idsch.id
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Monday, 12 October 2026
  • Beranda
  • Berita

    Kasus Dugaan Perundungan Siswa MI di Tuban Berakhir Damai, Terduga Pelaku Diberi SP 2

    Kemendikdasmen Perkuat Integritas Pendidikan, Skor SPI Pendidikan 2026 Naik Jadi 73,30

    Guru ASN Teguh Cahyono Tetap Mengajar di Sekolah Pedalaman Malinau Meski Siswa Minim

    Abdul Mu’ti Soroti Rendahnya Minat Mahasiswa pada STEM, Kemendikdasmen Kembangkan Pendekatan 5M

    PGRI Soroti Ancaman Kriminalisasi Guru, Khawatir Pendidik Takut Mendisiplinkan Siswa

  • Siswa
    • All
    • Bank Soal
    • Beasiswa
    • BSE Siswa
    • KIP Kuliah
    • Rumah Belajar

    20 Siswa dan Alumni SMK Indonesia Raih 9 Penghargaan di WorldSkills Shanghai 2026

    Siswa Terduga Pelaku Bullying di Penabur Dikeluarkan, Pengawalan Tentara Jadi Sorotan

    anen Raya di SDN Cengkareng Barat 13, Siswa Belajar dari Kebun hingga Kolam Ikan

    Ada 36 Titik Lokasi SKD Sekolah Kedinasan 2026, Ini Daftar dan Nilai Ambang Batasnya

  • Orang Tua
    • All
    • Info Lomba
    • KJMU
    • KJP Plus
    • Parenting

    Syarat IP KJMU Tahap II 2026, Ini Minimal Nilai untuk Mahasiswa PTN dan PTS

    KJP Plus Tahap II 2026 Gelombang I Cair, Ini Besaran Dana dan Ketentuannya

    Pendataan KJMU Tahap II 2026 Dibuka, Pendaftaran Berlangsung hingga 6 Oktober

    KJMU Tahap II 2026 Dibuka, Ini Syarat Indeks Prestasi bagi Mahasiswa

  • Guru
    • All
    • Administrasi
    • Bahan Ajar
    • BSE Guru
    • CPNS
    • Diklat
    • Lowongan
    • Pelatihan
    • Sertifikasi

    Mulai 2027, Pemerintah Siapkan Pengalihan 242 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Menjadi Penuh Waktu

    2.000 Guru PAUD Indramayu Tuntut Insentif Rp 3,1 Miliar Segera Cair, Siap Gelar Aksi Damai

    Guru Honorer di Banjarmasin Meninggal Setelah Asma Kambuh, Sekolah Kembali Terapkan PJJ

    Pelatihan Teknis Guru Pamong dan Dosen PPG Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftar

  • Sekolah
    • All
    • Akreditasi
    • Dana BOS
    • Dapodik
    • Direktori
    • Info Terkini
    • PPDB
    • Ujian Nasional

    3 Pelanggaran TKA 2026 yang Sering Tak Disadari Siswa, Apa Saja?

    Penerimaan Murid SMA Unggul Garuda 2027 Makin Dekat, Simak Persiapannya

    Polisi Periksa 8 Siswa Diduga Korban Penamparan Kepala Sekolah SMPN 18 Malang

    8 Siswa SMPN 18 Malang Korban Dugaan Penamparan Dapat Pendampingan Psikologis

  • Dikti
    • All
    • Ebook
    • Panduan
    • Pengumuman
    • SNMPTN

    Pelatihan Teknis Guru Pamong dan Dosen PPG Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftar

    Pendataan KJMU Tahap II 2026 Dibuka, Pendaftaran Berlangsung hingga 6 Oktober

    Pengumuman PPG Calon Guru 2026: Hasil Wawancara Sudah Bisa Dicek di SIMPKB

  • Tutorial
    • All
    • Media Belajar
    • Tips-trik

    Dongeng Jadi Metode Belajar Efektif untuk Anak Usia Dini, Tanamkan Empati dan Kebiasaan Hidup Sehat

    Viral! Kumpulan Soal OSN 2026 Lengkap, Gratis Download untuk Persiapan Olimpiade

    Cara Cek Daycare Aman dari Respons Anak

    Kenapa Sudah Hafal Vocabulary Tapi Masih Lupa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • Artikel
    • All
    • Cerita Rakyat
    • Inspiratif
    • Tahukah Kamu
    • Tekno

    Dua Guru BK As-Shofa Pekanbaru Masuk Top 10 Changemaker Mentari National Awards 2026

    Dosen ITB Kembangkan Ar-kick, Alat Latihan Sepak Bola Mandiri yang Bisa Digunakan di Ruang Terbatas

