idsch.id
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Thursday, 17 September 2026
  • Beranda
  • Berita

    Guru SD Perkuat Kokurikuler melalui Pembelajaran Mendalam, Ini Konsep yang Dibahas

    MAN 2 Lamongan Punya Gedung Baru, Perpustakaan dan Laboratorium Terpadu Resmi Berdiri

    Kunjungi MAN 1 dan MAN 2 Semarang, Kemenag Pastikan Bantuan Sarpras dan KBC Berjalan

    Cara Mengajukan Perubahan Desil DTSEN, Bisa Dilakukan Secara Online

    Keselamatan Berlalu Lintas Masuk Kurikulum SMP di Sragen, Ini Materinya

  • Siswa
    • All
    • Bank Soal
    • Beasiswa
    • BSE Siswa
    • KIP Kuliah
    • Rumah Belajar

    35 Mahasiswa Baru IPB dari Keluarga Kurang Mampu Terima Beasiswa Pendidikan Tinggi McD

    30 Persen Mahasiswa IPB Penerima Beasiswa, Alumni Aktif Cari Dukungan Dana

    Kemdiktisaintek Luncurkan SatuBeasiswa Indonesia, Satukan Informasi Beasiswa dalam Satu Platform

    Mendiktisaintek Minta Alumni KIP Kuliah yang Sukses Bantu Mahasiswa Lain

  • Orang Tua
    • All
    • Info Lomba
    • KJMU
    • KJP Plus
    • Parenting

    Ayah Bilang Tidak, Nenek Bilang Boleh, Anak Harus Ikut Siapa? Ini 5 Tipsnya

    Hati-Hati! Kompetisi Tidak Selalu Baik untuk Anak Usia Dini

    6 Manfaat Anak Ikut Lomba dan Tips agar Tetap Percaya Diri

    7 Prinsip Parenting untuk Membentuk Karakter Positif pada Anak

  • Guru
    • All
    • Administrasi
    • Bahan Ajar
    • BSE Guru
    • CPNS
    • Diklat
    • Lowongan
    • Pelatihan
    • Sertifikasi

    216 Guru Matematika Subang Ikuti Pelatihan GASING, Dedi Mulyadi Dorong Pembelajaran Lebih Menyenangkan

    Neraca Pendidikan Daerah 2025 Resmi Dirilis, Masyarakat Bisa Cek Data Pendidikan Indonesia

    Seleksi Guru SILN dan Pendidik CLC 2026 Resmi Dibuka, Ada 171 Formasi ke Luar Negeri

    Oknum Guru Olahraga Cabul di Wonogiri Segera Disidangkan, Perkara Masuk Tahap Persidangan

  • Sekolah
    • All
    • Akreditasi
    • Dana BOS
    • Dapodik
    • Direktori
    • Info Terkini
    • PPDB
    • Ujian Nasional

    35 Mahasiswa Baru IPB dari Keluarga Kurang Mampu Terima Beasiswa Pendidikan Tinggi McD

    237 Siswa SD/MI se-Solo Raya Ramaikan PK Competition 2026

    Delegasi Tanzania Pelajari Praktik Baik PAUD Indonesia, Kerja Sama Pendidikan Selatan-Selatan Diperkuat

    Dinas Pendidikan DKI Dorong Sekolah Terapkan Pilah, Angkut, dan Olah Sampah

  • Dikti
    • All
    • Ebook
    • Panduan
    • Pengumuman
    • SNMPTN

    Mendikti Brian Yuliarto Kenang Masa Kuliah, Pernah Dapat Beasiswa Rp300 Ribu per Semester

    5 Tahap TKA SMA/SMK 2026, Simulasi hingga Ujian Susulan

    PNBP Sekolah Kedinasan 2026 Bisa Rp0 untuk Peserta Kurang Mampu, Ini Syaratnya

  • Tutorial
    • All
    • Media Belajar
    • Tips-trik

    Dongeng Jadi Metode Belajar Efektif untuk Anak Usia Dini, Tanamkan Empati dan Kebiasaan Hidup Sehat

    Viral! Kumpulan Soal OSN 2026 Lengkap, Gratis Download untuk Persiapan Olimpiade

    Cara Cek Daycare Aman dari Respons Anak

    Kenapa Sudah Hafal Vocabulary Tapi Masih Lupa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • Artikel
    • All
    • Cerita Rakyat
    • Inspiratif
    • Tahukah Kamu
    • Tekno

    Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027 Resmi Ditetapkan, Total 26 Hari

