Cianjur, Jawa Barat — Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 08 Kabupaten Cianjur diharapkan menjadi pusat mutu pendidikan daerah sekaligus tempat lahirnya generasi unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq menyampaikan hal tersebut saat menyapa calon murid SNT 08 Cianjur yang telah lolos seleksi dan mengikuti daftar ulang. Ia berpesan agar kesempatan menjadi bagian dari angkatan pertama SNT dimanfaatkan dengan belajar sungguh-sungguh, bekerja keras, dan terus mengembangkan diri.
SNT akan didukung infrastruktur pendidikan serta guru-guru terbaik. Fajar menegaskan fasilitas tersebut harus diimbangi dengan prestasi, kerja keras, dan kontribusi bagi masyarakat.
Di tengah perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI), Fajar menilai pendidikan tidak cukup hanya mengejar kemampuan akademik. Karakter, kepedulian, kepekaan sosial, dan kemampuan berpikir kritis tetap menjadi bagian penting dalam membentuk manusia yang utuh.
Karena itu, pembelajaran di SNT menerapkan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dan pendekatan STEAMS. Murid didorong aktif bertanya, berpikir kritis, mengembangkan gagasan, serta mencari solusi bagi lingkungan dan masyarakat.
Sebanyak 128 calon peserta didik SMP dan SMA mengikuti seleksi SNT Cianjur. Setelah melalui Tes Bakat Skolastik, sebanyak 40 siswa SMP dan 40 siswa SMA dinyatakan lolos. Hingga saat ini, 39 calon murid SMA dan 36 calon murid SMP telah melakukan daftar ulang.
Seluruh murid yang diterima dijadwalkan mengikuti MPLS pada 10 Agustus 2026.
Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian mengapresiasi kepercayaan Kemendikdasmen kepada Cianjur sebagai salah satu penyelenggara SNT. Ia berharap para murid memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengembangkan potensi, meraih cita-cita, dan berprestasi di tingkat nasional maupun global.