    Hasna Lulus Teknik Lingkungan ITS di Usia 19 Tahun, Ini Kisah Perjalanannya

    Universitas Leiden Buka 2 Lowongan PhD Linguistik untuk Riset Bahasa Daerah Indonesia, Gaji hingga Rp64 Juta

No Result
View All Result
Advertisement
  • Beranda
  • Berita

    Kasus Dugaan Perundungan Siswa MI di Tuban Berakhir Damai, Terduga Pelaku Diberi SP 2

    Kemendikdasmen Perkuat Integritas Pendidikan, Skor SPI Pendidikan 2026 Naik Jadi 73,30

    Guru ASN Teguh Cahyono Tetap Mengajar di Sekolah Pedalaman Malinau Meski Siswa Minim

    Abdul Mu’ti Soroti Rendahnya Minat Mahasiswa pada STEM, Kemendikdasmen Kembangkan Pendekatan 5M

    PGRI Soroti Ancaman Kriminalisasi Guru, Khawatir Pendidik Takut Mendisiplinkan Siswa

  • Siswa
    • All
    • Bank Soal
    • Beasiswa
    • BSE Siswa
    • KIP Kuliah
    • Rumah Belajar

    20 Siswa dan Alumni SMK Indonesia Raih 9 Penghargaan di WorldSkills Shanghai 2026

    Siswa Terduga Pelaku Bullying di Penabur Dikeluarkan, Pengawalan Tentara Jadi Sorotan

    anen Raya di SDN Cengkareng Barat 13, Siswa Belajar dari Kebun hingga Kolam Ikan

    Ada 36 Titik Lokasi SKD Sekolah Kedinasan 2026, Ini Daftar dan Nilai Ambang Batasnya

  • Orang Tua
    • All
    • Info Lomba
    • KJMU
    • KJP Plus
    • Parenting

    Syarat IP KJMU Tahap II 2026, Ini Minimal Nilai untuk Mahasiswa PTN dan PTS

    KJP Plus Tahap II 2026 Gelombang I Cair, Ini Besaran Dana dan Ketentuannya

    Pendataan KJMU Tahap II 2026 Dibuka, Pendaftaran Berlangsung hingga 6 Oktober

    KJMU Tahap II 2026 Dibuka, Ini Syarat Indeks Prestasi bagi Mahasiswa

  • Guru
    • All
    • Administrasi
    • Bahan Ajar
    • BSE Guru
    • CPNS
    • Diklat
    • Lowongan
    • Pelatihan
    • Sertifikasi

    Mulai 2027, Pemerintah Siapkan Pengalihan 242 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Menjadi Penuh Waktu

    2.000 Guru PAUD Indramayu Tuntut Insentif Rp 3,1 Miliar Segera Cair, Siap Gelar Aksi Damai

    Guru Honorer di Banjarmasin Meninggal Setelah Asma Kambuh, Sekolah Kembali Terapkan PJJ

    Pelatihan Teknis Guru Pamong dan Dosen PPG Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftar

  • Sekolah
    • All
    • Akreditasi
    • Dana BOS
    • Dapodik
    • Direktori
    • Info Terkini
    • PPDB
    • Ujian Nasional

    3 Pelanggaran TKA 2026 yang Sering Tak Disadari Siswa, Apa Saja?

    Penerimaan Murid SMA Unggul Garuda 2027 Makin Dekat, Simak Persiapannya

    Polisi Periksa 8 Siswa Diduga Korban Penamparan Kepala Sekolah SMPN 18 Malang

    8 Siswa SMPN 18 Malang Korban Dugaan Penamparan Dapat Pendampingan Psikologis

  • Dikti
    • All
    • Ebook
    • Panduan
    • Pengumuman
    • SNMPTN

    Pelatihan Teknis Guru Pamong dan Dosen PPG Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftar

    Pendataan KJMU Tahap II 2026 Dibuka, Pendaftaran Berlangsung hingga 6 Oktober

    Pengumuman PPG Calon Guru 2026: Hasil Wawancara Sudah Bisa Dicek di SIMPKB

  • Tutorial
    • All
    • Media Belajar
    • Tips-trik

    Dongeng Jadi Metode Belajar Efektif untuk Anak Usia Dini, Tanamkan Empati dan Kebiasaan Hidup Sehat

    Viral! Kumpulan Soal OSN 2026 Lengkap, Gratis Download untuk Persiapan Olimpiade

    Cara Cek Daycare Aman dari Respons Anak

    Kenapa Sudah Hafal Vocabulary Tapi Masih Lupa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • Artikel
    • All
    • Cerita Rakyat
    • Inspiratif
    • Tahukah Kamu
    • Tekno

