idsch.id
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Friday, 18 September 2026
  • Beranda
  • Berita

    Rekrutmen PA PK TNI 2026 Gelombang 2 Dibuka, Lulusan D4 hingga S2 Bisa Daftar

    OECD Soroti Kemampuan Membaca Murid Dunia, Skor PISA 2025 Terus Menurun

    Desil Berapa yang Bisa Dapat KIP Kuliah 2027? Calon Mahasiswa Wajib Tahu

    Pendaftaran Beasiswa Zakat 2026 Diperpanjang hingga 21 September, Cek Syarat dan Manfaatnya

    Dosen FISIP UI Ingatkan Penggunaan AI Berlebihan Bisa Mengikis Kemampuan Berpikir

  • Siswa
    • All
    • Bank Soal
    • Beasiswa
    • BSE Siswa
    • KIP Kuliah
    • Rumah Belajar

    Ada 36 Titik Lokasi SKD Sekolah Kedinasan 2026, Ini Daftar dan Nilai Ambang Batasnya

    Ibas Dorong Mahasiswa KIP Kuliah Jadi Inovator di Bidang Energi, Pangan, dan Teknologi

    Peminat KIP Kuliah Jadi Sasaran Hoaks, Ini Cara Cek Informasi Resmi agar Tak Tertipu

    Dugaan Pungli KIP Kuliah di Kampus Swasta Mataram Diusut Polda NTB

  • Orang Tua
    • All
    • Info Lomba
    • KJMU
    • KJP Plus
    • Parenting

    Ayah Bilang Tidak, Nenek Bilang Boleh, Anak Harus Ikut Siapa? Ini 5 Tipsnya

    Hati-Hati! Kompetisi Tidak Selalu Baik untuk Anak Usia Dini

    6 Manfaat Anak Ikut Lomba dan Tips agar Tetap Percaya Diri

    7 Prinsip Parenting untuk Membentuk Karakter Positif pada Anak

  • Guru
    • All
    • Administrasi
    • Bahan Ajar
    • BSE Guru
    • CPNS
    • Diklat
    • Lowongan
    • Pelatihan
    • Sertifikasi

    216 Guru Matematika Subang Ikuti Pelatihan GASING, Dedi Mulyadi Dorong Pembelajaran Lebih Menyenangkan

    Neraca Pendidikan Daerah 2025 Resmi Dirilis, Masyarakat Bisa Cek Data Pendidikan Indonesia

    Seleksi Guru SILN dan Pendidik CLC 2026 Resmi Dibuka, Ada 171 Formasi ke Luar Negeri

    Oknum Guru Olahraga Cabul di Wonogiri Segera Disidangkan, Perkara Masuk Tahap Persidangan

  • Sekolah
    • All
    • Akreditasi
    • Dana BOS
    • Dapodik
    • Direktori
    • Info Terkini
    • PPDB
    • Ujian Nasional

    35 Mahasiswa Baru IPB dari Keluarga Kurang Mampu Terima Beasiswa Pendidikan Tinggi McD

    237 Siswa SD/MI se-Solo Raya Ramaikan PK Competition 2026

    Delegasi Tanzania Pelajari Praktik Baik PAUD Indonesia, Kerja Sama Pendidikan Selatan-Selatan Diperkuat

    Dinas Pendidikan DKI Dorong Sekolah Terapkan Pilah, Angkut, dan Olah Sampah

  • Dikti
    • All
    • Ebook
    • Panduan
    • Pengumuman
    • SNMPTN

    Mendikti Brian Yuliarto Kenang Masa Kuliah, Pernah Dapat Beasiswa Rp300 Ribu per Semester

    5 Tahap TKA SMA/SMK 2026, Simulasi hingga Ujian Susulan

    PNBP Sekolah Kedinasan 2026 Bisa Rp0 untuk Peserta Kurang Mampu, Ini Syaratnya

  • Tutorial
    • All
    • Media Belajar
    • Tips-trik

    Dongeng Jadi Metode Belajar Efektif untuk Anak Usia Dini, Tanamkan Empati dan Kebiasaan Hidup Sehat

    Viral! Kumpulan Soal OSN 2026 Lengkap, Gratis Download untuk Persiapan Olimpiade

    Cara Cek Daycare Aman dari Respons Anak

    Kenapa Sudah Hafal Vocabulary Tapi Masih Lupa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • Artikel
    • All
    • Cerita Rakyat
    • Inspiratif
    • Tahukah Kamu
    • Tekno

