Pemeringkatan UI GreenMetric Sustainable University Rankings Indonesia 2026 kembali menghadirkan daftar perguruan tinggi yang dinilai berdasarkan berbagai aspek keberlanjutan. Tahun ini, sebanyak 219 perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia berpartisipasi dalam pemeringkatan tersebut.
Hasil pemeringkatan diumumkan pada 15 September 2026 di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta. Selain sejumlah indikator yang telah digunakan sebelumnya, UI GreenMetric 2026 juga memasukkan tata kelola dan digitalisasi sebagai salah satu aspek penilaian.
Apa Saja yang Dinilai UI GreenMetric?
UI GreenMetric merupakan pemeringkatan yang menilai upaya perguruan tinggi dalam menerapkan prinsip keberlanjutan di lingkungan kampus. Pada edisi 2026, penilaian mencakup tujuh pilar utama, yaitu penataan dan infrastruktur, energi dan perubahan iklim, pengelolaan sampah, pengelolaan air, transportasi, pendidikan dan penelitian, serta tata kelola dan digitalisasi.
Dengan indikator tersebut, penilaian tidak hanya melihat kondisi lingkungan kampus, tetapi juga kebijakan, program pendidikan, penelitian, serta pengelolaan institusi yang mendukung pembangunan berkelanjutan.
10 Besar Kampus Paling Berkelanjutan
Dari hasil pemeringkatan nasional 2026, berikut 10 perguruan tinggi yang berada di posisi teratas:
- Universitas Indonesia
- Universitas Diponegoro
- Universitas Gadjah Mada
- Universitas Negeri Semarang
- Universitas Sebelas Maret
- Universitas Padjadjaran
- Universitas Airlangga
- UIN Raden Intan Lampung
- Telkom University
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.
Daftar tersebut menunjukkan bahwa kampus dari berbagai wilayah Indonesia turut masuk dalam jajaran perguruan tinggi dengan kinerja keberlanjutan yang diperhitungkan dalam pemeringkatan nasional.
219 Perguruan Tinggi Ikut Berpartisipasi
UI GreenMetric 2026 mencatat 219 perguruan tinggi Indonesia ikut dalam pemeringkatan, terdiri dari kampus negeri maupun swasta. Jumlah tersebut mencakup 113 perguruan tinggi negeri dan 106 perguruan tinggi swasta.
Kepala UI GreenMetric, Dr. Vishnu Juwono, menyampaikan bahwa perubahan posisi dalam pemeringkatan juga menjadi bagian dari proses peningkatan kinerja keberlanjutan kampus. Tahun ini terdapat kampus yang mengalami perubahan posisi serta sejumlah perguruan tinggi yang baru mengikuti pemeringkatan.
Mendorong Kampus Lebih Berkelanjutan
UI GreenMetric sendiri merupakan inisiatif Universitas Indonesia yang telah berjalan sejak 2010. Secara global, pemeringkatan ini pada 2026 mengevaluasi 1.745 perguruan tinggi dari 105 negara menggunakan kerangka tujuh pilar keberlanjutan.
Melalui pemeringkatan tersebut, perguruan tinggi didorong untuk terus memperkuat kebijakan dan praktik berkelanjutan, mulai dari efisiensi energi, pengelolaan sampah dan air, transportasi ramah lingkungan, hingga pendidikan dan penelitian terkait keberlanjutan.
Bagi perguruan tinggi di Indonesia, masuk dalam pemeringkatan UI GreenMetric dapat menjadi bagian dari upaya menunjukkan berbagai program dan kebijakan kampus dalam mendukung lingkungan yang lebih berkelanjutan.
Catatan: Data yang terverifikasi dari sumber yang tersedia saat ini memuat 10 besar secara lengkap. Karena daftar posisi 11–50 belum tersedia pada sumber yang berhasil diverifikasi, daftar tersebut tidak dicantumkan agar tidak menambahkan nama kampus yang belum terkonfirmasi.









