Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali menghadirkan program pendidikan gratis melalui kerja sama dengan sejumlah SMA dan SMK swasta. Program ini ditujukan untuk membantu calon murid dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat melanjutkan pendidikan meski tidak tertampung di sekolah negeri.
Program sekolah swasta gratis menjadi bagian dari upaya Pemprov Jabar memperluas akses pendidikan menengah sekaligus menekan angka putus sekolah. Melalui skema ini, biaya pendidikan peserta didik yang memenuhi kriteria akan ditanggung pemerintah pada sekolah swasta yang telah ditetapkan sebagai mitra.
Calon murid yang dapat mengikuti program ini adalah mereka yang berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi tidak mampu dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Barat 2026. Program ini juga diprioritaskan bagi siswa yang tidak diterima di SMA atau SMK negeri karena keterbatasan daya tampung.
Dinas Pendidikan Jawa Barat menilai kolaborasi dengan sekolah swasta menjadi solusi untuk memastikan seluruh lulusan SMP dan sederajat tetap memiliki akses melanjutkan pendidikan. Langkah ini juga mendukung program pemerataan pendidikan di berbagai daerah di Jawa Barat.
Selain memperoleh pembebasan biaya pendidikan, peserta program tetap mendapatkan layanan pembelajaran yang sama dengan siswa lainnya. Sekolah swasta yang terlibat dalam program ini telah memenuhi persyaratan dan bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam penyelenggaraan pendidikan.
Pemerintah mengimbau calon murid dan orang tua untuk memantau informasi resmi SPMB Jawa Barat guna mengetahui daftar sekolah mitra, kuota yang tersedia, serta mekanisme pendaftaran yang berlaku pada masing-masing daerah.
Program sekolah swasta gratis diharapkan dapat menjadi alternatif bagi siswa yang belum memperoleh kursi di sekolah negeri sehingga hak mendapatkan pendidikan tetap terpenuhi tanpa terkendala biaya.









