Bandung, Jawa Barat — Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 menjadi momentum untuk memperkuat komitmen menciptakan lingkungan tumbuh dan belajar yang aman, nyaman, menyenangkan, serta berpihak pada anak.
Penasihat DWP Kemendikdasmen Masmidah Abdul Mu’ti menegaskan bahwa setiap anak berhak tumbuh dalam lingkungan yang aman, bahagia, dan penuh kasih sayang. Ia juga mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dalam menghadirkan kegiatan yang mendukung tumbuh kembang anak.
Direktur PAUD Kemendikdasmen Kurniawan mengatakan pemerintah terus memperluas akses dan meningkatkan mutu layanan melalui Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah. Menurutnya, satuan PAUD harus menjadi lingkungan yang aman, inklusif, dan menyenangkan sebagai fondasi Generasi Emas Indonesia.
Guru dan orang tua juga memiliki peran penting. Guru PAUD didorong menciptakan pembelajaran yang ceria dan bebas tekanan, sementara orang tua perlu memberikan pendampingan yang baik di rumah.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Festival Anak Hebat Jawa Barat 2026 dalam rangka HAN ke-42. Anak-anak diajak belajar sambil bermain, sementara guru, orang tua, pemerintah, dan masyarakat memperkuat kolaborasi untuk menghadirkan pendidikan yang semakin ramah dan berpihak pada anak.




