idsch.id
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Monday, 26 October 2026
  • Beranda
  • Berita

    Karhutla dan Kualitas Udara Berbahaya, Jadwal TKA dan Asesmen Nasional di Kalteng Ditunda

    7 Etika Siswa Menghubungi Guru Lewat WhatsApp, Jangan Asal Kirim Pesan!

    7 Etika Siswa Menghubungi Guru Lewat WhatsApp, Jangan Asal Kirim Pesan!

    TPG Guru Non-ASN Mulai Cair, Kemendikdasmen Sebut Penyaluran Sudah Capai 75 Persen

    Aturan Baru PIP 2026, Sekolah Bisa Usulkan Calon Penerima Bantuan, Ini Prosedurnya

    Mahasiswa di Solo Kritik Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Desak Presiden dan Wapres Mundur

  • Siswa
    • All
    • Bank Soal
    • Beasiswa
    • BSE Siswa
    • KIP Kuliah
    • Rumah Belajar

    Beasiswa Garuda 2027 Segera Dibuka, IQ Minimal 120 Jadi Salah Satu Syarat Utama

    20 Siswa dan Alumni SMK Indonesia Raih 9 Penghargaan di WorldSkills Shanghai 2026

    Siswa Terduga Pelaku Bullying di Penabur Dikeluarkan, Pengawalan Tentara Jadi Sorotan

    anen Raya di SDN Cengkareng Barat 13, Siswa Belajar dari Kebun hingga Kolam Ikan

  • Orang Tua
    • All
    • Info Lomba
    • KJMU
    • KJP Plus
    • Parenting

    Syarat IP KJMU Tahap II 2026, Ini Minimal Nilai untuk Mahasiswa PTN dan PTS

    KJP Plus Tahap II 2026 Gelombang I Cair, Ini Besaran Dana dan Ketentuannya

    Pendataan KJMU Tahap II 2026 Dibuka, Pendaftaran Berlangsung hingga 6 Oktober

    KJMU Tahap II 2026 Dibuka, Ini Syarat Indeks Prestasi bagi Mahasiswa

  • Guru
    • All
    • Administrasi
    • Bahan Ajar
    • BSE Guru
    • CPNS
    • Diklat
    • Lowongan
    • Pelatihan
    • Sertifikasi

    Guru Honorer Mengabdi 5 Tahun Berpeluang Dapat Afirmasi CPNS 2027? Ini Penjelasan DPR

    TPG Guru Non-ASN Mulai Cair, Kemendikdasmen Sebut Penyaluran Sudah Capai 75 Persen

    4 Kabar Guru Jelang ASN 2027: PPPK Paruh Waktu Dialihkan, Seleksi CPNS Dibuka

    Kemendikdasmen: Pencairan TPG Guru Non-ASN Sudah Capai 75 Persen, Ini Batas Waktunya

  • Sekolah
    • All
    • Akreditasi
    • Dana BOS
    • Dapodik
    • Direktori
    • Info Terkini
    • PPDB
    • Ujian Nasional

    10 Prodi PTN Vokasi Paling Diminati di SNBP 2026, Bisa Jadi Acuan Kuliah 2027

    3 Pelanggaran TKA 2026 yang Sering Tak Disadari Siswa, Apa Saja?

    Penerimaan Murid SMA Unggul Garuda 2027 Makin Dekat, Simak Persiapannya

    Polisi Periksa 8 Siswa Diduga Korban Penamparan Kepala Sekolah SMPN 18 Malang

  • Dikti
    • All
    • Ebook
    • Panduan
    • Pengumuman
    • SNMPTN

    Pelatihan Teknis Guru Pamong dan Dosen PPG Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftar

    Pendataan KJMU Tahap II 2026 Dibuka, Pendaftaran Berlangsung hingga 6 Oktober

    Pengumuman PPG Calon Guru 2026: Hasil Wawancara Sudah Bisa Dicek di SIMPKB

  • Tutorial
    • All
    • Media Belajar
    • Tips-trik

    Dongeng Jadi Metode Belajar Efektif untuk Anak Usia Dini, Tanamkan Empati dan Kebiasaan Hidup Sehat

