Jakarta — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) kembali membuka seleksi Guru dan Tenaga Kependidikan untuk Sekolah Indonesia di Luar Negeri (SILN) serta Pendidik Tetap Community Learning Center (CLC) tahun 2026.
Program ini menjadi kesempatan bagi Warga Negara Indonesia (WNI) berstatus non-ASN yang memenuhi persyaratan untuk mengajar dan memberikan layanan pendidikan bagi masyarakat Indonesia di luar negeri. Berdasarkan laman resmi Ditjen GTK, seleksi 2026 menyediakan 39 formasi Guru SILN di 12 destinasi.
Formasi Guru SILN dan CLC 2026
Selain Guru SILN, pemerintah juga membuka formasi Pendidik Tetap CLC yang ditempatkan di wilayah perkebunan atau ladang di Sabah dan Sarawak, Malaysia. Total kebutuhan yang diberitakan mencapai 174 formasi, terdiri dari 39 Guru SILN, 132 Pendidik Tetap CLC, serta tiga tenaga administrasi sekolah SILN.
Bidang yang dibutuhkan antara lain PGSD, Pendidikan Agama Islam, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPA, IPS, Matematika, PJOK, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Seni Budaya, Teknik Informatika, serta Bimbingan Konseling.
Syarat Umum Guru SILN
Calon pelamar Guru SILN harus merupakan WNI berstatus non-ASN. Pelamar juga wajib memiliki sertifikat profesi pendidik yang sesuai dengan formasi serta merupakan lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG).
Batas usia pelamar maksimal 45 tahun saat melakukan pendaftaran. Selain itu, peserta harus sehat jasmani dan rohani, bebas narkoba, memiliki rekam jejak yang baik, serta memenuhi ketentuan lain yang ditetapkan panitia seleksi.
Pelamar yang sedang terikat kontrak kerja atau ikatan dinas juga perlu memiliki rekomendasi atau izin dari pimpinan instansi maupun lembaga tempat bekerja.
Jadwal Seleksi Guru SILN 2026
Pendaftaran seleksi dibuka secara daring mulai 14 September hingga 2 Oktober 2026. Setiap pelamar hanya dapat memilih satu formasi sesuai dengan kebutuhan yang tersedia.
Berikut tahapan seleksinya:
- Pendaftaran: 14 September–2 Oktober 2026
- Pengumuman seleksi administrasi: 9 Oktober 2026
- Pembekalan psikotes: 12 Oktober 2026
- Psikotes: 14–15 Oktober 2026 dan 19–22 Oktober 2026
- Pengumuman hasil psikotes: 27 Oktober 2026
- Seleksi simulasi, substansi, wawancara dan praktik mengajar: 2–12 November 2026
- Pengumuman hasil akhir: 20 November 2026.
Ada Tahap Praktik Mengajar
Seleksi Guru SILN tidak hanya menilai kelengkapan administrasi. Peserta yang lolos psikotes akan mengikuti tahapan simulasi, substansi, wawancara, dan praktik mengajar.
Dalam tahap praktik mengajar, pelamar diwajibkan menyiapkan rencana pembelajaran atau modul ajar serta video praktik mengajar berdurasi 15 menit.
Bagi peserta yang dinyatakan lolos, penugasan pertama sebagai Guru SILN berlangsung selama dua tahun dan dapat diperpanjang berdasarkan evaluasi kinerja tahunan. Guru yang ditugaskan juga memperoleh hak sesuai ketentuan, termasuk honorarium, tunjangan profesi, dan cuti berdasarkan perjanjian kerja.
Dengan dibukanya seleksi ini, Kemendikdasmen berupaya memenuhi kebutuhan tenaga pendidik sekaligus memperkuat layanan pendidikan Indonesia bagi anak-anak WNI yang berada di luar negeri.








