Persiapan operasional Sekolah Rakyat Jawa Tengah 2 di Sukoharjo terus dimatangkan menjelang dimulainya tahun ajaran 2026/2027. Pemerintah memastikan seluruh aspek pendukung, mulai dari kesiapan gedung, sarana dan prasarana, hingga kebutuhan peserta didik, dapat terpenuhi sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.
Proses persiapan dilakukan melalui koordinasi antara Kementerian Sosial, Dinas Sosial Kabupaten Sukoharjo, dan Sentra Terpadu. Sinergi tersebut bertujuan memastikan Sekolah Rakyat siap memberikan layanan pendidikan yang layak sejak hari pertama operasional.
Untuk mendukung proses pembelajaran, Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Wilayah VII Jawa Tengah telah menyiapkan 21 guru tamu yang akan bertugas di Sekolah Rakyat Jateng 2. Tenaga pendidik tersebut terdiri atas lima guru SD, 12 guru SMP, dan empat guru SMA.
Kehadiran guru tamu diharapkan mampu melengkapi kebutuhan tenaga pendidik sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung secara optimal. Selain memenuhi kebutuhan guru, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga kualitas layanan pendidikan bagi seluruh peserta didik.
Pemerintah terus melakukan koordinasi lintas instansi agar seluruh persiapan, baik dari sisi sumber daya manusia maupun fasilitas pendukung, dapat diselesaikan sesuai jadwal. Dengan demikian, Sekolah Rakyat Jateng 2 diharapkan siap menerima peserta didik dan memulai proses pembelajaran pada tahun ajaran baru 2026/2027.
Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat. Melalui persiapan yang matang dan dukungan tenaga pendidik yang memadai, diharapkan sekolah ini mampu menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas serta mendukung peningkatan mutu sumber daya manusia.