    Viral! Kumpulan Soal OSN 2026 Lengkap, Gratis Download untuk Persiapan Olimpiade

    Cara Cek Daycare Aman dari Respons Anak

    Kenapa Sudah Hafal Vocabulary Tapi Masih Lupa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • Artikel
    • All
    • Cerita Rakyat
    • Inspiratif
    • Tahukah Kamu
    • Tekno

    UNSA Wisuda 630 Lulusan di Usia ke-28 Tahun, Rektor Dorong Alumni Ciptakan Lapangan Kerja

    Fakultas Kedokteran Gigi Ditargetkan Ada di Setiap Provinsi pada 2029, Ini Rencana Pemerintah

    Jadwal TKA SMA 2026 di Papua Disesuaikan, Ini Tanggal Terbaru dan Wilayah Terdampak

    Olimpiade Sains Airlangga 2026 untuk Siswa SMA, Sertifikat Bisa Jadi Modal Daftar SNBP UNAIR

No Result
View All Result
Advertisement
  • Beranda
  • Berita

    Karhutla dan Kualitas Udara Berbahaya, Jadwal TKA dan Asesmen Nasional di Kalteng Ditunda

    7 Etika Siswa Menghubungi Guru Lewat WhatsApp, Jangan Asal Kirim Pesan!

    7 Etika Siswa Menghubungi Guru Lewat WhatsApp, Jangan Asal Kirim Pesan!

    TPG Guru Non-ASN Mulai Cair, Kemendikdasmen Sebut Penyaluran Sudah Capai 75 Persen

    Aturan Baru PIP 2026, Sekolah Bisa Usulkan Calon Penerima Bantuan, Ini Prosedurnya

    Mahasiswa di Solo Kritik Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Desak Presiden dan Wapres Mundur

  • Siswa
    • All
    • Bank Soal
    • Beasiswa
    • BSE Siswa
    • KIP Kuliah
    • Rumah Belajar

    Beasiswa Garuda 2027 Segera Dibuka, IQ Minimal 120 Jadi Salah Satu Syarat Utama

    20 Siswa dan Alumni SMK Indonesia Raih 9 Penghargaan di WorldSkills Shanghai 2026

    Siswa Terduga Pelaku Bullying di Penabur Dikeluarkan, Pengawalan Tentara Jadi Sorotan

    anen Raya di SDN Cengkareng Barat 13, Siswa Belajar dari Kebun hingga Kolam Ikan

  • Orang Tua
    • All
    • Info Lomba
    • KJMU
    • KJP Plus
    • Parenting

    Syarat IP KJMU Tahap II 2026, Ini Minimal Nilai untuk Mahasiswa PTN dan PTS

    KJP Plus Tahap II 2026 Gelombang I Cair, Ini Besaran Dana dan Ketentuannya

    Pendataan KJMU Tahap II 2026 Dibuka, Pendaftaran Berlangsung hingga 6 Oktober

    KJMU Tahap II 2026 Dibuka, Ini Syarat Indeks Prestasi bagi Mahasiswa

  • Guru
    • All
    • Administrasi
    • Bahan Ajar
    • BSE Guru
    • CPNS
    • Diklat
    • Lowongan
    • Pelatihan
    • Sertifikasi

    Guru Honorer Mengabdi 5 Tahun Berpeluang Dapat Afirmasi CPNS 2027? Ini Penjelasan DPR

    TPG Guru Non-ASN Mulai Cair, Kemendikdasmen Sebut Penyaluran Sudah Capai 75 Persen

    4 Kabar Guru Jelang ASN 2027: PPPK Paruh Waktu Dialihkan, Seleksi CPNS Dibuka

    Kemendikdasmen: Pencairan TPG Guru Non-ASN Sudah Capai 75 Persen, Ini Batas Waktunya

  • Sekolah
    • All
    • Akreditasi
    • Dana BOS
    • Dapodik
    • Direktori
    • Info Terkini
    • PPDB
    • Ujian Nasional

