JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengakui bahwa kesejahteraan guru masih menjadi salah satu tantangan yang perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah. Pernyataan tersebut disampaikan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara pada Senin (20/7/2026).
Dalam arahannya kepada jajaran kabinet, Presiden menegaskan bahwa selain persoalan gaji guru yang belum memadai, pemerintah juga masih menghadapi berbagai tantangan lain, seperti keterbatasan lapangan kerja dan kemiskinan ekstrem yang memerlukan penanganan berkelanjutan.
Gaji Guru Masih Menjadi Perhatian
Presiden Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah memahami masih adanya berbagai persoalan yang dihadapi para guru di Indonesia, termasuk terkait kesejahteraan.
Pengakuan tersebut menjadi sinyal bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan tidak dapat dipisahkan dari upaya meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik sebagai ujung tombak proses pembelajaran.
Pemerintah Klaim Selesaikan 110 Persoalan
Dalam kesempatan yang sama, Presiden mengungkapkan bahwa pemerintah telah berhasil menyelesaikan sekitar 110 persoalan selama 18 bulan masa pemerintahannya.
Meski demikian, ia mengingatkan seluruh menteri dan pejabat pemerintah agar tidak cepat merasa puas atas capaian tersebut. Menurutnya, masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan demi memenuhi harapan masyarakat.
Tekankan Semangat Melayani Rakyat
Presiden Prabowo juga mengajak seluruh anggota kabinet untuk tetap bekerja dengan rendah hati dan menjadikan setiap tantangan sebagai bagian dari tanggung jawab dalam menjalankan amanat rakyat.
“Kita diberi mandat oleh rakyat untuk menghadapi dan menyelesaikan masalah. Jadi kita tidak boleh takut dengan masalah, kita tidak boleh takut dengan kesulitan, kita tidak boleh takut dengan kekurangan,” ujar Presiden Prabowo Subianto.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pemerintahan harus terus berupaya menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat.
Harapan pada Kebijakan Nyata
Bagi jutaan guru di Indonesia, pengakuan Presiden mengenai kondisi kesejahteraan guru memberikan harapan bahwa persoalan tersebut menjadi perhatian pemerintah.
Namun, peningkatan kesejahteraan guru tidak hanya membutuhkan pengakuan, melainkan juga kebijakan yang konkret, berkelanjutan, dan berdampak langsung terhadap kehidupan para pendidik.
Kesejahteraan guru dinilai memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan nasional. Dengan dukungan yang memadai, guru dapat menjalankan tugasnya secara optimal dalam membentuk generasi penerus bangsa yang berkualitas.








