Jakarta – Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta menyemarakkan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 melalui berbagai kegiatan edukatif, kreatif, dan inspiratif yang melibatkan ribuan anak dari berbagai jenjang pendidikan. Mulai dari mengenal museum, gerakan literasi, senam bersama, hingga panggung kreativitas menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna bagi anak-anak Jakarta.
Belajar Sejarah Lewat Program KEMUDI
Salah satu kegiatan yang menjadi perhatian adalah KEMUDI (Kenali Museum Sejak Dini). Melalui program ini, 1.000 anak PAUD diajak mengunjungi museum untuk mengenal sejarah dan budaya bangsa dengan cara yang interaktif, menyenangkan, dan sesuai dengan usia mereka.
Program ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya Indonesia sejak dini melalui pengalaman belajar langsung di luar ruang kelas.
149.752 Buku Disalurkan untuk Anak Binaan
Semangat berbagi juga mewarnai peringatan Hari Anak Nasional melalui Program Kakak Bercerita. Seluruh sekolah di Jakarta berhasil mengumpulkan 149.752 buku yang kemudian disalurkan kepada anak-anak di LPKA Jakarta dan Tangerang, Lapas Salemba, serta Rutan Salemba.
Gerakan ini bertujuan memperluas akses terhadap bahan bacaan sekaligus menumbuhkan budaya literasi bagi anak-anak yang sedang menjalani pembinaan.
2.500 Anak PAUD Ikut Senam Bersama
Dalam rangka membiasakan pola hidup sehat sejak usia dini, sebanyak 2.500 anak PAUD mengikuti Senam Bersama PAUD yang digelar di Gedung Pencak Silat TMII.
Kegiatan ini tidak hanya mengajak anak aktif bergerak, tetapi juga membangun kebiasaan hidup sehat melalui aktivitas fisik yang menyenangkan.
Panggung untuk Menunjukkan Bakat Anak
Pada Puncak Hari Anak Nasional 2026, lebih dari 190 pelajar dari jenjang PAUD, SD, SMP, hingga SMA/SMK mendapat kesempatan menampilkan berbagai bakat, kreativitas, dan karya mereka.
Panggung tersebut menjadi ruang bagi anak-anak untuk berekspresi, menunjukkan potensi terbaik, sekaligus meningkatkan rasa percaya diri di hadapan masyarakat.
Mewujudkan Ruang Belajar yang Bermakna
Melalui rangkaian kegiatan Hari Anak Nasional 2026, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta terus berkomitmen menghadirkan ruang belajar yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga penguatan karakter, budaya literasi, kesehatan, kreativitas, dan pengembangan potensi anak.
Peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk mengingatkan bahwa setiap anak berhak memperoleh kesempatan belajar, tumbuh, dan berkembang dalam lingkungan yang aman, sehat, serta penuh dukungan.