    Reza Arap Bantu 27 Sekolah di NTT Pakai Uang Pribadi, Ada SD hingga SMA

    Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027 Resmi Ditetapkan, Total 26 Hari

    Catat! 25 Maret 2027 Cuti Bersama, Ada Long Weekend hingga Paskah

    Cerita Naya, Mahasiswa Hindu Kuliah di UIN Jakarta: Sempat Takut Dikucilkan

No Result
View All Result
Advertisement
  • Beranda
  • Berita

    Rekrutmen PA PK TNI 2026 Gelombang 2 Dibuka, Lulusan D4 hingga S2 Bisa Daftar

    OECD Soroti Kemampuan Membaca Murid Dunia, Skor PISA 2025 Terus Menurun

    Desil Berapa yang Bisa Dapat KIP Kuliah 2027? Calon Mahasiswa Wajib Tahu

    Pendaftaran Beasiswa Zakat 2026 Diperpanjang hingga 21 September, Cek Syarat dan Manfaatnya

    Dosen FISIP UI Ingatkan Penggunaan AI Berlebihan Bisa Mengikis Kemampuan Berpikir

  • Siswa
    • All
    • Bank Soal
    • Beasiswa
    • BSE Siswa
    • KIP Kuliah
    • Rumah Belajar

    Ada 36 Titik Lokasi SKD Sekolah Kedinasan 2026, Ini Daftar dan Nilai Ambang Batasnya

    Ibas Dorong Mahasiswa KIP Kuliah Jadi Inovator di Bidang Energi, Pangan, dan Teknologi

    Peminat KIP Kuliah Jadi Sasaran Hoaks, Ini Cara Cek Informasi Resmi agar Tak Tertipu

    Dugaan Pungli KIP Kuliah di Kampus Swasta Mataram Diusut Polda NTB

  • Orang Tua
    • All
    • Info Lomba
    • KJMU
    • KJP Plus
    • Parenting

    Ayah Bilang Tidak, Nenek Bilang Boleh, Anak Harus Ikut Siapa? Ini 5 Tipsnya

    Hati-Hati! Kompetisi Tidak Selalu Baik untuk Anak Usia Dini

    6 Manfaat Anak Ikut Lomba dan Tips agar Tetap Percaya Diri

    7 Prinsip Parenting untuk Membentuk Karakter Positif pada Anak

  • Guru
    • All
    • Administrasi
    • Bahan Ajar
    • BSE Guru
    • CPNS
    • Diklat
    • Lowongan
    • Pelatihan
    • Sertifikasi

    216 Guru Matematika Subang Ikuti Pelatihan GASING, Dedi Mulyadi Dorong Pembelajaran Lebih Menyenangkan

    Neraca Pendidikan Daerah 2025 Resmi Dirilis, Masyarakat Bisa Cek Data Pendidikan Indonesia

    Seleksi Guru SILN dan Pendidik CLC 2026 Resmi Dibuka, Ada 171 Formasi ke Luar Negeri

    Oknum Guru Olahraga Cabul di Wonogiri Segera Disidangkan, Perkara Masuk Tahap Persidangan

  • Sekolah
    • All
    • Akreditasi
    • Dana BOS
    • Dapodik
    • Direktori
    • Info Terkini
    • PPDB
    • Ujian Nasional

    35 Mahasiswa Baru IPB dari Keluarga Kurang Mampu Terima Beasiswa Pendidikan Tinggi McD

    237 Siswa SD/MI se-Solo Raya Ramaikan PK Competition 2026

    Delegasi Tanzania Pelajari Praktik Baik PAUD Indonesia, Kerja Sama Pendidikan Selatan-Selatan Diperkuat

    Dinas Pendidikan DKI Dorong Sekolah Terapkan Pilah, Angkut, dan Olah Sampah

  • Dikti
    • All
    • Ebook
    • Panduan
    • Pengumuman
    • SNMPTN

    Mendikti Brian Yuliarto Kenang Masa Kuliah, Pernah Dapat Beasiswa Rp300 Ribu per Semester

    5 Tahap TKA SMA/SMK 2026, Simulasi hingga Ujian Susulan

    PNBP Sekolah Kedinasan 2026 Bisa Rp0 untuk Peserta Kurang Mampu, Ini Syaratnya

  • Tutorial
    • All
    • Media Belajar
    • Tips-trik

    Dongeng Jadi Metode Belajar Efektif untuk Anak Usia Dini, Tanamkan Empati dan Kebiasaan Hidup Sehat

