Direktorat Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus @gtkdikmendiksus , mengundang Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi Pendidikan pak Abduh @abduh__moch utk membicarakan peningkatan kompetensi guru tentang pendekatan pembelajaran STEM pendekatan pembelajaran terintegrasi yang menggabungkan Sains, Teknologi, Rekayasa (Engineering), dan Matematika untuk memecahkan masalah dunia nyata.
Tidak ada negara maju teknologinya tanpa pembelajaran STEM yang maju. Saya menyampaikan beberapa hal
1. STEM harus menerapkan prinsip 5 M yaitu mudah, murah, menyenangkan/menggembirakan, Mindful (sadar penuh) dan meaningful (bermakna).
2. Pendekatan STEM menjadi bagian penting dari penerapan pembelajaran mendalam. Guru harus berkolaborasi menerapkan pendekatan STEM misal matematika, kimia dan ekonomi Atau yang beberapa mapel yg lain (Tidak hanya mapel MIPA tetapi juga IPS dan Bahasa). Dalam bahasa prof Amin Abdullah inilah yg disebut dengan interkoneksi ilmu pengetahuan, tentu harapannya anak2 bisa berfikir tidak hanya linier. Dalam konteks struktur kurikulum sudah diberi ruang utk menerapkan dengan menggunakan program jam kokurikuler, nah tinggal sekolah menerapkannya
3. Pelatihan yang akan dilaksanakan harus benar pelatihan yang aplikatif bukan hanya parade ceramah para ahli atau parade ceramah para pejabat. Sehingga pulang pelatihan guru tercerahkan dan bisa mengaplikasikan bukan hanya dapat sertifikat atau tanda tangan amplop semata.
4. Problem terberat kita adalah desiminasi dari hasil pelatihan kepada guru2 yang lain. Pelatihan luring tentu terbatas waktu dan anggarannya utk melatih semua guru. Maka metode desiminasi perlu dibuat yang efektif dan berdampak luas.
5. Yang terpenting komitmen kepala sekolah dan guru2 utk menerapkan pendekatan stem ini di sekolah.
6. Terakhir perlu diukur dampaknya dari program ini, jangan sampai hanya berhenti pada program saja yg hanya bangga pada capaian kuantitatif belaka, tetapi juga harus dilihat dampaknya diruang – ruang kelas karena tujuan semua ini adalah murid – murid kita menjadi pembelajar sejati yg bisa mengkaitkan ilmunya di kehidupan nyata.
















