Jakarta – Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta berkolaborasi dengan ESQ Leadership Center menggelar Seminar Penguatan Manajemen Talenta Berbasis DNA bagi guru jenjang SMA dan SMK.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas guru dalam memahami karakter serta potensi yang dimiliki setiap peserta didik. Dalam manajemen talenta, pengenalan terhadap kemampuan dan karakter individu menjadi salah satu bagian penting untuk mendukung proses pengembangan potensi secara tepat.
Guru Berperan Mengenali Potensi Siswa
Melalui seminar tersebut, para guru mendapatkan wawasan mengenai pentingnya memahami karakter, potensi, bakat, dan minat siswa. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat membantu guru memberikan pendampingan yang lebih sesuai dengan kebutuhan masing-masing peserta didik.
Setiap siswa memiliki kelebihan dan kemampuan yang berbeda. Karena itu, pendekatan pembelajaran tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga perlu memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan bakat dan minat yang dimilikinya.
Dorong Pengembangan Talenta Sejak di Sekolah
Penguatan manajemen talenta di lingkungan sekolah juga dapat membantu guru dalam menemukan potensi siswa yang mungkin belum terlihat secara optimal. Guru dapat berperan sebagai pendamping yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mencoba, berlatih, dan mengembangkan kemampuan mereka.
Konsep manajemen talenta pada dasarnya menekankan pentingnya mengenali potensi individu, memberikan kesempatan pengembangan, serta menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan talenta.
Melalui kolaborasi Disdik DKI Jakarta dan ESQ Leadership Center ini, guru diharapkan semakin mampu melihat keberagaman potensi peserta didik dan memberikan dukungan sesuai karakter serta kebutuhan mereka.
Dengan demikian, sekolah tidak hanya menjadi tempat untuk menyampaikan pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang bagi setiap anak untuk menemukan dan mengembangkan kemampuan terbaiknya.