    10 Prodi PTN Vokasi Paling Diminati di SNBP 2026, Bisa Jadi Acuan Kuliah 2027

    3 Pelanggaran TKA 2026 yang Sering Tak Disadari Siswa, Apa Saja?

    Penerimaan Murid SMA Unggul Garuda 2027 Makin Dekat, Simak Persiapannya

    Polisi Periksa 8 Siswa Diduga Korban Penamparan Kepala Sekolah SMPN 18 Malang

  • Dikti
    • All
    • Ebook
    • Panduan
    • Pengumuman
    • SNMPTN

    Pelatihan Teknis Guru Pamong dan Dosen PPG Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftar

    Pendataan KJMU Tahap II 2026 Dibuka, Pendaftaran Berlangsung hingga 6 Oktober

    Pengumuman PPG Calon Guru 2026: Hasil Wawancara Sudah Bisa Dicek di SIMPKB

  • Tutorial
    • All
    • Media Belajar
    • Tips-trik

    Dongeng Jadi Metode Belajar Efektif untuk Anak Usia Dini, Tanamkan Empati dan Kebiasaan Hidup Sehat

    Viral! Kumpulan Soal OSN 2026 Lengkap, Gratis Download untuk Persiapan Olimpiade

    Cara Cek Daycare Aman dari Respons Anak

    Kenapa Sudah Hafal Vocabulary Tapi Masih Lupa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • Artikel
    • All
    • Cerita Rakyat
    • Inspiratif
    • Tahukah Kamu
    • Tekno

    UNSA Wisuda 630 Lulusan di Usia ke-28 Tahun, Rektor Dorong Alumni Ciptakan Lapangan Kerja

    Fakultas Kedokteran Gigi Ditargetkan Ada di Setiap Provinsi pada 2029, Ini Rencana Pemerintah

    Jadwal TKA SMA 2026 di Papua Disesuaikan, Ini Tanggal Terbaru dan Wilayah Terdampak

    Olimpiade Sains Airlangga 2026 untuk Siswa SMA, Sertifikat Bisa Jadi Modal Daftar SNBP UNAIR

No Result
View All Result
idsch.id
No Result
View All Result
Home Berita

IPK Tinggi Saja Tak Cukup, Mahasiswa Wajib Punya 5 Bekal Ini

10 September 2026
in Berita
8 min read
251
0
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) tinggi tentu menjadi salah satu pencapaian penting selama kuliah. Namun, ketika memasuki dunia kerja, nilai akademik bukan satu-satunya hal yang menentukan daya saing seorang lulusan.

Mahasiswa juga perlu membangun pengalaman, keterampilan, portofolio, kemampuan bekerja sama, hingga karakter yang kuat sejak masih berada di bangku kuliah.

Kebutuhan tersebut semakin penting di tengah perubahan dunia kerja yang berlangsung cepat. Perguruan tinggi kini didorong tidak hanya menghasilkan lulusan dengan kemampuan akademik dan teknis, tetapi juga talenta yang adaptif, profesional, inovatif, serta mampu memenuhi kebutuhan pasar kerja global.

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bahkan mencatat hingga April 2026 terdapat 327.658 peluang kerja luar negeri, dengan 258.471 posisi atau 78,88 persen di antaranya masih tersedia. Peluang tersebut tersebar di berbagai bidang, seperti caregiver, perawat, welder, manufaktur, konstruksi, perikanan, dan hospitality.

Lantas, apa saja bekal yang perlu disiapkan mahasiswa sebelum lulus?

1. Pengalaman di Dunia Nyata

Bekal pertama adalah pengalaman menghadapi persoalan nyata.

Pengetahuan yang diperoleh di ruang kuliah akan semakin bernilai ketika mahasiswa mampu menerapkannya dalam situasi sebenarnya. Karena itu, mahasiswa sebaiknya tidak hanya berfokus pada perkuliahan, tetapi juga mencari pengalaman melalui magang, proyek industri, kerja profesi, penelitian terapan, pengabdian kepada masyarakat, maupun kolaborasi dengan mitra.

Pengalaman semacam ini membantu mahasiswa memahami bahwa persoalan di dunia kerja tidak selalu sama dengan contoh yang terdapat dalam buku.

