Tim gabungan arkeolog Sudan dan Polandia menemukan reruntuhan Gereja Agung Yesus di kawasan Old Dongola, Sudan. Bangunan tersebut diperkirakan merupakan gereja terbesar di wilayah Nubia pada abad pertengahan.
Penggalian ini mengungkap bangunan berukuran sangat besar dengan dimensi sebagai berikut:
- Lebar: sekitar 47 meter.
- Panjang: sekitar 57 meter.
- Perkiraan tinggi: mencapai 21 meter.
Ukuran tersebut bahkan disebut lebih besar dibandingkan Gedung Putih di Washington DC.
Old Dongola sendiri merupakan bekas ibu kota Kerajaan Makuria, sebuah kerajaan Kristen yang pernah berkembang di kawasan Nubia.
Temuan Arkeologi yang Menarik
Selain struktur bangunan, para arkeolog menemukan sejumlah peninggalan bersejarah, di antaranya:
- Fragmen prasasti Yunani: ditemukan pada potongan plester bangunan gereja.
- Teks doa Alkitab: berupa bagian dari ode Alkitab dan nyanyian liturgi yang berkaitan dengan Kitab Mazmur.
- Doa Hana: salah satu fragmen tulisan diketahui berasal dari doa Hana, ibu Nabi Samuel.
- Struktur arsitektur gereja: termasuk bagian kubah apse, tangga, dan sejumlah ruangan yang baru teridentifikasi.
Temuan tersebut memberikan informasi baru mengenai sejarah kehidupan keagamaan dan perkembangan tradisi Kristen di Kerajaan Makuria.
Otoritas purbakala Sudan juga mendukung rencana penggalian karena situs bersejarah dengan ukuran sebesar ini berpotensi menarik wisatawan sekaligus memperkaya pengetahuan tentang peradaban kuno di Afrika.








