Jurusan Data Science Belajar Apa? Ini Materi Kuliah dan Prospek Kariernya
Data Science menjadi salah satu bidang yang semakin banyak dibutuhkan seiring meningkatnya penggunaan data dalam dunia bisnis, teknologi, pemerintahan, kesehatan, hingga keuangan. Mahasiswa di bidang ini tidak hanya belajar mengolah angka, tetapi juga mempelajari cara mengubah data menjadi informasi yang dapat digunakan untuk mengambil keputusan.
Secara umum, pembelajaran Data Science menggabungkan statistika, matematika, pemrograman, analisis data, kecerdasan buatan (AI), dan machine learning. Kurikulum dapat berbeda di setiap perguruan tinggi, tetapi kompetensi yang dipelajari umumnya memiliki keterkaitan dengan bidang-bidang tersebut. UGM, misalnya, memasukkan analitik big data, machine learning dan aplikasi AI, pemodelan statistik, serta data science untuk kebutuhan bisnis dan industri sebagai fokus pembelajarannya.
Apa Saja yang Dipelajari di Jurusan Data Science?
Mahasiswa Data Science akan berhadapan dengan materi yang menggabungkan kemampuan komputasi dan analisis. Beberapa materi yang umum dipelajari antara lain:
1. Statistik dan probabilitas
Materi ini menjadi dasar untuk memahami pola dalam kumpulan data, melakukan analisis, serta menarik kesimpulan berdasarkan data.
2. Matematika
Mahasiswa dapat mempelajari kalkulus, aljabar linear, matematika diskrit, hingga konsep matematika yang mendukung pemodelan statistik dan machine learning. Pada program Statistics and Data Science UGM, misalnya, terdapat mata kuliah Kalkulus, Matrix Algebra, Discrete Mathematics and Combinatorics, serta Probability and Stochastic Processes.
3. Pemrograman
Kemampuan coding diperlukan untuk mengolah dan menganalisis data dalam jumlah besar. Bahasa pemrograman seperti Python dan R banyak digunakan dalam ekosistem data science.
4. Database dan pengolahan data
Mahasiswa belajar bagaimana data dikumpulkan, disimpan, dibersihkan, dan disiapkan sebelum dianalisis. Materinya dapat mencakup basis data, data preprocessing, data quality, dan data management.
5. Exploratory Data Analysis
Pada tahap ini, mahasiswa belajar mengeksplorasi kumpulan data untuk menemukan pola, hubungan, anomali, maupun informasi penting sebelum membuat model.
6. Machine Learning dan AI
Mahasiswa dapat mempelajari bagaimana komputer mengenali pola dari data dan membuat prediksi. Materi yang berkaitan dengan statistical machine learning dan aplikasi AI menjadi bagian dari bidang Data Science.
Belajar dari Data Mentah hingga Model AI
Dalam pembelajaran Data Science, prosesnya tidak berhenti pada memasukkan data ke dalam komputer. Mahasiswa juga perlu memahami siklus pengolahan data secara menyeluruh.
Kurikulum Magister Ilmu Komputer UGM, misalnya, menjelaskan tahapan yang mencakup pengumpulan data, eksplorasi dan preprocessing, pelabelan serta pemeriksaan kualitas data, pembagian data, pelatihan model, evaluasi, pengujian, hingga deployment model.
Artinya, mahasiswa dituntut memahami bagaimana sebuah data diproses sejak awal sampai menghasilkan model atau informasi yang dapat digunakan.
Prospek Kerja Lulusan Data Science
Keahlian mengolah data dapat digunakan di berbagai sektor. Salah satu jalur karier yang paling dikenal adalah Data Scientist, yaitu profesional yang menganalisis data secara sistematis untuk menghasilkan informasi yang bernilai.
Selain Data Scientist, lulusan yang memiliki kompetensi data juga dapat mengembangkan karier sebagai Data Analyst, Data Engineer, Business Intelligence Analyst, konsultan statistik, hingga AI dan Machine Learning Engineer. UGM mencantumkan sejumlah jalur tersebut dalam bidang Statistics and Data Science.
Bidang pekerjaannya juga cukup luas. Data dapat dimanfaatkan untuk mendeteksi penipuan dalam layanan keuangan, menganalisis kondisi kesehatan, membuat sistem rekomendasi, melakukan segmentasi pelanggan, hingga membantu perusahaan mengambil keputusan berdasarkan informasi yang tersedia.
Cocok untuk Siswa yang Suka Angka dan Teknologi
Jurusan Data Science dapat menjadi pilihan bagi calon mahasiswa yang tertarik dengan matematika, statistika, komputer, pemrograman, dan pemecahan masalah.
Namun, mahasiswa tidak hanya membutuhkan kemampuan berhitung. Kemampuan berpikir logis, memahami masalah, membaca pola, mengomunikasikan hasil analisis, serta kemauan mempelajari teknologi baru juga penting karena perkembangan AI dan teknologi data berlangsung cepat.
Dengan kombinasi kemampuan tersebut, lulusan Data Science dapat memiliki pilihan karier yang beragam di perusahaan teknologi, perbankan, e-commerce, kesehatan, pemerintahan, lembaga riset, hingga berbagai industri yang menggunakan data dalam proses pengambilan keputusan.








