SNBP3–18 Februari 2026
Pengumuman hasil SNBP31 Maret 2026
Unduh Kartu Peserta3 Februari–30 April 2026

Dengan jadwal tersebut, siswa kelas 12 harus memperhatikan informasi sekolah dan Portal SNPMB sejak jauh hari agar tidak melewatkan tahapan penting.

Siswa Lulus SNBP Tidak Bisa Ikut Jalur Mandiri PTN

Ada konsekuensi penting yang harus dipahami sebelum mendaftar.

Siswa yang dinyatakan lulus SNBP 2026 tidak dapat mendaftar UTBK-SNBT 2026.

Selain itu, siswa yang lulus SNBP 2026 juga tidak dapat mengikuti seleksi jalur mandiri tahun 2026 di PTN mana pun.

Karena itu, pilihan program studi dalam SNBP sebaiknya benar-benar dibuat berdasarkan minat dan kesiapan siswa untuk menerima hasil seleksi.

Tips untuk Siswa Kelas 12

Agar lebih siap mengikuti SNBP, siswa dapat melakukan beberapa langkah berikut.

Pertama, tentukan target program studi sejak awal.

Dengan mengetahui program studi yang dituju, siswa dapat memeriksa mata pelajaran pendukung dan persyaratan khusus PTN.

Kedua, jaga nilai rapor secara konsisten.

Karena nilai seluruh mata pelajaran menjadi komponen utama, jangan hanya fokus pada mata pelajaran tertentu.

Ketiga, siapkan dokumen prestasi.

Pilih maksimal tiga prestasi terbaik yang relevan dan dapat mendukung pilihan program studi.

Keempat, perhatikan TKA.

Pastikan mata pelajaran pilihan TKA sesuai dengan ketentuan program studi yang dituju.

Kelima, jangan terburu-buru melakukan finalisasi.

Periksa kembali nama, NISN, pilihan PTN, program studi, portofolio, dan prestasi sebelum mengunci pendaftaran.

Keenam, cek informasi resmi PTN.

Setiap PTN dapat menetapkan persyaratan dan komposisi penilaian yang perlu diperhatikan siswa.

Kesimpulan

SNBP 2026 tidak hanya melihat nilai rapor, tetapi menggunakan beberapa komponen dalam proses seleksi. Nilai rapor seluruh mata pelajaran memiliki bobot minimal 50 persen, sedangkan komponen lainnya dapat berasal dari maksimal dua mata pelajaran pendukung program studi, prestasi, dan/atau portofolio dengan bobot maksimal 50 persen. Komposisi akhirnya ditentukan oleh masing-masing PTN.

Siswa kelas 12 juga perlu memperhatikan ketentuan TKA, status eligible, pengisian PDSS, pilihan program studi, portofolio, prestasi, hingga proses finalisasi.

Yang tidak kalah penting, siswa harus memahami konsekuensi jika dinyatakan lulus. Peserta yang lulus SNBP 2026 tidak dapat mengikuti UTBK-SNBT 2026 maupun seleksi mandiri PTN pada tahun yang sama.

Karena itu, SNBP sebaiknya tidak dipandang sekadar sebagai jalur masuk kuliah tanpa tes. Konsistensi nilai, prestasi, pemilihan program studi yang tepat, dan ketelitian mengikuti setiap tahapan menjadi kunci penting bagi siswa kelas 12.

J

Tags: Jalur Prestasimasuk kuliah 2026nilai rapor SNBPPDSSpendidikan tinggiPerguruan Tinggi Negeriportofolio SNBPprestasi SNBPPTNseleksi masuk ptnseleksi nasionalsiswa eligibleSiswa kelas 12SNBPSNBP 2026SNPMB 2026Tes Kemampuan AkademikTKA 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cara Cek Status Penerimaan KJP Terbaru

Cara Cek Status Penerimaan KJP Terbaru

6 January 2021
Panduan Aplikasi SIDANIRA

Panduan Aplikasi SIDANIRA

10 April 2020
Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

3 July 2022

Kisah Novi, AO PNM Mekaar di Pulau Sebatik: Dampingi Perempuan dari Pekerja hingga Jadi Bos Usaha Sendiri

0
Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

0
5 Jurusan Kuliah dengan Gaji Tertinggi

5 Jurusan Kuliah dengan Gaji Tertinggi

0

Kisah Novi, AO PNM Mekaar di Pulau Sebatik: Dampingi Perempuan dari Pekerja hingga Jadi Bos Usaha Sendiri

10 September 2026

Apakah Baptisan di Gereja Protestan Diakui Sah oleh Gereja Katolik? Ini Penjelasannya

10 September 2026

Webinar Belanja Bantuan Pemerintah Sarana Keterampilan Menulis melalui SIPLah, Catat Jadwalnya!

10 September 2026
idsch.id

Copyright © 2020 idsch.id.

Navigasi Situs

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Siswa
    • Rumah Belajar
    • Ujian Nasional
    • Bank Soal
    • Beasiswa
  • Sekolah
    • Dana BOS
    • PPDB
    • Dapodik
    • Direktori
  • Orang Tua
    • Parenting
    • Info Lomba
  • Guru
    • Administrasi
    • Sertifikasi
    • Bahan Ajar
    • Lowongan

Copyright © 2020 idsch.id.

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In