Klaten – Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP se-Solo Raya menggelar Pertemuan Ilmiah di Grha Bung Karno (GBK), Kabupaten Klaten, Selasa (15/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi forum konsolidasi kepala sekolah untuk mempersiapkan peserta didik menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2027.
Pertemuan dengan tema “Kepemimpinan Transformatif: Strategi Kepala Sekolah dalam Menghadapi dan Mempersiapkan TKA Tahun 2027” tersebut diikuti pengurus dan anggota MKKS SMP dari tujuh wilayah Solo Raya, yakni Surakarta, Boyolali, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, Sragen, dan Klaten.
Kepala Sekolah Jadi Penggerak Persiapan TKA
Ketua MKKS SMP se-Solo Raya, Suparno, mengatakan persiapan TKA tidak cukup hanya dilakukan dengan memberikan latihan soal kepada siswa. Kepala sekolah memiliki peran penting dalam menggerakkan guru dan tenaga kependidikan untuk membangun strategi pembelajaran yang mendukung kesiapan peserta didik.
Menurut Suparno, TKA dapat menjadi sarana untuk melihat pemahaman siswa, kemampuan berpikir kritis, serta kompetensi literasi dan numerasi. Hasilnya juga dapat menjadi bahan bagi sekolah untuk melihat perkembangan kompetensi peserta didik.
Karena itu, kepala sekolah didorong menjalankan kepemimpinan yang mampu menggerakkan seluruh unsur sekolah, termasuk membangun budaya belajar dan mendorong kolaborasi antarguru.
Strategi Pembelajaran Jadi Fokus
Salah satu hasil yang diharapkan dari temu ilmiah tersebut adalah adanya tindak lanjut di masing-masing sekolah. Materi yang diberikan dalam kegiatan diharapkan menjadi bekal bagi kepala sekolah untuk menyusun strategi pembelajaran yang lebih adaptif dan sesuai kebutuhan siswa.
MKKS juga mendorong agar persiapan TKA tidak hanya berorientasi pada pencapaian nilai. Penguatan literasi, numerasi, kemampuan berpikir kritis, serta kemampuan menerapkan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari turut menjadi perhatian.
Dengan demikian, persiapan TKA dapat diintegrasikan dengan peningkatan kualitas proses pembelajaran sehari-hari, bukan sekadar kegiatan tambahan menjelang pelaksanaan tes.
Libatkan Guru dan Bangun Budaya Belajar
Kepala sekolah memiliki posisi penting dalam memastikan strategi yang telah disusun dapat diterapkan di sekolah. Guru dan tenaga kependidikan perlu diarahkan agar memiliki pemahaman yang sama mengenai tujuan pembelajaran dan kompetensi yang perlu dikembangkan siswa.
Pendekatan tersebut juga memungkinkan sekolah melakukan evaluasi terhadap proses pembelajaran secara berkala. Jika terdapat kemampuan siswa yang masih perlu diperkuat, sekolah dapat menindaklanjutinya melalui strategi pembelajaran yang sesuai.
TKA 2027 Jadi Momentum Perbaikan Pembelajaran
Dalam forum tersebut, MKKS SMP se-Solo Raya juga menekankan bahwa peningkatan capaian akademik perlu berjalan beriringan dengan pengembangan karakter dan kemampuan siswa menghadapi kehidupan.
Persiapan TKA 2027 dengan demikian diarahkan bukan untuk memberikan tekanan tambahan kepada peserta didik, melainkan menjadi momentum bagi sekolah untuk memperbaiki kualitas pembelajaran dan membantu siswa mengembangkan potensinya.
Temu ilmiah tersebut menghadirkan Dr. Pujiadi, S.Pd., M.Pd. dari BBPMP Jawa Tengah sebagai narasumber. Materi yang disampaikan diharapkan dapat diterapkan oleh masing-masing kepala sekolah sesuai kondisi dan kebutuhan satuan pendidikan.
Melalui koordinasi antarsekolah dan penguatan kepemimpinan kepala sekolah, MKKS SMP se-Solo Raya menyiapkan langkah menghadapi TKA 2027 dengan menempatkan peningkatan kualitas pembelajaran sebagai salah satu bagian penting dari persiapan.








