idsch.id
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Saturday, 19 September 2026
  • Beranda
  • Berita

    SMA Taruna Nusantara Buka Jalur Undangan Prestasi 2027, Tanpa Seleksi Akademik

    Mau Kuliah Kedokteran di UAJY? Cek Syarat Masuk dan Biaya Kuliahnya

    Siswa Terduga Pelaku Bullying Dikeluarkan, Kasus Penabur Intercultural School Disorot

    Siswa Terduga Pelaku Bullying di Penabur Dikeluarkan, Pengawalan Tentara Jadi Sorotan

    Bukan Selalu Gugup, Ini 6 Ciri Orang yang Terampil Menyembunyikan Kebohongan

  • Siswa
    • All
    • Bank Soal
    • Beasiswa
    • BSE Siswa
    • KIP Kuliah
    • Rumah Belajar

    Siswa Terduga Pelaku Bullying di Penabur Dikeluarkan, Pengawalan Tentara Jadi Sorotan

    anen Raya di SDN Cengkareng Barat 13, Siswa Belajar dari Kebun hingga Kolam Ikan

    Ada 36 Titik Lokasi SKD Sekolah Kedinasan 2026, Ini Daftar dan Nilai Ambang Batasnya

    Ibas Dorong Mahasiswa KIP Kuliah Jadi Inovator di Bidang Energi, Pangan, dan Teknologi

  • Orang Tua
    • All
    • Info Lomba
    • KJMU
    • KJP Plus
    • Parenting

    Ayah Bilang Tidak, Nenek Bilang Boleh, Anak Harus Ikut Siapa? Ini 5 Tipsnya

    Hati-Hati! Kompetisi Tidak Selalu Baik untuk Anak Usia Dini

    6 Manfaat Anak Ikut Lomba dan Tips agar Tetap Percaya Diri

    7 Prinsip Parenting untuk Membentuk Karakter Positif pada Anak

  • Guru
    • All
    • Administrasi
    • Bahan Ajar
    • BSE Guru
    • CPNS
    • Diklat
    • Lowongan
    • Pelatihan
    • Sertifikasi

    Rekrutmen Guru SILN dan CLC 2026 Dibuka, Ada 174 Formasi di Luar Negeri

    172 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Akan Ikut Tes, Lulus Bisa Jadi Penuh Waktu

    216 Guru Matematika Subang Ikuti Pelatihan GASING, Dedi Mulyadi Dorong Pembelajaran Lebih Menyenangkan

    Neraca Pendidikan Daerah 2025 Resmi Dirilis, Masyarakat Bisa Cek Data Pendidikan Indonesia

  • Sekolah
    • All
    • Akreditasi
    • Dana BOS
    • Dapodik
    • Direktori
    • Info Terkini
    • PPDB
    • Ujian Nasional

    Siswa Terduga Pelaku Bullying di Penabur Dikeluarkan, Pengawalan Tentara Jadi Sorotan

    35 Mahasiswa Baru IPB dari Keluarga Kurang Mampu Terima Beasiswa Pendidikan Tinggi McD

    237 Siswa SD/MI se-Solo Raya Ramaikan PK Competition 2026

    Delegasi Tanzania Pelajari Praktik Baik PAUD Indonesia, Kerja Sama Pendidikan Selatan-Selatan Diperkuat

  • Dikti
    • All
    • Ebook
    • Panduan
    • Pengumuman
    • SNMPTN

    Mendikti Brian Yuliarto Kenang Masa Kuliah, Pernah Dapat Beasiswa Rp300 Ribu per Semester

    5 Tahap TKA SMA/SMK 2026, Simulasi hingga Ujian Susulan

    PNBP Sekolah Kedinasan 2026 Bisa Rp0 untuk Peserta Kurang Mampu, Ini Syaratnya

  • Tutorial
    • All
    • Media Belajar
    • Tips-trik

    Dongeng Jadi Metode Belajar Efektif untuk Anak Usia Dini, Tanamkan Empati dan Kebiasaan Hidup Sehat

