BANDARLAMPUNG – Universitas Lampung (Unila) menetapkan tiga calon rektor untuk periode kepemimpinan 2027–2031. Penetapan tersebut dilakukan melalui rapat senat dengan mekanisme pemungutan suara pada Kamis, 29 Oktober 2026.
Tiga nama yang berhasil lolos ke tahap berikutnya adalah Dr. Budiyono, S.H., M.H., Prof. Warsito, S.Si., D.E.A., Ph.D., dan Prof. Dr. dr. Asep Sukohar, S.Ked., M.Kes., Sp.KKLP.
Pemungutan suara melibatkan 47 anggota Senat Unila yang memiliki hak pilih. Dari enam bakal calon rektor yang mengikuti proses penjaringan dan penyaringan, tiga orang memperoleh suara terbanyak.
Berdasarkan hasil pemungutan suara, Dr. Budiyono mendapatkan 22 suara, Prof. Warsito memperoleh 15 suara, sedangkan Prof. Asep Sukohar meraih 7 suara.
Ketiga nama tersebut selanjutnya akan mengikuti tahapan pemilihan rektor bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
3 Calon Rektor Unila Periode 2027–2031
Berikut profil singkat dan latar belakang pendidikan serta perjalanan karier ketiga calon rektor Unila.
1. Dr. Budiyono, S.H., M.H.
Dr. Budiyono merupakan dosen Fakultas Hukum Universitas Lampung. Selain menjalankan aktivitas akademik, ia juga tercatat sebagai tim ahli Hukum Tata Negara RHS & Partners.
Perjalanan pendidikan sarjananya ditempuh di Universitas Lampung dan diselesaikan pada 1997. Ia kemudian melanjutkan pendidikan magister di kampus yang sama hingga lulus pada 2004.
Pendidikan doktoralnya ditempuh di Universitas Padjadjaran dan diselesaikan pada 2012.
Selama berkarier di Unila, Budiyono pernah menduduki sejumlah posisi, di antaranya:
- Pimpinan Redaksi Jurnal Fakultas Hukum.
- Ketua Pusat Kajian Konstitusi dan Peraturan Perundang-undangan Fakultas Hukum.
- Ketua Bagian Hukum Tata Negara Fakultas Hukum.
Di luar kampus, ia juga pernah menjalankan sejumlah peran profesional, seperti dosen luar biasa Sekolah Polisi Negara Polda Lampung, tenaga ahli peraturan perundang-undangan di wilayah Lampung, serta Komisaris Utama PT BPRS Tanggamus.
2. Prof. Warsito, S.Si., D.E.A., Ph.D.
Prof. Warsito merupakan akademisi di bidang fisika yang memiliki latar belakang pendidikan di Indonesia dan Prancis.
Ia menyelesaikan pendidikan sarjana Fisika di Universitas Brawijaya pada 1995. Setelah itu, Warsito melanjutkan studi ke Université de Caen, Prancis.
Pada 1999, ia menyelesaikan pendidikan Diplôme d’Études Approfondies (DEA), setara jenjang magister, dalam bidang Measurements, Sensors, and Imaging. Pendidikan doktoralnya juga diselesaikan di universitas yang sama dengan bidang Electronic and Microelectronic.
Dalam perjalanan kariernya di Universitas Lampung, Warsito pernah menduduki beberapa jabatan, antara lain:
- Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.
- Ketua Jurusan Fisika.
- Wakil Dekan Bidang Akademik.
- Staf fungsional Penjaminan Mutu Unila.
3. Prof. Dr. dr. Asep Sukohar, S.Ked., M.Kes., Sp.KKLP.
Prof. Asep Sukohar merupakan dokter sekaligus dosen di Fakultas Kedokteran Universitas Lampung.
Dalam perjalanan kariernya di lingkungan kampus, ia pernah menjabat sebagai Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan Unila pada periode 2020–2024.
Di luar lingkungan universitas, Asep juga pernah memimpin Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Lampung selama dua periode, yakni 2015–2018 dan 2018–2021.
Untuk pendidikan, ia menyelesaikan pendidikan sarjana kedokteran di Universitas Trisakti pada 1995 dengan IPK 3,21.
Selanjutnya, ia menempuh pendidikan magister di Universitas Padjadjaran pada 2009 dengan peminatan Farmakologi. Pada 2013, Asep menyelesaikan pendidikan doktoral di universitas yang sama dalam bidang Farmako-Onkologi.
Ia meraih predikat cum laude pada pendidikan magister dan doktoralnya.
Tahapan Selanjutnya Pemilihan Rektor Unila
Setelah penetapan tiga calon rektor, panitia pemilihan akan menyerahkan dokumen hasil rapat senat kepada Kemdiktisaintek.
Tahapan berikutnya adalah pemilihan rektor tingkat akhir yang melibatkan kementerian dan Senat Unila. Berdasarkan keterangan resmi universitas, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi memiliki hak suara sebesar 35 persen, sedangkan 65 persen sisanya menjadi hak Senat Unila.
Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unila, Prof. Muhammad Akib, menyampaikan bahwa pihaknya akan menunggu jadwal pemungutan suara tingkat akhir setelah dokumen para calon diserahkan kepada kementerian.
Dengan demikian, penetapan tiga nama oleh senat belum menentukan siapa yang akan menjadi Rektor Unila periode 2027–2031. Keputusan akhir masih menunggu proses pemilihan pada tahap berikutnya.