    Viral! Kumpulan Soal OSN 2026 Lengkap, Gratis Download untuk Persiapan Olimpiade

    Cara Cek Daycare Aman dari Respons Anak

    Kenapa Sudah Hafal Vocabulary Tapi Masih Lupa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • Artikel
    • All
    • Cerita Rakyat
    • Inspiratif
    • Tahukah Kamu
    • Tekno

    Reza Arap Bantu 27 Sekolah di NTT Pakai Uang Pribadi, Ada SD hingga SMA

    Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027 Resmi Ditetapkan, Total 26 Hari

    Catat! 25 Maret 2027 Cuti Bersama, Ada Long Weekend hingga Paskah

    Cerita Naya, Mahasiswa Hindu Kuliah di UIN Jakarta: Sempat Takut Dikucilkan

No Result
View All Result
idsch.id
No Result
View All Result
Home Berita

OECD Soroti Kemampuan Membaca Murid Dunia, Skor PISA 2025 Terus Menurun

18 September 2026
in Berita
4 min read
247
0
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Kemampuan membaca pelajar berusia 15 tahun di berbagai negara menjadi perhatian dalam hasil Programme for International Student Assessment (PISA) 2025. Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) mencatat penurunan kemampuan membaca yang cukup luas dalam satu dekade terakhir.

PISA 2025 melibatkan lebih dari 760.000 siswa dari 91 negara dan ekonomi, yang mewakili sekitar 33 juta anak berusia 15 tahun di seluruh dunia. Asesmen ini mengukur kemampuan membaca, matematika, dan sains, dengan sains menjadi fokus utama pada siklus 2025.

Skor Membaca OECD Capai Titik Terendah

OECD mencatat rata-rata kemampuan membaca negara-negara anggota OECD pada PISA 2025 berada pada level terendah yang pernah tercatat.

Jika dibandingkan dengan 2015, skor membaca rata-rata negara OECD turun 28 poin. Penurunan juga terjadi pada peserta non-OECD, meskipun lebih kecil, yakni sekitar 16 poin dalam periode yang sama.

Dalam perbandingan yang lebih pendek, kemampuan membaca juga kembali melemah setelah hasil PISA 2022. OECD mencatat penurunan sekitar 14 poin antara 2022 dan 2025 pada rata-rata negara OECD.

Tiga dari Empat Negara Mengalami Penurunan

Tren penurunan tidak hanya terjadi di beberapa negara. Analisis OECD menunjukkan bahwa dari 74 negara dan ekonomi dengan data yang dapat dibandingkan antara 2018 dan 2025, 56 mengalami penurunan signifikan dalam kemampuan membaca.

Dengan kata lain, sekitar tiga dari empat peserta dalam perbandingan tersebut mengalami pelemahan capaian membaca selama periode tersebut. OECD menilai kondisi ini perlu diteliti lebih jauh untuk memahami faktor yang memengaruhinya.

Kemampuan Membaca Kritis Ikut Menurun

Persoalan yang disoroti bukan hanya kemampuan memahami teks sederhana. OECD menemukan penurunan pada sejumlah kemampuan membaca yang semakin penting di era digital.

Kemampuan untuk mengevaluasi informasi, menghubungkan informasi dari berbagai sumber, serta berpikir kritis terhadap apa yang dibaca menjadi bagian yang mendapat perhatian dalam PISA 2025.

OECD juga mencatat meningkatnya fenomena yang disebut “hasty reading”, yakni kecenderungan siswa membaca dengan cepat tetapi memberikan jawaban yang keliru. Proporsinya hampir dua kali lipat dibandingkan 2018 dan mencapai sekitar 9 persen pada 2025.

Digitalisasi dan Berkurangnya Minat Membaca Jadi Perhatian

OECD mengaitkan pelemahan kemampuan membaca dengan sejumlah perubahan dalam pola kehidupan dan pembelajaran. Di antaranya adalah meningkatnya digitalisasi, bertambahnya waktu menggunakan layar, serta menurunnya kebiasaan membaca untuk kesenangan.

Sekretaris Jenderal OECD Mathias Cormann menyebut hasil PISA 2025 menunjukkan perlunya langkah untuk membalikkan tren penurunan kemampuan siswa. OECD juga menekankan pentingnya peran guru, keterlibatan orang tua, serta dukungan yang lebih terarah bagi siswa dan sekolah yang membutuhkan.

