Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melakukan sejumlah pembaruan dalam pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 jenjang SMA, SMK, MA, dan sederajat.
Salah satu perubahan yang perlu diperhatikan peserta adalah penambahan waktu pengerjaan untuk mata pelajaran wajib. Jika sebelumnya peserta mendapatkan waktu 60 menit, pada TKA 2026 durasinya diperpanjang menjadi 75 menit.
Penambahan waktu tersebut dilakukan setelah Kemendikdasmen menerima berbagai masukan dari sekolah dan peserta didik mengenai pelaksanaan TKA sebelumnya.
Durasi TKA Mapel Wajib Jadi 75 Menit
Pada TKA 2026, peserta akan mengerjakan mata pelajaran wajib secara terpisah. Artinya, siswa tidak lagi menghadapi beberapa mata pelajaran wajib dalam satu hari.
Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen Rahmawati menjelaskan bahwa pengaturan tersebut dilakukan agar siswa dapat lebih fokus dan tidak mengalami beban kognitif berlebihan selama mengikuti tes.
Tiga mata pelajaran wajib yang diujikan adalah:
- Bahasa Indonesia
- Bahasa Inggris
- Matematika
Masing-masing mata pelajaran memiliki waktu pengerjaan 75 menit.
Selain pembagian hari, jumlah soal dan waktu pengerjaan juga disesuaikan.
Satu Soal TKA Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris Berapa Menit?
Untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, peserta akan mengerjakan 30 soal dalam 75 menit.
Dengan demikian, apabila waktu dibagi rata, siswa memiliki waktu sekitar 2,5 menit untuk mengerjakan satu soal.
Perhitungan sederhananya:
75 menit ÷ 30 soal = 2,5 menit per soal
Ketentuan yang sama berlaku untuk Bahasa Inggris, yakni 30 soal dengan waktu pengerjaan 75 menit.
Jadi, rata-rata waktu yang tersedia untuk satu soal Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris adalah sekitar 2 menit 30 detik.
Namun, angka tersebut merupakan rata-rata. Siswa tidak harus menghabiskan waktu yang sama untuk setiap soal. Soal yang mudah dapat dikerjakan lebih cepat sehingga waktu lebih banyak dapat digunakan untuk soal yang membutuhkan penalaran.
Matematika TKA 2026: 3 Menit per Soal
Sementara itu, jumlah soal Matematika pada TKA 2026 ditetapkan sebanyak 25 soal dengan durasi pengerjaan 75 menit.
Jika dihitung rata-rata:
75 menit ÷ 25 soal = 3 menit per soal
Artinya, peserta memiliki rata-rata sekitar 3 menit untuk setiap soal Matematika.
Jumlah soal Matematika tersebut juga lebih sedikit dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Perubahan ini menjadi salah satu respons terhadap masukan peserta yang menilai waktu pengerjaan Matematika sebelumnya cukup terbatas.
Dengan 25 soal dan waktu 75 menit, peserta memiliki waktu rata-rata lebih panjang untuk membaca soal, memahami informasi, melakukan perhitungan, hingga memeriksa kembali jawaban.
Rincian Waktu TKA 2026
Berikut gambaran waktu pengerjaan mata pelajaran wajib TKA 2026:
| Mata Pelajaran | Jumlah Soal | Durasi | Rata-rata per Soal |
|---|---|---|---|
| Bahasa Indonesia | 30 soal | 75 menit | 2,5 menit |
| Bahasa Inggris | 30 soal | 75 menit | 2,5 menit |
| Matematika | 25 soal | 75 menit | 3 menit |
Selain waktu pengerjaan tes, terdapat sesi latihan sebelum peserta mulai mengerjakan soal. Untuk pelaksanaan TKA 2026, setiap peserta juga mengikuti rangkaian ujian selama empat hari sesuai jadwal dan gelombangnya.
TKA 2026 Digelar Selama Empat Hari
Berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya, TKA SMA/SMK/sederajat 2026 dirancang berlangsung selama empat hari.
Pada hari pertama, peserta mengerjakan Bahasa Indonesia. Hari kedua diisi Bahasa Inggris, sedangkan hari ketiga digunakan untuk Matematika.
Hari keempat digunakan untuk mata pelajaran pilihan.
Pembagian tersebut dibuat agar siswa tidak harus menghadapi banyak mata pelajaran dalam satu hari. Kemendikdasmen menyebut perubahan ini merupakan bagian dari evaluasi pelaksanaan TKA sebelumnya.
Jadwal TKA 2026
Pelaksanaan utama TKA SMA/SMK/sederajat 2026 dijadwalkan berlangsung dalam beberapa gelombang.
Gelombang pertama dijadwalkan pada 26-29 Oktober 2026, sedangkan gelombang kedua berlangsung pada 2-5 November 2026. Terdapat pula gelombang khusus pada 31 Oktober-1 November serta 7-8 November 2026.
Sementara itu, pendaftaran TKA 2026 masih dibuka hingga 27 September 2026. Kemendikdasmen sebelumnya menetapkan pelaksanaan TKA utama pada rentang 26 Oktober hingga 8 November 2026.
TKA 2026 Tidak Menjadi Penentu Kelulusan
Meskipun perlu dipersiapkan dengan serius, TKA bukan merupakan penentu kelulusan siswa.
Kemendikdasmen menegaskan bahwa TKA bersifat tidak wajib, tidak dipungut biaya, dan bukan penentu kelulusan. Kelulusan peserta didik tetap ditentukan oleh satuan pendidikan.
Namun, hasil TKA memiliki manfaat bagi siswa yang mengikutinya. Nilai TKA dapat digunakan sebagai salah satu informasi capaian akademik dan dapat menjadi validator nilai rapor dalam proses Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) serta menjadi bahan pertimbangan dalam seleksi mandiri perguruan tinggi.
Tips Mengatur Waktu Saat Mengerjakan TKA
Dengan waktu rata-rata 2,5-3 menit per soal, peserta perlu memiliki strategi pengerjaan.
Pertama, jangan terlalu lama terpaku pada satu soal. Jika menemukan soal yang membutuhkan waktu lebih panjang, peserta dapat menandainya terlebih dahulu dan melanjutkan ke soal berikutnya apabila sistem ujian memungkinkan.
Kedua, manfaatkan waktu dengan membaca soal secara teliti. Kesalahan memahami pertanyaan dapat membuat siswa menghabiskan waktu untuk mengerjakan sesuatu yang sebenarnya tidak ditanyakan.
Ketiga, khusus Matematika, siswa sebaiknya membiasakan diri berlatih soal dengan batas waktu. Dengan demikian, peserta dapat mengukur kecepatan sekaligus mengetahui jenis soal yang biasanya membutuhkan waktu lebih lama.
Keempat, jangan lupa menyediakan waktu untuk memeriksa jawaban apabila masih tersedia waktu di akhir sesi.
Kesimpulan
Durasi pengerjaan mata pelajaran wajib TKA 2026 menjadi 75 menit untuk masing-masing Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika.
Untuk Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, terdapat 30 soal, sehingga rata-rata waktu yang tersedia sekitar 2,5 menit per soal.
Sementara itu, Matematika terdiri dari 25 soal, sehingga peserta memiliki rata-rata waktu sekitar 3 menit untuk setiap soal.
Perubahan durasi dan jumlah soal tersebut merupakan bagian dari evaluasi Kemendikdasmen agar pelaksanaan TKA 2026 lebih memberikan waktu yang memadai bagi peserta.