Mahasiswa akan belajar berhadapan dengan tenggat waktu, kebutuhan klien, kerja tim, perubahan situasi, hingga tuntutan untuk menghasilkan solusi.

Pengalaman tersebut pada akhirnya dapat menjadi modal ketika lulusan mengikuti proses rekrutmen.

2. Kemampuan Memecahkan Masalah

Dunia profesional membutuhkan orang yang mampu mencari jalan keluar ketika menghadapi persoalan.

Karena itu, kemampuan problem solving menjadi salah satu bekal penting bagi mahasiswa.

Persoalan di tempat kerja sering kali tidak mempunyai jawaban yang langsung tersedia dalam buku teks. Lulusan harus mampu memahami masalah, mencari informasi yang relevan, menganalisis berbagai pilihan, kemudian menentukan solusi.

Pengalaman mengerjakan proyek atau menghadapi persoalan nyata selama kuliah dapat menjadi latihan untuk membangun kemampuan tersebut.

Rektor Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) Prof Elisabeth Rukmini menekankan pentingnya menyiapkan lulusan yang mampu membaca perubahan, menciptakan solusi, dan memberikan dampak bagi industri maupun masyarakat.

Kemampuan seperti ini juga semakin penting ketika teknologi dan AI mengubah pola kerja.

Mahasiswa tidak cukup hanya mengetahui cara menggunakan teknologi. Mereka perlu memahami persoalan dan mampu menentukan bagaimana teknologi tersebut digunakan untuk menghasilkan solusi.

3. Kemampuan Berkolaborasi

Dunia kerja hampir tidak pernah berjalan secara individual.

Seorang lulusan dapat bekerja dengan orang yang berbeda jurusan, latar belakang, budaya, pengalaman, maupun cara berpikir.

Karena itu, mahasiswa perlu membangun kemampuan kolaborasi sejak kuliah.

Organisasi mahasiswa, kegiatan sosial, proyek kelompok, penelitian, program pengabdian kepada masyarakat, hingga proyek bersama industri dapat menjadi ruang untuk melatih kemampuan tersebut.

Bekerja sama bukan sekadar membagi tugas.

Mahasiswa juga perlu belajar mendengarkan pendapat orang lain, menyampaikan gagasan dengan jelas, menyelesaikan perbedaan, serta bertanggung jawab terhadap hasil bersama.

Kemampuan berkolaborasi juga menjadi semakin penting dalam lingkungan kerja global karena seseorang dapat berinteraksi dengan rekan kerja dari berbagai negara dan budaya.

4. Portofolio dan Prestasi

IPK menunjukkan pencapaian akademik mahasiswa. Namun, portofolio menunjukkan apa yang pernah dikerjakan dan dihasilkan.

Karena itu, mahasiswa sebaiknya mulai mengumpulkan rekam jejak sejak semester awal.

Portofolio dapat berupa:

  • proyek yang pernah dikerjakan;
  • hasil penelitian;
  • publikasi;
  • karya desain;
  • aplikasi atau produk digital;
  • pengalaman organisasi;
  • kegiatan sosial;
  • sertifikasi;
  • kompetisi;
  • maupun prestasi akademik dan nonakademik.

Portofolio menjadi semakin penting karena perusahaan dapat melihat bukti konkret dari kemampuan seorang kandidat.

Sebagai contoh, data UPJ mencatat mahasiswa mereka memperoleh 77 prestasi akademik dan 125 prestasi nonakademik pada tahun akademik 2025/2026.

Artinya, masa kuliah dapat dimanfaatkan bukan hanya untuk mendapatkan nilai, tetapi juga membangun rekam jejak profesional.

Mahasiswa yang sudah memiliki portofolio akan lebih mudah menunjukkan kemampuan ketika memasuki proses seleksi kerja.

5. Integritas dan Karakter

Kemampuan teknis dan akademik tetap penting. Namun, keduanya perlu disertai karakter yang baik.

Integritas, tanggung jawab, kedisiplinan, kejujuran, kemampuan menghargai orang lain, dan kemauan untuk terus belajar merupakan bagian dari bekal yang dibutuhkan dalam dunia profesional.

Karakter menjadi semakin penting ketika seseorang bekerja dalam lingkungan yang penuh perubahan.