    Viral! Kumpulan Soal OSN 2026 Lengkap, Gratis Download untuk Persiapan Olimpiade

    Cara Cek Daycare Aman dari Respons Anak

    Kenapa Sudah Hafal Vocabulary Tapi Masih Lupa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • Artikel
    • All
    • Cerita Rakyat
    • Inspiratif
    • Tahukah Kamu
    • Tekno

    Pahami Arti Garis Marka di Jalan Tol, Jangan Salah Saat Berpindah Lajur

    Reza Arap Bantu 27 Sekolah di NTT Pakai Uang Pribadi, Ada SD hingga SMA

    Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027 Resmi Ditetapkan, Total 26 Hari

    Catat! 25 Maret 2027 Cuti Bersama, Ada Long Weekend hingga Paskah

No Result
View All Result
Advertisement
  • Beranda
  • Berita

    SMA Taruna Nusantara Buka Jalur Undangan Prestasi 2027, Tanpa Seleksi Akademik

    Mau Kuliah Kedokteran di UAJY? Cek Syarat Masuk dan Biaya Kuliahnya

    Siswa Terduga Pelaku Bullying Dikeluarkan, Kasus Penabur Intercultural School Disorot

    Siswa Terduga Pelaku Bullying di Penabur Dikeluarkan, Pengawalan Tentara Jadi Sorotan

    Bukan Selalu Gugup, Ini 6 Ciri Orang yang Terampil Menyembunyikan Kebohongan

  • Siswa
    • All
    • Bank Soal
    • Beasiswa
    • BSE Siswa
    • KIP Kuliah
    • Rumah Belajar

    Siswa Terduga Pelaku Bullying di Penabur Dikeluarkan, Pengawalan Tentara Jadi Sorotan

    anen Raya di SDN Cengkareng Barat 13, Siswa Belajar dari Kebun hingga Kolam Ikan

    Ada 36 Titik Lokasi SKD Sekolah Kedinasan 2026, Ini Daftar dan Nilai Ambang Batasnya

    Ibas Dorong Mahasiswa KIP Kuliah Jadi Inovator di Bidang Energi, Pangan, dan Teknologi

  • Orang Tua
    • All
    • Info Lomba
    • KJMU
    • KJP Plus
    • Parenting

    Ayah Bilang Tidak, Nenek Bilang Boleh, Anak Harus Ikut Siapa? Ini 5 Tipsnya

    Hati-Hati! Kompetisi Tidak Selalu Baik untuk Anak Usia Dini

    6 Manfaat Anak Ikut Lomba dan Tips agar Tetap Percaya Diri

    7 Prinsip Parenting untuk Membentuk Karakter Positif pada Anak

  • Guru
    • All
    • Administrasi
    • Bahan Ajar
    • BSE Guru
    • CPNS
    • Diklat
    • Lowongan
    • Pelatihan
    • Sertifikasi

    Rekrutmen Guru SILN dan CLC 2026 Dibuka, Ada 174 Formasi di Luar Negeri

    172 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Akan Ikut Tes, Lulus Bisa Jadi Penuh Waktu

    216 Guru Matematika Subang Ikuti Pelatihan GASING, Dedi Mulyadi Dorong Pembelajaran Lebih Menyenangkan

    Neraca Pendidikan Daerah 2025 Resmi Dirilis, Masyarakat Bisa Cek Data Pendidikan Indonesia

  • Sekolah
    • All
    • Akreditasi
    • Dana BOS
    • Dapodik
    • Direktori
    • Info Terkini
    • PPDB
    • Ujian Nasional

    Siswa Terduga Pelaku Bullying di Penabur Dikeluarkan, Pengawalan Tentara Jadi Sorotan

    35 Mahasiswa Baru IPB dari Keluarga Kurang Mampu Terima Beasiswa Pendidikan Tinggi McD

    237 Siswa SD/MI se-Solo Raya Ramaikan PK Competition 2026

    Delegasi Tanzania Pelajari Praktik Baik PAUD Indonesia, Kerja Sama Pendidikan Selatan-Selatan Diperkuat