    Dua Guru BK As-Shofa Pekanbaru Masuk Top 10 Changemaker Mentari National Awards 2026

    Dosen ITB Kembangkan Ar-kick, Alat Latihan Sepak Bola Mandiri yang Bisa Digunakan di Ruang Terbatas

    Hasna Lulus Teknik Lingkungan ITS di Usia 19 Tahun, Ini Kisah Perjalanannya

    Universitas Leiden Buka 2 Lowongan PhD Linguistik untuk Riset Bahasa Daerah Indonesia, Gaji hingga Rp64 Juta

No Result
View All Result
idsch.id
No Result
View All Result
Home Artikel

Anak Petani bisa kuliah di UGM, Keren!

16 July 2022
in Artikel, Inspiratif
3 min read
271
0
Anak Petani bisa kuliah di UGM, Keren!
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Siapa yang tidak bangga sebagai orang tua, bisa menguliahkan anaknya di salah satu Universitas Terbaik di Indonesia dengan berbagai macam jenis prestasi diraihnya. Apia Dewi Agustin adalah salah satu anak petani di daerah Magetan, Jawa Timur yang bisa kuliah di UGM dengan Jurusan Akuntansi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, yang sebentar lagi akan lulus, kini Apia sudah semester 8. Yang diketahui Ibu nya adalah seorang Petani sayur dan juga berjualan di rumah, setahun lalu Bapak tercinta sudah berpulang kepada Tuhan yang Maha Kuasa, Dewi pun merasa sedih karena Bapak yang begitu dia sayang tidak dapat menyaksikan dirinya nanti akan lulus kuliah. Tetapi ibunya yang berjuang terus menyemangati Apia supaya terus kuliah sampai lulus nanti. “Ibu pedagang toko kelontong sederhana di depan rumah. Rumahku di pedesaan. Rata-rata penghasilan mungkin sekarang sekitar Rp1 jutaan, efek pandemi juga sih. Ayahku meninggal di tahun 2021 kemarin. Tapi sakitnya sudah lama, semenjak aku masuk kuliah udah jatuh sakit,” katanya.

Apia sangat beruntung, ketika masuk di UGM empat tahun lalu, ia tidak mendaftar beasiswa Bidikmisi saat pendaftaran.
Namun, karena ia masuk dalam kelompok UKT 2 sehingga pada semester satu diikutkan pada beasiswa Bidikmisi.
“Dulu dapat rekomendasi bidikmisi gitu dari Ditmawa (Direktorat Kemahasiswaan) di awal semester 1. Jadi nggak ngajuin sedari awal kuliah gitu. Mungkin karena dulu aku tergolong UKT 2 ya, jadi terekomendasi bidikmisi juga,” kata bungsu dari dua bersaudara.
Pilihannya pada prodi Akuntansi menurut Dewi sudah dimulai sejak duduk di bangku SMP.
Kebetulan di SMA ia sudah masuk kelas IPS dengan guru pengampu pelajaran ekonomi yang sama selama tiga tahun berturut-turut.
“Guru ekonomiku selama 3 tahun di SMA tuh sama. Sangat inspiratif dan favorit banget. Ngarahin aku untuk ikut lomba, OSN, ikut pembinaan dan sebagainya. Jadi banyak interaksi dan lebih intensif dibanding sama mapel lain selama SMA,” kenangnya.
Tidak hanya itu, kata Dewi, saat menjelang lulus nilai ujian nasional untuk ekonomi termasuk tertinggi di kabupaten Magetan.
Bahkan tercatat nilai tertinggi di almamater.
“Jadi secara nggak langsung tersugesti dan termotivasi juga ya. Kemudian, dari lingkungan keluarga sendiri. Kakakku juga lulusan akuntansi. Jadi sedikit banyak dapat amunisi,” katanya.
Saat awal kuliah di UGM, Dewi mengaku sempat merasa belum percaya diri dengan dirinya karena merasa teman-temannya yang berasal dari daerah lain yang lebih pintar darinya.
“Terlebih aku dari desa ya. Dulu, banyak rasa minder dan insecure ketemu sama teman-teman yang keren-keren. Dan aku juga sendirian, nggak ada teman satu SMA yang seangkatan di FEB. Jadi mulai dari nol banget buat teman kenalan di FEB. Tapi Alhamdulillah lama-lama jadi terbiasa, dan enjoy aja sama keadaannya,” ujarnya.
Selain itu dukungan dari rekan kuliah dosen dan tendik di lingkungan FEB menurutnya sangat membantu dirinya untuk beradaptasi belajar dengan baik.
“Buat aku mudah buat belajar. Jadi perlahan-lahan aku bisa membaur dan bisa hidup dengan lingkungan FEB hingga saat ini. Jadi overall, sangat menyenangkan dan mengesankan,” tambahnya
Untuk mensiasati agar ia bisa mengikuti kuliah dengan baik, Dewi punya strategi sendiri yakni dengan selalu membiasakan diri membaca materi dan buku yang bahasanya berbahasa Inggris.
Ia pun aktif di kelas karena rekan seangkatannya juga sangat aktif.
“Peningkatan diri tidak hanya tentang wawasan dan pengetahuan saja, tapi juga pola pikir, tingkah laku, kedisiplinan, dan pengalaman, “ ujarnya.
Dewi mengaku merasa beruntung adanya program beasiswa Bidikmisi yang sangat membantu kelancaran kuliahnya.
Mengingat kondisi ekonomi keluarganya yang pas-pasan yang tidak berbuat banyak untuk membiayai keperluannya selama kuliah.

