HANOI – Prestasi akademik kembali diraih dosen muda Indonesia di tingkat internasional. Chita Oktapriana, dosen sekaligus mahasiswa program doktor di President University, berhasil memperoleh penghargaan Best Paper dalam konferensi internasional CIECI & ICFBE 2026 yang diselenggarakan di Hanoi, Vietnam.
Konferensi bertajuk Joint International Conference on Economic Integration and Enterprise Resilience tersebut berlangsung pada 22–23 Oktober 2026.
Penghargaan ini diraih melalui penelitian mengenai literasi akuntansi rumah tangga. Riset tersebut membahas hubungan karakteristik demografis dengan peningkatan kemampuan masyarakat dalam mengelola serta memahami informasi keuangan di tingkat keluarga.
Chita Oktapriana Teliti Literasi Akuntansi Rumah Tangga
Penelitian Chita mengangkat persoalan literasi akuntansi rumah tangga yang berkaitan dengan kemampuan masyarakat memahami dan mengelola informasi keuangan.
Topik tersebut dinilai relevan dengan kondisi Indonesia, mengingat banyak aktivitas ekonomi masyarakat berkaitan dengan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Melalui penelitian tersebut, Chita berupaya melihat bagaimana karakteristik demografis berhubungan dengan kemampuan masyarakat dalam memahami informasi keuangan rumah tangga.
Riset ini menjadi perhatian dalam konferensi karena mengangkat persoalan ekonomi yang dekat dengan kehidupan masyarakat dan pengelolaan keuangan keluarga.
Diikuti Peneliti dari 12 Negara
Konferensi CIECI & ICFBE 2026 mempertemukan akademisi, peneliti, dan pembicara dari 12 negara.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh VNU University of Economics and Business, Vietnam National University Hanoi, melalui kerja sama strategis dengan President University Indonesia.
Konferensi juga bekerja sama dengan Springer. Para peserta mendapatkan kesempatan untuk mempresentasikan hasil penelitian dan mengembangkan publikasi ilmiah melalui prosiding konferensi yang memiliki jalur publikasi terindeks Scopus.
Proses penilaian makalah dilakukan secara kompetitif. Tim reviewer dari Indonesia bekerja sama dengan University of Economics and Business, Vietnam National University (UEB-VNU) untuk menilai ratusan penelitian yang masuk.
Dr. Siska Manurung selaku koordinator tim reviewer dari Indonesia menjelaskan bahwa proses penilaian menggunakan kriteria yang objektif dan berstandar akademik internasional.
Chita Oktapriana Bukan Hanya Dosen, tetapi Juga Pelaku Usaha
Di balik prestasi akademiknya, Chita Oktapriana memiliki aktivitas lain di bidang kewirausahaan.
Selain menjadi dosen tetap Program Studi Akuntansi dan mahasiswa program doktor, ia juga merupakan pendiri Pocha Cafe, sebuah usaha yang telah berjalan lebih dari lima tahun di sekitar lingkungan kampus President University.
Chita merupakan alumni S1 Akuntansi President University. Ia mengungkapkan bahwa usaha tersebut berawal dari praktik pembelajaran kewirausahaan ketika masih menjadi mahasiswa, kemudian dikembangkan menjadi bisnis yang berkelanjutan.
Pengalaman tersebut memperlihatkan keterkaitan antara dunia akademik dan praktik bisnis yang dijalankannya.
President University Apresiasi Prestasi Riset Dosen
Kepala Program Studi S3 Manajemen President University, Associate Professor Stephanus Reymond Waworuntu, menilai penghargaan yang diraih Chita menjadi pengakuan terhadap kontribusi penelitian berbasis data masyarakat.
Menurutnya, penelitian yang berangkat dari persoalan nyata di lingkungan masyarakat memiliki peluang memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pemecahan masalah ekonomi.
Ia juga menyampaikan bahwa Program Doktor Manajemen President University memberikan ruang bagi pengembangan riset yang inovatif dan memiliki dampak luas.
Prestasi Chita diharapkan dapat mendorong dosen dan mahasiswa lainnya untuk terus menghasilkan penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Pentingnya Literasi Keuangan dalam Kehidupan Keluarga
Penelitian mengenai literasi akuntansi rumah tangga juga mengingatkan pentingnya kemampuan keluarga dalam mengelola informasi keuangan.
Pemahaman mengenai pemasukan, pengeluaran, pencatatan transaksi, dan perencanaan keuangan dapat membantu keluarga mengambil keputusan ekonomi secara lebih terarah.
Di tengah perkembangan aktivitas ekonomi dan usaha rumahan, kemampuan memahami informasi keuangan menjadi salah satu bekal penting bagi masyarakat.
Melalui penghargaan Best Paper di konferensi internasional, Chita Oktapriana turut membawa perhatian akademisi global terhadap penelitian yang mengangkat persoalan pengelolaan keuangan rumah tangga di Indonesia.









