Jakarta – Pendaftaran sekolah kedinasan 2026 masih berlangsung, tetapi sejumlah sekolah kedinasan tercatat belum banyak diminati pelamar. Berdasarkan pembaruan data Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada hari kesembilan pendaftaran, terdapat delapan sekolah kedinasan yang masih tergolong sepi peminat.
Kondisi ini dapat menjadi peluang bagi calon peserta yang sedang mempertimbangkan pilihan sekolah kedinasan. Namun, jumlah peminat yang lebih sedikit bukan berarti proses seleksinya otomatis lebih mudah karena setiap instansi tetap memiliki persyaratan dan tahapan seleksi masing-masing.
Pendaftaran Sekolah Kedinasan Masih Berjalan
Sekolah kedinasan menjadi salah satu pilihan pendidikan bagi lulusan SMA/sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan sekaligus mempersiapkan karier di lingkungan pemerintahan.
Calon peserta tetap perlu memperhatikan persyaratan khusus dari setiap instansi. Dokumen yang umumnya diperlukan antara lain KTP, ijazah, rapor SMA/sederajat, dan pasfoto, meskipun ketentuan dapat berbeda pada masing-masing sekolah kedinasan.
Sepi Peminat Bukan Berarti Tanpa Persaingan
Data peminat sebaiknya digunakan sebagai informasi tambahan, bukan satu-satunya dasar dalam memilih sekolah kedinasan.
Calon peserta perlu mempertimbangkan program studi, bidang pekerjaan, persyaratan usia dan pendidikan, lokasi pendidikan, tahapan seleksi, serta prospek penempatan setelah lulus.
Selain itu, jumlah pelamar dapat berubah selama masa pendaftaran. Sekolah yang masih sepi peminat pada hari kesembilan belum tentu tetap memiliki jumlah pendaftar rendah ketika pendaftaran ditutup.
Cek Persyaratan Sebelum Mendaftar
Bagi calon peserta yang tertarik memanfaatkan peluang di sekolah kedinasan yang peminatnya relatif sedikit, pastikan terlebih dahulu seluruh persyaratan dapat dipenuhi.
Informasi mengenai sekolah kedinasan dan ketentuan pendaftarannya sebaiknya diperiksa melalui portal resmi SSCASN Sekolah Kedinasan/BKN dan laman resmi masing-masing instansi.
Catatan: halaman Kompas yang Anda kirim tidak dapat saya akses langsung karena pembatasan situs, sementara hasil pencarian yang tersedia tidak menampilkan tabel delapan sekolah beserta angka peminatnya. Karena itu, saya tidak akan mengarang nama sekolah atau jumlah pelamarnya. Jika Anda kirim screenshot bagian daftar 8 sekolah tersebut, saya bisa langsung membuat artikel lengkap dengan tabel nama sekolah, jumlah peminat, kuota, dan persentase persa








