Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meresmikan 32 sekolah hasil program Revitalisasi Satuan Pendidikan sekaligus mendistribusikan 1.577 Interactive Flat Panel (IFP) di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.
Dalam pernyataannya di Jakarta, Mu’ti menegaskan bahwa Revitalisasi Satuan Pendidikan merupakan program prioritas nasional untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan, sejalan dengan Astacita yang menekankan pembangunan sumber daya manusia unggul melalui jalur pendidikan. “Secara nasional kami telah melaksanakan revitalisasi untuk 16.167 satuan pendidikan dan untuk Kabupaten Sidoarjo, data yang kami peroleh seluruhnya berjumlah 45 satuan pendidikan,” ujar Mendikdasmen Abdul Mu’ti.
Di Sidoarjo, satuan pendidikan yang direvitalisasi mencakup 2 PAUD, 24 SD, 3 SMP, 8 SMA, 6 SMK, dan 2 SLB. Selain revitalisasi fisik dan sarana, pemerintah juga mempercepat transformasi digital di sekolah melalui distribusi perangkat pembelajaran interaktif. Mu’ti menyampaikan bahwa penerima perangkat IFP di Sidoarjo tercatat sebanyak 1.563 satuan pendidikan. “Untuk digitalisasi, telah kami distribusikan sebanyak lebih dari 608.000 IFP di seluruh Indonesia, dan untuk Kabupaten Sidoarjo sudah kami distribusikan untuk 1.577 satuan pendidikan,” ujarnya.
Menurut Mendikdasmen, pemanfaatan teknologi seperti IFP menjadi elemen penting untuk mendukung pembelajaran yang lebih interaktif dan adaptif dengan perkembangan zaman. Ia menekankan bahwa keberhasilan program revitalisasi dan digitalisasi tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah. “Kami berterima kasih kepada Bapak Bupati, Ibu Wakil Bupati, dan seluruh jajaran di Pemerintah Kabupaten Sidoarjo yang telah mendukung kesuksesan program revitalisasi dan digitalisasi yang alhamdulillah telah terlaksana 100 persen,” kata Mu’ti.















