Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mendapat apresiasi dari Save the Children Indonesia sebagai mitra strategis dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak. Apresiasi tersebut diberikan dalam Festival Pahlawan Anak di Jakarta, Kamis (13/8/2026), yang menjadi ruang bagi anak-anak untuk menyampaikan gagasan, cita-cita, dan harapan mereka.
Sebanyak 14 anak dari program Nona Hebat turut menyampaikan berbagai aspirasi dalam kegiatan tersebut. Mereka menyoroti pentingnya pencegahan perundungan, perlindungan dari kekerasan dan pelecehan seksual, serta terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan inklusif.
Menanggapi aspirasi tersebut, Abdul Mu’ti mengatakan gagasan anak-anak sejalan dengan program Kemendikdasmen dalam membangun budaya sekolah yang aman dan nyaman. Upaya tersebut juga selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto melalui gerakan Budaya ASRI, yaitu Aman, Sehat, Resik, dan Indah.
Mu’ti menegaskan bahwa penguatan budaya sekolah perlu dilakukan secara humanis, inklusif, dan partisipatif dengan melibatkan berbagai pihak. Ia berharap upaya perlindungan anak tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama dan budaya yang diterapkan secara berkelanjutan.
Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (MenPPPA) Arifah Fauzi menekankan bahwa perlindungan anak membutuhkan keterlibatan semua pihak. Berdasarkan Survei Pengalaman Hidup Anak dan Remaja 2024, 50,78 persen anak usia 13–17 tahun pernah mengalami setidaknya satu bentuk kekerasan sepanjang hidupnya, sementara 33,64 persen mengalami kekerasan dalam 12 bulan terakhir.
Arifah menilai ruang aman harus dibangun di berbagai lingkungan, mulai dari keluarga, sekolah, ruang publik hingga ruang digital. Sementara itu, Dewan Pembina Yayasan Save the Children Indonesia, Dewi Soeharto, mengingatkan pentingnya mendengarkan suara anak dengan sungguh-sungguh. Festival Pahlawan Anak diharapkan menjadi momentum untuk mendorong lebih banyak pihak mendengarkan aspirasi anak dan mengambil tindakan nyata demi menciptakan lingkungan yang aman bagi mereka.