Seorang karyawan dapat memiliki kemampuan teknis tinggi, tetapi tetap harus mampu menjaga kepercayaan, bertanggung jawab terhadap pekerjaannya, dan bekerja secara profesional.

Karena itu, pembentukan karakter sebaiknya tidak menunggu setelah lulus.

Mahasiswa dapat melatihnya melalui organisasi, kegiatan sosial, proyek, kerja kelompok, maupun pengalaman magang.

Dunia Kerja Global Butuh Kompetensi yang Lebih Lengkap

Kebutuhan terhadap lulusan dengan kompetensi yang beragam juga menjadi perhatian pemerintah.

Kemdiktisaintek mendorong perguruan tinggi untuk menghasilkan talenta yang bukan hanya memiliki kompetensi akademik dan teknis, tetapi juga adaptif, profesional, inovatif, serta mampu memanfaatkan peluang pasar kerja global.

Pemerintah juga sedang memperkuat ekosistem pengembangan talenta melalui perguruan tinggi, termasuk penguatan kompetensi dan sertifikasi, pemetaan program studi dan lulusan, pemanfaatan data tracer study, serta pengembangan kemitraan internasional.

Hal tersebut menunjukkan bahwa persaingan lulusan perguruan tinggi tidak lagi hanya berlangsung di tingkat nasional.

Peluang bekerja di luar negeri semakin terbuka, tetapi pada saat yang sama persaingannya juga semakin luas.

Mahasiswa Indonesia harus bersiap menghadapi kandidat dari berbagai negara.

Kemampuan Bahasa dan Adaptasi Juga Penting

Ketika berbicara mengenai pasar kerja global, kemampuan berkomunikasi lintas budaya menjadi salah satu bekal yang tidak boleh diabaikan.

Penguasaan bahasa asing dapat membantu lulusan berkomunikasi dengan rekan kerja, memahami instruksi, mengikuti pelatihan, dan membangun jejaring profesional internasional.

Selain bahasa, mahasiswa juga perlu memiliki kemampuan beradaptasi.

Dunia kerja dapat berubah dengan cepat akibat perkembangan teknologi, kondisi ekonomi, maupun perubahan kebutuhan industri.

Karena itu, lulusan perlu memiliki pola pikir sebagai pembelajar sepanjang hayat.

Apa yang dipelajari di bangku kuliah mungkin tidak seluruhnya sama dengan keterampilan yang dibutuhkan beberapa tahun setelah lulus.

Kemampuan untuk terus belajar menjadi salah satu cara mempertahankan daya saing.

Pengalaman Sebelum Lulus Bisa Menjadi Pembeda

Salah satu gambaran penting mengenai manfaat membangun bekal sejak kuliah terlihat dari data UPJ.

Pada tahun akademik 2024/2025, sebanyak 202 dari 652 wisudawan tercatat sudah bekerja sebelum pelaksanaan wisuda. Pada 2026, UPJ kembali mengukuhkan 700 lulusan dan total alumninya mencapai 4.116 orang.

Data tersebut menunjukkan bahwa persiapan karier dapat dilakukan jauh sebelum mahasiswa mengenakan toga.

Mahasiswa tidak perlu menunggu semester akhir untuk mulai memikirkan pekerjaan.

Justru sejak awal kuliah, mereka dapat mulai menentukan bidang yang ingin ditekuni, mencari pengalaman, mengikuti proyek, membangun portofolio, memperluas jaringan, dan mengembangkan kemampuan profesional.

IPK Tetap Penting, tetapi Bukan Segalanya

Menekankan bahwa IPK bukan satu-satunya bekal bukan berarti nilai akademik tidak penting.

IPK tetap dapat menjadi salah satu indikator kedisiplinan dan kemampuan akademik mahasiswa. Beberapa perusahaan atau program tertentu juga memiliki persyaratan IPK minimum.

Namun, nilai akademik akan menjadi lebih kuat jika disertai bukti bahwa mahasiswa mampu menerapkan pengetahuan tersebut.

Dengan kata lain, mahasiswa perlu membangun kombinasi antara pengetahuan, keterampilan, pengalaman, portofolio, kemampuan sosial, dan karakter.