    Catat! 25 Maret 2027 Cuti Bersama, Ada Long Weekend hingga Paskah

    Cerita Naya, Mahasiswa Hindu Kuliah di UIN Jakarta: Sempat Takut Dikucilkan

    Kisah Novi, AO PNM Mekaar di Pulau Sebatik: Dampingi Perempuan dari Pekerja hingga Jadi Bos Usaha Sendiri

No Result
View All Result
Advertisement
  • Beranda
  • Berita

    Guru SD Perkuat Kokurikuler melalui Pembelajaran Mendalam, Ini Konsep yang Dibahas

    MAN 2 Lamongan Punya Gedung Baru, Perpustakaan dan Laboratorium Terpadu Resmi Berdiri

    Kunjungi MAN 1 dan MAN 2 Semarang, Kemenag Pastikan Bantuan Sarpras dan KBC Berjalan

    Cara Mengajukan Perubahan Desil DTSEN, Bisa Dilakukan Secara Online

    Keselamatan Berlalu Lintas Masuk Kurikulum SMP di Sragen, Ini Materinya

  • Siswa
    • All
    • Bank Soal
    • Beasiswa
    • BSE Siswa
    • KIP Kuliah
    • Rumah Belajar

    35 Mahasiswa Baru IPB dari Keluarga Kurang Mampu Terima Beasiswa Pendidikan Tinggi McD

    30 Persen Mahasiswa IPB Penerima Beasiswa, Alumni Aktif Cari Dukungan Dana

    Kemdiktisaintek Luncurkan SatuBeasiswa Indonesia, Satukan Informasi Beasiswa dalam Satu Platform

    Mendiktisaintek Minta Alumni KIP Kuliah yang Sukses Bantu Mahasiswa Lain

  • Orang Tua
    • All
    • Info Lomba
    • KJMU
    • KJP Plus
    • Parenting

    Ayah Bilang Tidak, Nenek Bilang Boleh, Anak Harus Ikut Siapa? Ini 5 Tipsnya

    Hati-Hati! Kompetisi Tidak Selalu Baik untuk Anak Usia Dini

    6 Manfaat Anak Ikut Lomba dan Tips agar Tetap Percaya Diri

    7 Prinsip Parenting untuk Membentuk Karakter Positif pada Anak

  • Guru
    • All
    • Administrasi
    • Bahan Ajar
    • BSE Guru
    • CPNS
    • Diklat
    • Lowongan
    • Pelatihan
    • Sertifikasi

    216 Guru Matematika Subang Ikuti Pelatihan GASING, Dedi Mulyadi Dorong Pembelajaran Lebih Menyenangkan

    Neraca Pendidikan Daerah 2025 Resmi Dirilis, Masyarakat Bisa Cek Data Pendidikan Indonesia

    Seleksi Guru SILN dan Pendidik CLC 2026 Resmi Dibuka, Ada 171 Formasi ke Luar Negeri

    Oknum Guru Olahraga Cabul di Wonogiri Segera Disidangkan, Perkara Masuk Tahap Persidangan

  • Sekolah
    • All
    • Akreditasi
    • Dana BOS
    • Dapodik
    • Direktori
    • Info Terkini
    • PPDB
    • Ujian Nasional

    35 Mahasiswa Baru IPB dari Keluarga Kurang Mampu Terima Beasiswa Pendidikan Tinggi McD

    237 Siswa SD/MI se-Solo Raya Ramaikan PK Competition 2026

    Delegasi Tanzania Pelajari Praktik Baik PAUD Indonesia, Kerja Sama Pendidikan Selatan-Selatan Diperkuat

    Dinas Pendidikan DKI Dorong Sekolah Terapkan Pilah, Angkut, dan Olah Sampah

  • Dikti
    • All
    • Ebook
    • Panduan
    • Pengumuman
    • SNMPTN

    Mendikti Brian Yuliarto Kenang Masa Kuliah, Pernah Dapat Beasiswa Rp300 Ribu per Semester

    5 Tahap TKA SMA/SMK 2026, Simulasi hingga Ujian Susulan

    PNBP Sekolah Kedinasan 2026 Bisa Rp0 untuk Peserta Kurang Mampu, Ini Syaratnya

  • Tutorial
    • All
    • Media Belajar
    • Tips-trik

    Dongeng Jadi Metode Belajar Efektif untuk Anak Usia Dini, Tanamkan Empati dan Kebiasaan Hidup Sehat

    Viral! Kumpulan Soal OSN 2026 Lengkap, Gratis Download untuk Persiapan Olimpiade

    Cara Cek Daycare Aman dari Respons Anak

    Kenapa Sudah Hafal Vocabulary Tapi Masih Lupa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • Artikel
    • All
    • Cerita Rakyat
    • Inspiratif
    • Tahukah Kamu
    • Tekno

    Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027 Resmi Ditetapkan, Total 26 Hari

    Catat! 25 Maret 2027 Cuti Bersama, Ada Long Weekend hingga Paskah

    Cerita Naya, Mahasiswa Hindu Kuliah di UIN Jakarta: Sempat Takut Dikucilkan

    Kisah Novi, AO PNM Mekaar di Pulau Sebatik: Dampingi Perempuan dari Pekerja hingga Jadi Bos Usaha Sendiri

No Result
View All Result
idsch.id
No Result
View All Result
Home Artikel

Anak Petani bisa kuliah di UGM, Keren!

16 July 2022
in Artikel, Inspiratif
3 min read
271
0
Anak Petani bisa kuliah di UGM, Keren!
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Siapa yang tidak bangga sebagai orang tua, bisa menguliahkan anaknya di salah satu Universitas Terbaik di Indonesia dengan berbagai macam jenis prestasi diraihnya. Apia Dewi Agustin adalah salah satu anak petani di daerah Magetan, Jawa Timur yang bisa kuliah di UGM dengan Jurusan Akuntansi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, yang sebentar lagi akan lulus, kini Apia sudah semester 8. Yang diketahui Ibu nya adalah seorang Petani sayur dan juga berjualan di rumah, setahun lalu Bapak tercinta sudah berpulang kepada Tuhan yang Maha Kuasa, Dewi pun merasa sedih karena Bapak yang begitu dia sayang tidak dapat menyaksikan dirinya nanti akan lulus kuliah. Tetapi ibunya yang berjuang terus menyemangati Apia supaya terus kuliah sampai lulus nanti. “Ibu pedagang toko kelontong sederhana di depan rumah. Rumahku di pedesaan. Rata-rata penghasilan mungkin sekarang sekitar Rp1 jutaan, efek pandemi juga sih. Ayahku meninggal di tahun 2021 kemarin. Tapi sakitnya sudah lama, semenjak aku masuk kuliah udah jatuh sakit,” katanya.

Apia sangat beruntung, ketika masuk di UGM empat tahun lalu, ia tidak mendaftar beasiswa Bidikmisi saat pendaftaran.
Namun, karena ia masuk dalam kelompok UKT 2 sehingga pada semester satu diikutkan pada beasiswa Bidikmisi.
“Dulu dapat rekomendasi bidikmisi gitu dari Ditmawa (Direktorat Kemahasiswaan) di awal semester 1. Jadi nggak ngajuin sedari awal kuliah gitu. Mungkin karena dulu aku tergolong UKT 2 ya, jadi terekomendasi bidikmisi juga,” kata bungsu dari dua bersaudara.
Pilihannya pada prodi Akuntansi menurut Dewi sudah dimulai sejak duduk di bangku SMP.
Kebetulan di SMA ia sudah masuk kelas IPS dengan guru pengampu pelajaran ekonomi yang sama selama tiga tahun berturut-turut.
“Guru ekonomiku selama 3 tahun di SMA tuh sama. Sangat inspiratif dan favorit banget. Ngarahin aku untuk ikut lomba, OSN, ikut pembinaan dan sebagainya. Jadi banyak interaksi dan lebih intensif dibanding sama mapel lain selama SMA,” kenangnya.
Tidak hanya itu, kata Dewi, saat menjelang lulus nilai ujian nasional untuk ekonomi termasuk tertinggi di kabupaten Magetan.
Bahkan tercatat nilai tertinggi di almamater.
“Jadi secara nggak langsung tersugesti dan termotivasi juga ya. Kemudian, dari lingkungan keluarga sendiri. Kakakku juga lulusan akuntansi. Jadi sedikit banyak dapat amunisi,” katanya.
Saat awal kuliah di UGM, Dewi mengaku sempat merasa belum percaya diri dengan dirinya karena merasa teman-temannya yang berasal dari daerah lain yang lebih pintar darinya.
“Terlebih aku dari desa ya. Dulu, banyak rasa minder dan insecure ketemu sama teman-teman yang keren-keren. Dan aku juga sendirian, nggak ada teman satu SMA yang seangkatan di FEB. Jadi mulai dari nol banget buat teman kenalan di FEB. Tapi Alhamdulillah lama-lama jadi terbiasa, dan enjoy aja sama keadaannya,” ujarnya.
Selain itu dukungan dari rekan kuliah dosen dan tendik di lingkungan FEB menurutnya sangat membantu dirinya untuk beradaptasi belajar dengan baik.
“Buat aku mudah buat belajar. Jadi perlahan-lahan aku bisa membaur dan bisa hidup dengan lingkungan FEB hingga saat ini. Jadi overall, sangat menyenangkan dan mengesankan,” tambahnya
Untuk mensiasati agar ia bisa mengikuti kuliah dengan baik, Dewi punya strategi sendiri yakni dengan selalu membiasakan diri membaca materi dan buku yang bahasanya berbahasa Inggris.
Ia pun aktif di kelas karena rekan seangkatannya juga sangat aktif.
“Peningkatan diri tidak hanya tentang wawasan dan pengetahuan saja, tapi juga pola pikir, tingkah laku, kedisiplinan, dan pengalaman, “ ujarnya.
Dewi mengaku merasa beruntung adanya program beasiswa Bidikmisi yang sangat membantu kelancaran kuliahnya.
Mengingat kondisi ekonomi keluarganya yang pas-pasan yang tidak berbuat banyak untuk membiayai keperluannya selama kuliah.