Namun, OECD tidak menyimpulkan bahwa teknologi secara otomatis menyebabkan kemampuan belajar menurun. Penggunaan teknologi dan AI, menurut OECD, dapat mendukung pembelajaran jika digunakan dengan tujuan yang jelas dan tidak menggantikan usaha siswa untuk memahami materi.

Satu dari Lima Siswa OECD Berkemampuan Rendah di Tiga Bidang

Temuan PISA 2025 juga menunjukkan persoalan yang lebih luas. Sekitar 20 persen siswa berusia 15 tahun di negara-negara OECD tergolong berkemampuan rendah dalam matematika, membaca, dan sains sekaligus. Angka tersebut meningkat dari 16 persen pada 2022.

Kelompok siswa tersebut belum memiliki kemampuan dasar yang dinilai penting untuk melanjutkan pendidikan, memasuki dunia kerja, maupun menghadapi berbagai persoalan dalam kehidupan sehari-hari.

OECD juga menemukan bahwa latar belakang sosial ekonomi masih berkaitan kuat dengan capaian akademik. Di negara-negara OECD, siswa dari keluarga dengan kondisi sosial ekonomi lebih menguntungkan rata-rata memperoleh skor sains 85 poin lebih tinggi dibandingkan siswa dari kelompok kurang beruntung.

Penguatan Literasi Menjadi Tantangan Pendidikan

Hasil PISA 2025 menunjukkan bahwa persoalan literasi membaca merupakan tantangan yang terjadi di banyak sistem pendidikan, bukan hanya di satu negara.

Kemampuan membaca sendiri dalam PISA tidak sekadar berarti dapat mengeja atau memahami kalimat. OECD mendefinisikannya sebagai kemampuan untuk memahami, menggunakan, dan merefleksikan teks tertulis guna mencapai tujuan, mengembangkan pengetahuan dan potensi, serta berpartisipasi dalam kehidupan masyarakat.

Karena itu, penguatan literasi perlu mencakup kemampuan memahami informasi, memeriksa kebenaran informasi, membandingkan berbagai sumber, serta menarik kesimpulan berdasarkan bukti.

Di tengah perkembangan teknologi dan AI, kemampuan tersebut menjadi semakin penting. Teknologi dapat menjadi alat bantu pembelajaran, tetapi kemampuan siswa untuk membaca secara mendalam, berpikir kritis, dan memahami informasi secara mandiri tetap menjadi fondasi utama pendidikan.

Tags: AI dalam Pendidikanhasil PISA 2025hasty readingkebiasaan membacaKemampuan Literasikemampuan membaca muridkemampuan membaca siswakrisis literasikualitas pendidikanliterasi globalliterasi membacamembaca kritisOECDpendidikan 2026pendidikan dan teknologipendidikan duniapendidikan globalPISA 2025PISA OECDsiswa duniasiswa usia 15 tahunskor PISA 2025
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cara Cek Status Penerimaan KJP Terbaru

Cara Cek Status Penerimaan KJP Terbaru

6 January 2021
Panduan Aplikasi SIDANIRA

Panduan Aplikasi SIDANIRA

10 April 2020
Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

3 July 2022

Rekrutmen PA PK TNI 2026 Gelombang 2 Dibuka, Lulusan D4 hingga S2 Bisa Daftar

0
Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

0
5 Jurusan Kuliah dengan Gaji Tertinggi

5 Jurusan Kuliah dengan Gaji Tertinggi

0

Rekrutmen PA PK TNI 2026 Gelombang 2 Dibuka, Lulusan D4 hingga S2 Bisa Daftar

18 September 2026

OECD Soroti Kemampuan Membaca Murid Dunia, Skor PISA 2025 Terus Menurun

18 September 2026

Desil Berapa yang Bisa Dapat KIP Kuliah 2027? Calon Mahasiswa Wajib Tahu

18 September 2026
idsch.id

Copyright © 2020 idsch.id.

Navigasi Situs

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Siswa
    • Rumah Belajar
    • Ujian Nasional
    • Bank Soal
    • Beasiswa
  • Sekolah
    • Dana BOS
    • PPDB
    • Dapodik
    • Direktori
  • Orang Tua
    • Parenting
    • Info Lomba
  • Guru
    • Administrasi
    • Sertifikasi
    • Bahan Ajar
    • Lowongan

Copyright © 2020 idsch.id.

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In