Inilah yang membuat seorang lulusan tidak hanya terlihat baik di atas kertas, tetapi juga siap bekerja.

Perguruan Tinggi Perlu Mendekatkan Mahasiswa dengan Industri

Persiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja juga tidak dapat dibebankan kepada mahasiswa seorang diri.

Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menyediakan lingkungan belajar yang menghubungkan teori dengan praktik.

Model seperti Living Lab menjadi salah satu contoh pendekatan yang memberikan kesempatan mahasiswa berinteraksi dengan perusahaan, proyek, kawasan, jejaring profesional, dan persoalan nyata.

Di tingkat kebijakan nasional, pemerintah juga mendorong hubungan yang lebih erat antara perguruan tinggi, dunia usaha, dunia industri, dunia kerja, serta kebutuhan pasar global.

Dengan hubungan tersebut, mahasiswa dapat memperoleh gambaran lebih nyata mengenai kompetensi yang dibutuhkan industri.

Kesimpulan

Memiliki IPK tinggi tetap menjadi pencapaian penting, tetapi mahasiswa tidak sebaiknya berhenti pada nilai akademik.

Untuk menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif dan terbuka secara global, setidaknya ada lima bekal yang perlu dibangun sejak kuliah, yakni pengalaman dunia nyata, kemampuan memecahkan masalah, kemampuan berkolaborasi, portofolio dan prestasi, serta integritas dan karakter.

Mahasiswa juga perlu memperkuat kemampuan komunikasi, bahasa asing, adaptasi, literasi digital, dan kemauan untuk terus belajar.

Persiapan karier tidak dimulai ketika mahasiswa sudah lulus. Persiapan tersebut dimulai sejak seseorang memutuskan untuk memanfaatkan masa kuliah sebagai ruang belajar, mencoba, membangun pengalaman, dan menghasilkan karya.

Dengan begitu, ketika ijazah sudah berada di tangan, lulusan tidak hanya membawa IPK, tetapi juga membawa bukti tentang apa yang mampu dilakukan dan kontribusi yang dapat diberikan kepada dunia kerja.

Tags: dunia industridunia kerjaDunia Kerja Globalfresh graduateHard SkillIntegritasIPKKarier GlobalKarier MahasiswaKemdiktisaintekketerampilan mahasiswakolaborasilulusan kuliahmahasiswamahasiswa indonesiapendidikan tinggiPerguruan Tinggiportofolioproblem solvingsoft skill
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cara Cek Status Penerimaan KJP Terbaru

Cara Cek Status Penerimaan KJP Terbaru

6 January 2021
Panduan Aplikasi SIDANIRA

Panduan Aplikasi SIDANIRA

10 April 2020
Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

3 July 2022

Karhutla dan Kualitas Udara Berbahaya, Jadwal TKA dan Asesmen Nasional di Kalteng Ditunda

0
Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

0
5 Jurusan Kuliah dengan Gaji Tertinggi

5 Jurusan Kuliah dengan Gaji Tertinggi

0

Karhutla dan Kualitas Udara Berbahaya, Jadwal TKA dan Asesmen Nasional di Kalteng Ditunda

25 October 2026

Guru Honorer Mengabdi 5 Tahun Berpeluang Dapat Afirmasi CPNS 2027? Ini Penjelasan DPR

25 October 2026
7 Etika Siswa Menghubungi Guru Lewat WhatsApp, Jangan Asal Kirim Pesan!

7 Etika Siswa Menghubungi Guru Lewat WhatsApp, Jangan Asal Kirim Pesan!

25 October 2026
idsch.id

Copyright © 2020 idsch.id.

Navigasi Situs

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Siswa
    • Rumah Belajar
    • Ujian Nasional
    • Bank Soal
    • Beasiswa
  • Sekolah
    • Dana BOS
    • PPDB
    • Dapodik
    • Direktori
  • Orang Tua
    • Parenting
    • Info Lomba
  • Guru
    • Administrasi
    • Sertifikasi
    • Bahan Ajar
    • Lowongan

Copyright © 2020 idsch.id.

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In