Tangerang Selatan — Prestasi siswa tidak lahir secara instan. Di Komplek Strada Bhakti Nusa, Tangerang Selatan, Banten, pendidikan karakter dibangun secara bertahap sejak jenjang taman kanak-kanak (TK) hingga sekolah menengah pertama (SMP).
Sekolah Strada menerapkan pendidikan karakter yang disesuaikan dengan perkembangan usia siswa. Pembentukan karakter dilakukan melalui kegiatan pembelajaran di dalam maupun luar kelas serta berbagai pengalaman belajar.
Kepala Komplek Strada Bhakti Nusa menyampaikan, prestasi siswa merupakan hasil dari proses pendidikan yang dilakukan secara berkesinambungan. Kolaborasi guru, orangtua, dan siswa juga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan potensi anak.
Keberanian Dibangun Sejak TK
Pada jenjang TK, siswa didorong untuk membangun keberanian sebagai dasar dalam proses belajar. Anak diberikan kesempatan mengemukakan pendapat, mencoba pengalaman baru, hingga tampil di depan teman-temannya.
Kegiatan seni, permainan edukatif, dan aktivitas fisik juga digunakan untuk membantu mengembangkan kemampuan anak.
Hasilnya, siswa TK Strada Bhakti Nusa berhasil meraih Juara III Lari Estafet tingkat nasional. Prestasi tersebut menjadi salah satu gambaran berkembangnya rasa percaya diri dan kemampuan bekerja sama sejak usia dini.
SD Fokus pada Kepedulian Sosial dan Lingkungan
Memasuki jenjang SD, pendidikan karakter mulai diarahkan pada kepedulian sosial dan lingkungan melalui pembelajaran berbasis pengalaman atau experiential learning.
Pendekatan ini membuat siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan di dalam kelas, tetapi juga belajar melalui pengalaman langsung.
Melalui proses yang dilakukan secara bertahap, sekolah berupaya membentuk siswa yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki keberanian, kepedulian, kemampuan bekerja sama, dan jiwa kepemimpinan.









