Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) akan kembali memberlakukan sistem penjurusan di jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) mulai tahun ajaran 2027/2028.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa pemerintah akan membuka kembali tiga kelompok peminatan yang sebelumnya pernah diterapkan, yaitu Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dan Bahasa.
Kebijakan ini bertujuan memperkuat pengetahuan dasar atau foundational knowledge siswa SMA agar lebih siap melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi sesuai bidang keilmuan yang diminati.
Pengumuman tersebut disampaikan Abdul Mu’ti dalam kegiatan Koordinasi dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Bantuan Pemerintah Pengembangan Kompetensi Guru SD dalam Mengajar Bahasa Inggris di Jakarta, Kamis (5/11/2026). ANTARA News+1
1. Tiga Jurusan SMA yang Kembali Dibuka
Pemerintah berencana mengembalikan tiga jurusan utama di jenjang SMA, yakni:
1. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
Jurusan IPA berfokus pada penguasaan ilmu sains dan matematika. Mata pelajaran yang berkaitan antara lain Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi.
2. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
Jurusan IPS berfokus pada pemahaman kehidupan sosial, ekonomi, sejarah, dan kondisi geografis. Mata pelajarannya meliputi Ekonomi, Geografi, Sejarah, dan Sosiologi.
3. Bahasa
Jurusan Bahasa memberikan penguatan pada kemampuan berbahasa, sastra, dan komunikasi, termasuk pembelajaran bahasa asing.
Meski demikian, pemerintah masih mempertimbangkan kemungkinan modifikasi atau penambahan jurusan baru sesuai perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan pendidikan. ANTARA News+1
2. Mengapa Penjurusan SMA Diberlakukan Kembali?
Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa salah satu pertimbangan utama kebijakan ini adalah kondisi pengetahuan dasar mahasiswa baru yang dinilai belum sesuai dengan harapan perguruan tinggi.
Melalui sistem penjurusan, siswa diharapkan mendapatkan penguatan materi sesuai bidang keilmuan yang diminati.
Dengan demikian, ketika memasuki perguruan tinggi, mereka sudah memiliki bekal akademik yang lebih baik untuk mengikuti pembelajaran di program studi pilihannya.
Pemerintah ingin memastikan pembelajaran di jenjang SMA memiliki kesinambungan dengan kebutuhan pendidikan tinggi. ANTARA News+1
3. Penjurusan Baru Masih Berpeluang Ditambahkan
Selain tiga jurusan yang sudah dikenal, Kemendikdasmen membuka kemungkinan melakukan penyesuaian sistem penjurusan.
Modifikasi tersebut akan dirancang dengan mempertimbangkan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kesiapan siswa memasuki perguruan tinggi.
Artinya, sistem penjurusan yang diterapkan pada 2027/2028 belum tentu sepenuhnya sama dengan sistem IPA, IPS, dan Bahasa yang pernah berlaku sebelumnya.
Namun, pemerintah belum mengumumkan secara terperinci bentuk modifikasi maupun jurusan tambahan yang akan diterapkan. Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau+1
4. TKA Menjadi Bagian dari Persiapan Penjurusan SMA
Kemendikdasmen juga mengaitkan kebijakan penjurusan dengan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Dalam TKA, siswa tidak hanya mengerjakan mata pelajaran wajib, tetapi juga dapat memilih mata pelajaran sesuai minat dan orientasi pendidikan lanjutan.
Hasil TKA mulai dimanfaatkan sebagai salah satu komponen dalam seleksi masuk perguruan tinggi melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Pemerintah berharap hasil TKA juga dapat dimanfaatkan perguruan tinggi negeri maupun swasta dalam proses penerimaan mahasiswa melalui jalur lainnya. ANTARA News+1
5. Kapan Penjurusan SMA Mulai Berlaku?
Target penerapan
Tahun Ajaran 2027/2028
Tiga jurusan yang direncanakan kembali dibuka:
IPA
Sains
IPS
Sosial
BHS
Bahasa
Rincian teknis pelaksanaan dan kemungkinan penambahan jurusan masih dalam tahap perancangan.
Kembalinya sistem penjurusan menjadi salah satu perubahan kebijakan pendidikan yang disiapkan pemerintah untuk tahun ajaran 2027/2028.
Siswa, orang tua, dan guru diharapkan mulai mengikuti perkembangan informasi resmi Kemendikdasmen agar dapat mempersiapkan diri menghadapi perubahan sistem pembelajaran tersebut.



