Rektor UI Ingatkan Lulusan Hadapi Era AI dengan Integritas dan Tanggung Jawab Sosial
Depok, 21 Agustus 2026 — Universitas Indonesia (UI) mencatat sejarah baru dalam prosesi wisuda yang digelar pada 21–22 Agustus 2026 di Balairung UI, Kampus Depok. Untuk pertama kalinya, jumlah lulusan dalam satu periode wisuda menembus angka 10.329 orang.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.141 lulusan meraih predikat cum laude. Sementara itu, 471 lulusan berhasil memperoleh predikat summa cum laude, yaitu predikat akademik tertinggi bagi lulusan dengan capaian akademik sangat baik.
Rektor UI Prof. Heri Hermansyah menyampaikan kebanggaannya terhadap pencapaian para wisudawan. Menurutnya, di balik jumlah lulusan yang besar tersebut terdapat perjalanan dan perjuangan yang berbeda dari setiap mahasiswa.
“Untuk pertama kalinya, jumlah lulusan UI dalam satu periode wisuda menembus 10.000 orang. Di balik jumlah lulusan hari ini, ada perjalanan yang berbeda-beda. Namun hari ini semuanya bersama-sama sampai di Balairung ini,” ujar Heri di Gedung Balairung, Depok, Jawa Barat, Jumat (21/8/2026).
UI Terapkan Ijazah Digital
Dalam prosesi wisuda kali ini, UI juga menerapkan penggunaan ijazah digital. Menurut Heri, kebijakan tersebut telah diterapkan UI sejak Oktober 2023.
Hingga pelaksanaan wisuda 2026, sebanyak 8.595 ijazah atau sekitar 83,21 persen telah ditandatangani secara digital.
Penerapan ijazah digital diharapkan membuat proses penerimaan dokumen kelulusan menjadi lebih mudah dan cepat bagi para lulusan.
Rektor UI Ingatkan Tantangan Dunia Kerja di Era AI
Selain menyampaikan apresiasi, Heri juga memberikan pesan kepada para lulusan agar mempersiapkan diri menghadapi perubahan dunia kerja yang semakin dipengaruhi teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Menurutnya, teknologi akan terus mengubah cara manusia bekerja. Pengetahuan dan keterampilan yang saat ini dikuasai pun dapat kembali berubah sehingga lulusan perlu memiliki kemauan untuk terus belajar.
“AI sudah masuk ke banyak pekerjaan, dan cara kita bekerja akan terus berubah. Pengetahuan yang hari ini kita kuasai pun suatu saat perlu dipelajari kembali,” kata Heri.
Namun, ia menekankan bahwa perkembangan teknologi tidak menghilangkan tanggung jawab manusia. AI dapat membantu manusia dalam bekerja maupun mengambil keputusan, tetapi tanggung jawab moral atas keputusan tersebut tetap berada pada manusia.
“Teknologi dapat membantu kita bekerja dan mengambil keputusan, tetapi tanggung jawab atas keputusan itu tetap berada pada manusia,” tegasnya.
Gelar UI Membawa Tanggung Jawab kepada Masyarakat
Heri juga mengingatkan para lulusan agar tidak melupakan tanggung jawab sosial setelah menyelesaikan pendidikan.
Sebagai perguruan tinggi negeri yang memperoleh dukungan publik, menurutnya, gelar yang diperoleh dari UI juga membawa tanggung jawab kepada masyarakat.
“Pendidikan yang Anda peroleh di sini berdiri dengan dukungan publik. Jadi gelar UI membawa tanggung jawab kepada publik. Kalau pendidikan ini mengubah hidup Anda, gunakanlah perubahan itu untuk ikut mengubah hidup orang lain,” pesannya.
Ia berharap para lulusan dapat memanfaatkan ilmu dan kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan untuk menghasilkan solusi terhadap berbagai persoalan masyarakat.
Lulusan Diminta Terus Belajar dan Mampu Berkolaborasi
Heri menilai tantangan lulusan perguruan tinggi saat ini tidak hanya berkaitan dengan penguasaan ilmu pengetahuan. Kemampuan bekerja lintas bidang, berkolaborasi, beradaptasi, serta merespons perubahan juga menjadi modal penting untuk menghadapi dunia profesional.
“Setelah menyelesaikan pendidikan di UI, para lulusan akan menghadapi persoalan yang lebih beragam. Karena itu, ilmu dan kompetensi yang diperoleh perlu diterapkan untuk menghasilkan solusi serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia pun berpesan agar para lulusan tetap menjunjung tinggi integritas dan tidak berhenti belajar setelah mendapatkan gelar.
“Kami berharap para lulusan UI tetap menjunjung integritas, terus belajar, dan mampu bekerja bersama dengan berbagai pihak. Keunggulan yang diperoleh selama berada di UI akan berguna untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia,” tutup Heri.









