DEPOK – Hutan Kota Universitas Indonesia (UI) menjadi lokasi kegiatan edukasi lingkungan yang mengajak masyarakat mengenal keanekaragaman serangga dan pentingnya menjaga ekosistem. Melalui kegiatan penjelajahan alam, peserta diajak mengamati langsung berbagai jenis serangga yang hidup di kawasan hutan.
Kegiatan yang digelar Sobat Air bersama Koloni Semut Indonesia tersebut berlangsung pada Sabtu (31/10/2026). Sekitar 40 peserta berusia 6 hingga 32 tahun mengikuti penjelajahan di kawasan Hutan UI, Depok, tepatnya melalui jalur Wales Barat.
Tidak sekadar berjalan menyusuri hutan, peserta juga mendapatkan pengalaman belajar mengenai kehidupan serangga, habitat alami, serta hubungan antara kelestarian lingkungan dan keseimbangan ekosistem.
40 Peserta Ikuti Penjelajahan Hutan UI
Sebelum memulai perjalanan, peserta mendapatkan pengenalan mengenai sejumlah jenis serangga dan hewan kecil yang dapat ditemukan di kawasan hutan.
Mereka dibekali lembar kegiatan Nature Hunt untuk membantu mengidentifikasi berbagai temuan selama penjelajahan.
Beberapa hewan yang diperkenalkan antara lain berbagai jenis kumbang, kaki seribu bola, hingga kalajengking.
Setelah sesi pengenalan selesai, peserta mulai menyusuri jalur hutan sepanjang sekitar 4 kilometer. Mereka membawa jaring serangga dan kamera untuk mengamati serta mendokumentasikan berbagai jenis fauna yang ditemukan.
Peserta Temukan Beragam Serangga Unik
Selama menyusuri Hutan UI, peserta menemukan berbagai jenis serangga dengan bentuk dan warna yang menarik.
Beberapa di antaranya memiliki warna hijau metalik, sedangkan jenis lainnya mempunyai bentuk tubuh menyerupai ranting pohon.
Dari berbagai biota yang ditemukan, kumbang menjadi kelompok serangga yang paling banyak dijumpai peserta selama kegiatan berlangsung.
Keberagaman tersebut memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengenali karakteristik serangga yang hidup di lingkungan hutan kota.
Peserta juga dapat mengamati bentuk tubuh, warna, serta perilaku hewan-hewan kecil yang sering kali luput dari perhatian ketika berada di lingkungan perkotaan.
Serangga Ditangkap Sementara untuk Diamati
Dalam kegiatan tersebut, beberapa serangga ditangkap sementara menggunakan jaring agar peserta dapat mengamatinya lebih dekat.
Setelah selesai diamati, serangga kemudian dilepaskan kembali ke habitatnya.
Cara ini memberikan pengalaman belajar secara langsung tanpa menjadikan hewan-hewan tersebut sebagai koleksi.
Peserta dapat memahami bahwa setiap organisme memiliki peran dalam lingkungan dan perlu dijaga keberadaannya.
Menjaga Air Berarti Menjaga Ekosistem Hutan
Perwakilan Sobat Air menekankan bahwa kelestarian sumber daya air memiliki hubungan erat dengan kesehatan ekosistem hutan.
Air merupakan salah satu unsur penting yang mendukung kehidupan berbagai organisme, termasuk serangga dan hewan kecil lainnya.
Ketika lingkungan hutan terjaga, keberadaan berbagai makhluk hidup di dalamnya juga memiliki peluang lebih besar untuk tetap lestari.
Karena itu, menjaga lingkungan tidak cukup hanya dengan memperhatikan pohon-pohon besar. Organisme kecil seperti serangga juga menjadi bagian penting dari keseimbangan alam.
Melalui kegiatan ini, peserta diajak memahami bahwa ekosistem terdiri atas berbagai makhluk hidup yang saling berhubungan.
Hutan Kota UI Menjadi Ruang Belajar Lingkungan
Penjelajahan di Hutan UI menunjukkan bahwa ruang terbuka hijau di tengah kawasan perkotaan dapat dimanfaatkan sebagai tempat pembelajaran lingkungan.
Peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan dari penjelasan, tetapi juga dapat melihat langsung keanekaragaman hayati di habitat aslinya.
Pengalaman tersebut diharapkan menumbuhkan rasa ingin tahu sekaligus kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.
Di akhir kegiatan, seluruh peserta berkumpul untuk berbagi hasil pengamatan dan temuan selama perjalanan.
Sobat Air juga menyampaikan rencana untuk kembali mengadakan kegiatan serupa. Dengan demikian, penjelajahan alam diharapkan dapat menjadi salah satu cara menarik untuk mengenalkan pentingnya menjaga lingkungan kepada masyarakat.









