Jakarta – Kerja sama pendidikan antara negara-negara Selatan-Selatan terus diperkuat melalui pertukaran pengalaman dan praktik baik. Salah satunya dilakukan Indonesia dan Tanzania melalui pertemuan yang membahas pengembangan pendidikan anak usia dini (PAUD).
Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, menerima kunjungan delegasi Tanzania di Jakarta pada Senin, 14 September 2026. Pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi kedua negara untuk berbagi pengalaman mengenai kebijakan, tantangan, serta inovasi dalam penyelenggaraan PAUD.
Tanzania Paparkan Pendidikan Dasar Gratis
Dalam pertemuan tersebut, delegasi Tanzania memaparkan penerapan kebijakan Free Basic Education atau Pendidikan Dasar Gratis. Kebijakan tersebut memberikan akses pendidikan gratis selama satu tahun bagi anak sebelum memasuki jenjang sekolah dasar.
Selain akses pendidikan, Tanzania menekankan pentingnya kualitas pembelajaran pada fase awal pendidikan anak. Salah satu pendekatan yang dibagikan adalah play-based learning atau pembelajaran berbasis bermain.
Pendekatan tersebut digunakan untuk mendukung perkembangan anak secara menyeluruh, termasuk aspek kognitif, sosial, emosional, dan fisik.
Guru Jadi Bagian Penting
Delegasi Tanzania juga berbagi pengalaman mengenai peningkatan kapasitas tenaga pendidik. Pelatihan berkelanjutan dan dukungan profesional bagi guru dinilai menjadi bagian penting untuk menjaga kualitas layanan pendidikan anak usia dini.
Menurut pengalaman yang dipaparkan, penguatan kompetensi pendidik diperlukan agar guru mampu memberikan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan anak.
Aspek pendidikan inklusif turut menjadi pembahasan. Tanzania menjelaskan upayanya dalam memberikan layanan kepada anak penyandang disabilitas serta kelompok yang membutuhkan perhatian khusus.
Indonesia dan Tanzania Saling Bertukar Pengalaman
Direktur PAUD Kurniawan mengapresiasi keterbukaan delegasi Tanzania dalam membagikan pengalaman pengelolaan PAUD di negaranya.
Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi forum bagi Tanzania untuk berbagi pengalaman. Indonesia juga memiliki berbagai praktik dan inovasi PAUD yang dapat menjadi bahan pembelajaran bersama.
Kedua pihak kemudian sepakat untuk menjaga komunikasi dan menjajaki bentuk kerja sama lanjutan. Beberapa peluang yang dibahas mencakup pertukaran pakar, riset bersama, serta pengembangan materi pembelajaran.
Perkuat Kerja Sama Selatan-Selatan
Pertukaran pengalaman Indonesia dan Tanzania menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama pendidikan antarnegara berkembang melalui skema South-South Cooperation.
Melalui kolaborasi dan pertukaran praktik baik, kedua negara dapat saling mempelajari pendekatan yang diterapkan dalam meningkatkan akses, kualitas, dan inklusivitas pendidikan anak usia dini.
Kerja sama tersebut diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi terhadap penguatan sistem PAUD yang berkualitas, inklusif, serta berkelanjutan.