Ia sempat mengingat saat orang tuanya sempat tidak mengizinkan untuk kuliah di Jogja. Namun ia bersikeras. Padahal, saat itu ayahnya sudah jatuh sakit.
“Beasiswa ini sangat membantu. Sangat-sangat-dan sangat membantu kelancaran kuliahku. Terlebih sebagai anak rantau juga. Terlebih lagi juga pas masuk kuliah kondisi ekonomi keluarga juga sedang nggak baik, karena bapak jatuh sakit,” kenangnya.
Selama kuliah, kata Dewi, ia tidak hanya duduk manis mengikuti perkuliahan saja namun tetap aktif di luar kelas dengan ikut organisasi intra dan ekstrakurikuler.
“Ekstrakurikuler juga aktif di beberapa organisasi baik dalam kampus maupun luar kampus. Bahkan sampai sekarang, juga masih aktif di beberapa organisasi. Akademik juga tetep jadi prioritas utama. Lomba juga cukup hobi, baik yang akademik maupun non akademik. Dan beberapa kegiatan pengembangan diri lainnya, kayak proyek sosial, volunteer, internship, juga cukup aktif,” jelasnya.
Saat ini Dewi tinggal menunggu ujian sidang skripsi. Penelitiannya tentang Sistem Informasi Akuntansi wakaf yang ia kerjakan bersamaan dengan proyek dosen FEB yang dibiayai oleh LPDP.
“Aku jadi asisten penelitian di sana sembari mengerjakan skripsi. Kemarin sempat magang di beberapa tempat. Doakan semoga segera lulus,” kata Dewi yang bercita-cita ingin menjadi akademisi dan peneliti
Dari Apia Dewi Agustin kita belajar bahwa untuk meraih cita-cita tidak memandang kita berasal dari keluarga yang bagaimana. Maka kita harus terus mengejarnya dan terus belajar untuk meraihnya.

Tags: kisah inspiratifmahasiswa akuntansimahasiswa UGMUGM
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cara Cek Status Penerimaan KJP Terbaru

Cara Cek Status Penerimaan KJP Terbaru

6 January 2021
Panduan Aplikasi SIDANIRA

Panduan Aplikasi SIDANIRA

10 April 2020
Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

3 July 2022

Kasus Dugaan Perundungan Siswa MI di Tuban Berakhir Damai, Terduga Pelaku Diberi SP 2

0
Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

0
5 Jurusan Kuliah dengan Gaji Tertinggi

5 Jurusan Kuliah dengan Gaji Tertinggi

0

Kasus Dugaan Perundungan Siswa MI di Tuban Berakhir Damai, Terduga Pelaku Diberi SP 2

12 October 2026

Kemendikdasmen Perkuat Integritas Pendidikan, Skor SPI Pendidikan 2026 Naik Jadi 73,30

12 October 2026

Guru ASN Teguh Cahyono Tetap Mengajar di Sekolah Pedalaman Malinau Meski Siswa Minim

12 October 2026
idsch.id

Copyright © 2020 idsch.id.

Navigasi Situs

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Siswa
    • Rumah Belajar
    • Ujian Nasional
    • Bank Soal
    • Beasiswa
  • Sekolah
    • Dana BOS
    • PPDB
    • Dapodik
    • Direktori
  • Orang Tua
    • Parenting
    • Info Lomba
  • Guru
    • Administrasi
    • Sertifikasi
    • Bahan Ajar
    • Lowongan

Copyright © 2020 idsch.id.

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In