Ia sempat mengingat saat orang tuanya sempat tidak mengizinkan untuk kuliah di Jogja. Namun ia bersikeras. Padahal, saat itu ayahnya sudah jatuh sakit.
“Beasiswa ini sangat membantu. Sangat-sangat-dan sangat membantu kelancaran kuliahku. Terlebih sebagai anak rantau juga. Terlebih lagi juga pas masuk kuliah kondisi ekonomi keluarga juga sedang nggak baik, karena bapak jatuh sakit,” kenangnya.
Selama kuliah, kata Dewi, ia tidak hanya duduk manis mengikuti perkuliahan saja namun tetap aktif di luar kelas dengan ikut organisasi intra dan ekstrakurikuler.
“Ekstrakurikuler juga aktif di beberapa organisasi baik dalam kampus maupun luar kampus. Bahkan sampai sekarang, juga masih aktif di beberapa organisasi. Akademik juga tetep jadi prioritas utama. Lomba juga cukup hobi, baik yang akademik maupun non akademik. Dan beberapa kegiatan pengembangan diri lainnya, kayak proyek sosial, volunteer, internship, juga cukup aktif,” jelasnya.
Saat ini Dewi tinggal menunggu ujian sidang skripsi. Penelitiannya tentang Sistem Informasi Akuntansi wakaf yang ia kerjakan bersamaan dengan proyek dosen FEB yang dibiayai oleh LPDP.
“Aku jadi asisten penelitian di sana sembari mengerjakan skripsi. Kemarin sempat magang di beberapa tempat. Doakan semoga segera lulus,” kata Dewi yang bercita-cita ingin menjadi akademisi dan peneliti
Dari Apia Dewi Agustin kita belajar bahwa untuk meraih cita-cita tidak memandang kita berasal dari keluarga yang bagaimana. Maka kita harus terus mengejarnya dan terus belajar untuk meraihnya.

Tags: kisah inspiratifmahasiswa akuntansimahasiswa UGMUGM
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cara Cek Status Penerimaan KJP Terbaru

Cara Cek Status Penerimaan KJP Terbaru

6 January 2021
Panduan Aplikasi SIDANIRA

Panduan Aplikasi SIDANIRA

10 April 2020
Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

3 July 2022

Guru SD Perkuat Kokurikuler melalui Pembelajaran Mendalam, Ini Konsep yang Dibahas

0
Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

0
5 Jurusan Kuliah dengan Gaji Tertinggi

5 Jurusan Kuliah dengan Gaji Tertinggi

0

Guru SD Perkuat Kokurikuler melalui Pembelajaran Mendalam, Ini Konsep yang Dibahas

16 September 2026

MAN 2 Lamongan Punya Gedung Baru, Perpustakaan dan Laboratorium Terpadu Resmi Berdiri

16 September 2026

Kunjungi MAN 1 dan MAN 2 Semarang, Kemenag Pastikan Bantuan Sarpras dan KBC Berjalan

16 September 2026
idsch.id

Copyright © 2020 idsch.id.

Navigasi Situs

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Siswa
    • Rumah Belajar
    • Ujian Nasional
    • Bank Soal
    • Beasiswa
  • Sekolah
    • Dana BOS
    • PPDB
    • Dapodik
    • Direktori
  • Orang Tua
    • Parenting
    • Info Lomba
  • Guru
    • Administrasi
    • Sertifikasi
    • Bahan Ajar
    • Lowongan

Copyright © 2020 idsch.id.

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In