Tasikmalaya — “Jadikan sekolah sebagai taman siswa.” Pesan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Purwanto, saat mengunjungi SMAN 6 Tasikmalaya pada Rabu (25/2/2026).
Dalam kunjungannya, Kadisdik menegaskan bahwa lingkungan sekolah bukan sekadar pelengkap fasilitas pendidikan, melainkan cerminan dari proses pembelajaran yang berlangsung di dalam kelas. Menurutnya, suasana fisik sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kenyamanan, serta semangat belajar peserta didik.
SMAN 6 Tasikmalaya dinilai berhasil menghadirkan konsep “taman siswa” yang sesungguhnya. Lingkungan sekolah tampak hijau dan asri, dipenuhi pepohonan rindang, aneka bunga, kolam, hingga mata air alami yang menambah kesejukan suasana. Kondisi tersebut menciptakan atmosfer belajar yang nyaman dan menyenangkan bagi seluruh warga sekolah.
Purwanto menyampaikan bahwa lingkungan yang tertata dan terawat tidak hanya mendukung konsentrasi belajar, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter. Nilai-nilai kepedulian terhadap kebersihan, kesadaran menjaga lingkungan, serta tanggung jawab bersama dapat tumbuh secara alami melalui kebiasaan sehari-hari di sekolah.
Ia menekankan bahwa terwujudnya sekolah yang nyaman dan inspiratif tidak lepas dari kesadaran siswa, peran aktif guru, serta sinergi seluruh pihak, termasuk tenaga kependidikan dan dukungan masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi kunci dalam menciptakan sekolah yang bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang hidup yang mendidik dan menginspirasi.
Melalui konsep “taman siswa” ini, diharapkan sekolah-sekolah lain dapat terus mengembangkan lingkungan belajar yang humanis, hijau, dan berkarakter, sehingga pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan kepribadian dan kepedulian sosial peserta didik.






































