Pemerintah menargetkan pembukaan hingga 200 juta rekening secara massal sebagai bagian dari upaya memperluas inklusi keuangan masyarakat. Program tersebut melibatkan perbankan, di antaranya BRI dan BSI, dengan saldo awal Rp50.000 untuk setiap rekening.
Program ini mendapat perhatian dari Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Jafar. Ia meminta pelaksanaannya tidak hanya berorientasi pada pencapaian jumlah rekening, tetapi juga memastikan masyarakat yang belum memiliki akses perbankan atau unbanked menjadi sasaran utama.
Cegah Rekening Ganda
Marwan menilai proses verifikasi dan validasi data menjadi bagian penting sebelum rekening dibuka. Langkah tersebut diperlukan untuk mencegah terjadinya tumpang tindih data maupun kepemilikan rekening ganda oleh penerima yang sebenarnya sudah memiliki rekening di bank lain.
Menurutnya, masyarakat yang sama sekali belum memiliki rekening perlu mendapatkan perhatian agar program benar-benar memperluas akses layanan keuangan, bukan sekadar menambah jumlah rekening yang tercatat.
Evaluasi Tak Hanya dari Jumlah Rekening
Marwan juga mendorong pemerintah dan perbankan melakukan evaluasi secara berkala. Evaluasi tersebut mencakup ketepatan sasaran penerima, potensi rekening ganda, profil penerima, serta tingkat keaktifan rekening setelah diterbitkan.
Dengan demikian, keberhasilan program tidak hanya diukur berdasarkan banyaknya rekening yang berhasil dibuka. Pemanfaatan rekening oleh masyarakat menjadi salah satu indikator yang perlu diperhatikan untuk melihat apakah program benar-benar memberikan manfaat bagi perluasan akses keuangan.
Literasi Keuangan Juga Diperlukan
Selain akses terhadap rekening, Marwan menekankan pentingnya literasi keuangan. Masyarakat perlu memahami cara menggunakan layanan perbankan, menjaga keamanan data pribadi, serta memanfaatkan rekening secara bijak.
Program pembukaan rekening dalam skala besar tersebut pada akhirnya diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal. Namun, proses verifikasi, pendampingan, serta pemantauan penggunaan rekening tetap menjadi bagian penting dalam pelaksanaannya.








