Tangerang, Banten — Menjelang MPLS perdana Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) pada 10 Agustus 2026, Mendikdasmen Abdul Mu’ti memberikan pembekalan kepada kepala sekolah dan Tenaga Pendamping Pembelajaran (TPP) SNT di Kabupaten Tangerang.
Abdul Mu’ti menegaskan bahwa kepala sekolah dan TPP memiliki peran penting dalam membangun sekolah yang aman, menyenangkan, bermutu, dan mendorong potensi setiap murid. Ia juga mengingatkan para pendidik untuk terus belajar dan meningkatkan kapasitas diri.
Sekitar 8.000 kepala sekolah mengikuti proses seleksi berlapis untuk memimpin SNT. Sementara TPP dipilih oleh LPTK dari sekitar 60.000 lulusan PPG yang memenuhi persyaratan.
Selama pembekalan, kepala sekolah dan TPP juga mempersiapkan kesiapan ruang kelas, laboratorium, serta fasilitas pembelajaran di masing-masing SNT.
Dirjen PAUD Dikdas PNFI Gogot Suharwoto berharap SNT dapat menjadi pusat keunggulan pendidikan dan katalisator pemerataan mutu, sekaligus menjadi model penerapan STEMS, Pembelajaran Mendalam, dan Digitalisasi Pembelajaran.
Pelaksanaan MPLS pada 10 Agustus akan menjadi langkah awal bagi kepala sekolah dan TPP dalam membangun budaya belajar serta menciptakan pengalaman positif bagi murid di SNT




