Kanada Berpeluang Gabung Erasmus+, Kampus Kanada Bisa Jadi Tujuan Beasiswa
Kanada sedang melakukan pembicaraan dengan Uni Eropa untuk bergabung dalam program Erasmus+. Jika kesepakatan tercapai, mahasiswa dari Kanada dan negara-negara Eropa berpotensi memperoleh kesempatan lebih luas untuk mengikuti pertukaran pendidikan di kampus masing-masing.
Saat ini, Kanada berstatus sebagai negara mitra Erasmus+, tetapi belum menjadi negara yang terasosiasi penuh dengan program tersebut. Karena itu, institusi pendidikan tinggi Kanada sudah dapat mengikuti sejumlah kegiatan Erasmus+ dengan persyaratan dan ketentuan tertentu.
Kanada Berpotensi Jadi Negara Non-Eropa Pertama
Jika negosiasi berhasil, Kanada berpotensi menjadi negara non-Eropa pertama yang bergabung dengan status terkait penuh dalam program pertukaran Erasmus+. Pembicaraan antara Ottawa dan Brussels masih berada pada tahap awal.
Selain Kanada, saat ini terdapat enam negara non-Uni Eropa yang telah berpartisipasi sebagai negara terasosiasi dalam Erasmus+, yaitu Makedonia Utara, Serbia, Islandia, Liechtenstein, Norwegia, dan Turki.
Kerja sama yang sedang dibahas dapat membuka peluang mobilitas mahasiswa dan kerja sama antarlembaga pendidikan tinggi. Namun, rincian mengenai bentuk keikutsertaan Kanada masih bergantung pada hasil negosiasi dan kesepakatan yang nantinya dicapai.
Bukan Hanya Erasmus+, Kanada Juga Berpeluang di Horizon Europe
Pembicaraan Uni Eropa dan Kanada juga mencakup kemungkinan kerja sama yang lebih luas dalam Horizon Europe, yaitu program Uni Eropa yang mendukung kegiatan penelitian dan inovasi.
Saat ini, Kanada belum menjadi anggota penuh Horizon Europe. Institusi Kanada baru terlibat dalam bagian program yang berkaitan dengan tantangan global serta daya saing industri.
Perluasan kerja sama tersebut dapat memperkuat hubungan pendidikan dan riset antara Kanada dengan negara-negara Eropa, meskipun status dan ketentuan akhirnya masih dalam proses pembahasan.
Apa Itu Erasmus+?
Erasmus+ merupakan program Uni Eropa yang mendukung pendidikan, pelatihan, kepemudaan, dan olahraga. Salah satu bentuk kegiatannya adalah mobilitas mahasiswa dan kerja sama pendidikan lintas negara.
Selain pertukaran mahasiswa, Erasmus+ juga memiliki program Erasmus Mundus Joint Masters (EMJM) yang ditujukan bagi mahasiswa tingkat magister dari berbagai negara di dunia. Program ini diselenggarakan melalui kerja sama beberapa perguruan tinggi dari berbagai negara.
Mahasiswa yang diterima dalam program Erasmus Mundus dapat memperoleh beasiswa penuh. Dukungan tersebut dapat mencakup biaya partisipasi, perjalanan, visa, serta tunjangan hidup. Program magisternya umumnya berlangsung selama satu hingga dua tahun.
Peluang Kuliah di Kanada Belum Berarti Beasiswa Erasmus Sudah Dibuka
Bagi mahasiswa yang tertarik kuliah di Kanada melalui Erasmus+, perlu diperhatikan bahwa rencana bergabungnya Kanada masih dalam tahap negosiasi. Jadi, belum dapat disimpulkan bahwa seluruh universitas Kanada sudah menjadi tujuan beasiswa Erasmus+.
Saat ini, institusi pendidikan tinggi Kanada memang telah memiliki akses terhadap beberapa peluang Erasmus+ berdasarkan skema yang berlaku. Pemerintah Kanada juga mencatat adanya peluang bagi institusi pendidikan tinggi Kanada untuk mengikuti sejumlah program kerja sama dengan institusi di Uni Eropa.
Karena itu, calon mahasiswa sebaiknya menunggu pengumuman resmi mengenai hasil negosiasi dan ketentuan partisipasi Kanada sebelum menjadikan rencana tersebut sebagai jalur pendaftaran beasiswa.
Bagi mahasiswa Indonesia, perkembangan ini tetap menarik untuk dipantau karena Erasmus Mundus sendiri terbuka bagi mahasiswa dari seluruh dunia. Persyaratan, universitas peserta, dan pilihan program berbeda-beda sesuai program magister yang dipilih.








