BANDUNG – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mencatat sekitar 86 persen lulusannya telah terserap ke dunia kerja dalam rentang waktu hingga 15 bulan setelah menyelesaikan pendidikan. Capaian tersebut disampaikan Rektor UPI, Prof. Dr. H. Didi Sukyadi, M.A., dalam rangkaian peringatan Dies Natalis ke-72 UPI.
Didi menyebut angka tersebut menjadi salah satu indikator keberhasilan kampus dalam mempersiapkan mahasiswa memasuki dunia profesional. Meski demikian, tingkat penyerapan lulusan masih perlu ditingkatkan.
Ia berharap ke depan daya serap lulusan UPI dapat mencapai 100 persen sehingga semakin banyak alumni memperoleh pekerjaan atau mampu menciptakan peluang usaha setelah lulus.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara Dies Natalis ke-72 UPI di Gedung Ahmad Sanusi, Kampus UPI, Bandung, pada 20 Oktober 2026.
86 Persen Lulusan UPI Terserap dalam 15 Bulan
Menurut Didi, berdasarkan pemantauan universitas, sekitar 86 persen lulusan UPI telah mendapatkan pekerjaan dalam kurun waktu hingga 15 bulan setelah kelulusan.
Capaian ini menjadi bahan evaluasi bagi perguruan tinggi untuk memastikan pendidikan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
UPI tidak hanya berupaya menghasilkan lulusan yang menguasai pengetahuan sesuai bidang keilmuannya. Kampus juga menaruh perhatian pada pengembangan keterampilan yang dibutuhkan perusahaan maupun berbagai institusi profesional.
Kemampuan berkomunikasi, memimpin, bergaul, dan bekerja sama dengan orang lain menjadi sejumlah kompetensi yang dinilai penting untuk menunjang kesiapan lulusan.
Lulusan UPI Tidak Selalu Bekerja Sesuai Jurusan
Menariknya, tidak semua alumni UPI bekerja pada bidang yang secara langsung berkaitan dengan program studi ketika kuliah.
Sebagian lulusan justru mengembangkan karier di sektor lain, termasuk perbankan dan diplomasi. Hal ini menunjukkan bahwa peluang kerja alumni perguruan tinggi tidak selalu terbatas pada bidang pendidikan atau disiplin ilmu yang dipelajari.
Didi menjelaskan bahwa mahasiswa perlu dibekali kemampuan yang lebih luas agar dapat beradaptasi dengan berbagai lingkungan profesional.
Selain penguasaan materi akademik, keterampilan sosial dan kepemimpinan juga menjadi bekal penting ketika lulusan menghadapi persaingan kerja.
Harapan Rektor UPI untuk Para Lulusan
UPI berharap para alumninya dapat memperoleh pekerjaan dalam waktu relatif singkat setelah menyelesaikan studi.
Selain bekerja, lulusan juga diharapkan mampu mendapatkan penghasilan yang baik atau membangun usaha sendiri. Dengan demikian, pendidikan tinggi tidak hanya menjadi jalan untuk memperoleh gelar akademik, tetapi juga dapat membuka kesempatan untuk berkontribusi kepada masyarakat.
Didi juga mendorong agar ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama kuliah dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
UPI Evaluasi Relevansi Pendidikan dengan Dunia Kerja
Capaian penyerapan lulusan menjadi salah satu aspek yang diperhatikan UPI dalam mengevaluasi relevansi pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja.
Perguruan tinggi dituntut tidak hanya menghasilkan lulusan dengan kemampuan akademik, tetapi juga membekali mahasiswa dengan keterampilan yang sesuai dengan perkembangan dunia profesional.
Karena itu, peningkatan relevansi pembelajaran dan pengembangan kompetensi mahasiswa menjadi bagian penting dari upaya UPI mempersiapkan lulusan menghadapi perubahan kebutuhan industri.
Melalui evaluasi tersebut, UPI berharap semakin banyak alumninya yang mampu memperoleh pekerjaan, mengembangkan karier, menciptakan usaha, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.








