Kudus, Jawa Tengah – Membangun karakter peserta didik tidak cukup hanya melalui pembelajaran di dalam kelas. Dibutuhkan proses yang berkelanjutan, terukur, serta melibatkan sekolah dan keluarga.
Berangkat dari semangat tersebut, SMP 2 Kudus menghadirkan Aplikasi Jurnal 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7KAIH), sebuah platform digital yang dirancang untuk mencatat perkembangan kebiasaan positif peserta didik sekaligus memperkuat layanan pendidikan berbasis data.
Melalui aplikasi berbasis web ini, seluruh rekam jejak pembentukan karakter siswa tersimpan secara digital sehingga dapat dipantau oleh guru, orang tua, dan manajemen sekolah secara lebih cepat, akurat, serta mudah diakses.
Mendikdasmen Beri Apresiasi
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengapresiasi inovasi yang dikembangkan SMP 2 Kudus tersebut.
Ia berharap implementasi Jurnal Digital 7KAIH terus berjalan secara konsisten sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter.
“Kebiasaan orang menentukan kesuksesannya. Biasakan bangun pagi lalu beribadah dan berolahraga. Biasakan hidup sehat karena sehatmu adalah hidupmu,” ujar Abdul Mu’ti di Kudus, Jumat (31/7/2026).
Bukan Sekadar Aplikasi, tetapi Ruang Kolaborasi
Kepala SMP 2 Kudus, In Setyorini, menjelaskan bahwa digitalisasi yang dilakukan bukan hanya menghadirkan teknologi, melainkan membangun budaya pendidikan yang lebih responsif, transparan, dan berbasis data.
Menurutnya, aplikasi tersebut menjadi sarana kolaborasi antara sekolah dan keluarga dalam membina karakter peserta didik.
“Jurnal Digital 7KAIH bukan hanya alat pencatatan, tetapi menjadi ruang kolaborasi antara murid, guru, dan orang tua. Data yang tersaji membantu kami memahami perkembangan karakter peserta didik secara utuh sehingga langkah pembinaan dapat dilakukan lebih tepat,” jelasnya.
Orang Tua Ikut Memantau dan Memvalidasi
Penggagas aplikasi sekaligus Guru IPA SMP 2 Kudus, M. Nur Faizin, menjelaskan bahwa sistem yang dibangun memungkinkan guru memantau kebiasaan harian siswa sekaligus melakukan deteksi dini apabila muncul permasalahan.
Keunggulan lainnya adalah keterlibatan aktif orang tua.
Melalui akun masing-masing, orang tua dapat melihat laporan harian anak, memberikan validasi terhadap aktivitas yang dilaporkan, hingga menambahkan komentar apabila kondisi di rumah berbeda dengan yang diisi siswa.
“Misalkan anak menuliskan bangun jam 05.00, orang tua bisa ikut memvalidasi. Orang tua bisa login, istilahnya memberi paraf kalau dalam laporan manual pada umumnya. Orang tua bisa memberikan komentar di aplikasi jika kenyataan pelaksanaannya di rumah berbeda dengan laporan yang diisikan anak,” terang Faizin.
Menurutnya, sosialisasi kepada orang tua akan semakin diperluas mulai Agustus 2026 agar kolaborasi antara sekolah dan keluarga semakin optimal.
Mendorong Kejujuran dan Refleksi Diri
Salah satu siswa kelas IX, Indigo A, mengaku aplikasi tersebut mudah digunakan.
“Pengisiannya simpel banget. Ada pilihan aktivitas 7KAIH, kita tinggal menjelaskan waktu kita mengerjakan aktivitas dan terakhir ada catatan refleksi,” ujarnya.
Menurut Indigo, keterlibatan orang tua membuat dirinya lebih termotivasi untuk mengisi jurnal secara jujur.
“Mengisi dengan jujur membuat orang tua percaya dengan kita. Guru dan orang tua juga bisa menilai karakter kita apa adanya. Jurnal ini bisa menjadi refleksi supaya kita bisa tumbuh dengan karakter yang lebih baik,” katanya.
Sementara itu, rekannya Ahza menilai aplikasi tersebut membantunya membangun kebiasaan disiplin, termasuk bangun pagi.
“Orang tua saya juga mendukung karena bisa mengontrol keseharian saya,” ungkap Ahza.
Menuju Generasi Berkarakter
Melalui Jurnal Digital 7KAIH, SMP 2 Kudus berharap pendidikan karakter tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi juga berlanjut di lingkungan keluarga.
Inovasi ini menjadi contoh bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kolaborasi antara guru, orang tua, dan peserta didik dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, jujur, disiplin, dan siap menghadapi tantangan masa depan









