DKI Jakarta mencatatkan capaian dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 dengan meraih predikat juara umum. Kontingen ibu kota mengumpulkan total 82 medali, terdiri dari 21 emas, 26 perak, dan 35 perunggu.
OSN Jenjang Pendidikan Menengah 2026 berlangsung di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jawa Timur, dan resmi ditutup oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti pada Sabtu, 19 September 2026.
DKI Jakarta Unggul dengan 21 Medali Emas
Dari total 82 medali yang diperoleh, 21 merupakan medali emas, 26 perak, dan 35 perunggu. Capaian tersebut menempatkan DKI Jakarta sebagai provinsi dengan perolehan medali terbanyak dalam OSN 2026.
Di bawah DKI Jakarta, sejumlah provinsi juga mencatatkan perolehan medali dalam jumlah besar. Jawa Timur mengumpulkan 56 medali, Jawa Tengah 46 medali, Banten 40 medali, dan Jawa Barat 37 medali berdasarkan daftar perolehan OSN 2026 yang dipublikasikan.
566 Finalis Ikuti OSN 2026
OSN Pendidikan Menengah 2026 diikuti 566 finalis yang berkompetisi dalam sembilan bidang sains. Bidang tersebut meliputi astronomi, biologi, ekonomi, fisika, geografi, informatika, kebumian, kimia, dan matematika.
Dari seluruh finalis, sebanyak 45 peserta berhasil meraih emas, 90 peserta memperoleh perak, dan 135 peserta mendapatkan perunggu.
Selain kompetisi utama, OSN tahun ini juga menghadirkan Eksibisi Kompetisi Kecerdasan Artifisial (EKKA). Pada ajang tersebut, dua peserta meraih emas, empat perak, dan enam perunggu.
OSN Bukan Sekadar Mengejar Medali
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa OSN tidak hanya ditujukan untuk menentukan pemenang. Kompetisi tersebut juga menjadi bagian dari proses menemukan, membimbing, dan mengembangkan potensi akademik siswa Indonesia.
Para peserta yang berhasil mencapai tingkat nasional dinilai telah melewati rangkaian seleksi dan memiliki potensi untuk terus dikembangkan sebagai talenta di bidang sains.
Mu’ti juga mendorong para peserta untuk terus belajar dan mengembangkan diri agar dapat menjadi ilmuwan Indonesia yang menguasai sains dan teknologi sekaligus memiliki karakter dan integritas.
Peraih Medali Mendapat Uang Pembinaan
Selain mendapatkan medali, peserta yang berprestasi di OSN 2026 memperoleh uang pembinaan. Untuk jenjang pendidikan menengah, peraih emas mendapatkan Rp25 juta, perak Rp20 juta, dan perunggu Rp15 juta.
Para peraih medali juga berkesempatan mengikuti program pembinaan talenta serta proses seleksi untuk kompetisi sains internasional. Program lanjutan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mengembangkan prestasi siswa secara berkelanjutan.
Daftar Perolehan Medali Sejumlah Provinsi
Berikut beberapa provinsi dengan perolehan medali OSN 2026:
| Provinsi | Emas | Perak | Perunggu | Total |
|---|---|---|---|---|
| DKI Jakarta | 21 | 26 | 35 | 82 |
| Jawa Timur | 6 | 22 | 28 | 56 |
| Jawa Tengah | 7 | 16 | 23 | 46 |
| Banten | 14 | 12 | 14 | 40 |
| Jawa Barat | 8 | 13 | 16 | 37 |
| DI Yogyakarta | 4 | 11 | 14 | 29 |
| Riau | 3 | 8 | 10 | 21 |
| Sumatera Selatan | 1 | 10 | 11 | 22 |
Data tersebut menunjukkan capaian medali dari berbagai daerah dalam OSN 2026, dengan DKI Jakarta mencatat total 82 medali.
Capaian DKI Jakarta menjadi bagian dari hasil OSN 2026 yang sekaligus memberikan kesempatan bagi peserta berprestasi untuk melanjutkan pembinaan menuju berbagai kompetisi sains tingkat internasional.