  • Dikti
    • All
    • Ebook
    • Panduan
    • Pengumuman
    • SNMPTN

    Mendikti Brian Yuliarto Kenang Masa Kuliah, Pernah Dapat Beasiswa Rp300 Ribu per Semester

    5 Tahap TKA SMA/SMK 2026, Simulasi hingga Ujian Susulan

    PNBP Sekolah Kedinasan 2026 Bisa Rp0 untuk Peserta Kurang Mampu, Ini Syaratnya

  • Tutorial
    • All
    • Media Belajar
    • Tips-trik

    Dongeng Jadi Metode Belajar Efektif untuk Anak Usia Dini, Tanamkan Empati dan Kebiasaan Hidup Sehat

    Viral! Kumpulan Soal OSN 2026 Lengkap, Gratis Download untuk Persiapan Olimpiade

    Cara Cek Daycare Aman dari Respons Anak

    Kenapa Sudah Hafal Vocabulary Tapi Masih Lupa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • Artikel
    • All
    • Cerita Rakyat
    • Inspiratif
    • Tahukah Kamu
    • Tekno

    Pahami Arti Garis Marka di Jalan Tol, Jangan Salah Saat Berpindah Lajur

    Reza Arap Bantu 27 Sekolah di NTT Pakai Uang Pribadi, Ada SD hingga SMA

    Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027 Resmi Ditetapkan, Total 26 Hari

    Catat! 25 Maret 2027 Cuti Bersama, Ada Long Weekend hingga Paskah

No Result
View All Result
idsch.id
No Result
View All Result
Home Artikel

Peran Orang Tua dalam Pendampingan Remaja

10 April 2020
in Artikel
3 min read
398
0
Peran Orang Tua dalam Pendampingan Remaja
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Mengenal anak sejak dini menjadi sesuatu yang penting dalam proses mendidik anak. Dekat dengannya adalah salah satu syarat untuk mereka bisa terbuka kepada kita, bercerita tentang apa yang mereka alami dan rasakan tanpa adanya rasa segan kepada kita sebagai orang tua.

Tak jarang anak usia remaja menjaga jarak terutama privasinya tentang aktifitas sehari-hari yang mereka anggap penting, namun justru berdampak besar bagi masa depan mereka.

Menjelang masa remaja awal (13-16 tahun), anak-anak akan mengalami kondisi di mana kehidupan terasa bebas, rasa penasaran yang tinggi terhadap hal-hal yang baru, meningkatnya fungsi seksualitas dan dorongan emosi yang tidak stabil. Terhadap hal tersebut, peran orang tua menjadi sangat penting terutama sebagai agent of control bagi perilaku mereka.

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh orang tua untuk menyikapi anak yang menjelang masa remaja awal, yaitu:

Menjalin Komunikasi Dua Arah

Sebagai orang tua, kita tidak selamanya tahu apa yang anak inginkan dan lakukan pada pergaulannya. Apalagi sebagai remaja awal yang memiliki banyak keinginan. Namun, kita tidak perlu khawatir tentang hal tersebut, menjalin komunikasi dua arah adalah solusi terbaik untuk mengetahui sebagian besar hal tentang mereka.

Berilah kesempatan mereka untuk bercerita dan mencurahkan isi hatinya, karena remaja cenderung suka bercerita dibanding mendengarkan. Setelah mereka bercerita, kita sebagai pendengar bisa sedikit demi sedikit memberikan masukan dengan nada bercerita pula. Hal itu agar mereka tidak merasa seperti dihakimi atau dinasehati.

Bekerjasama dengan Guru

Bagi orang tua yang mempunyai sedikit waktu untuk bisa berkomunikasi intensif dengan anak, guru di sekolah bisa menjadi solusi. Artinya orang tua bisa memberikan otoritas kepada sekolah untuk bisa mendidik dan mengarahkan anaknya dengan kesepakatan tertentu. Dengan adanya kesepakatan antara orang tua dan guru, maka pihak sekolah atau guru akan lebih leluasa untuk mengatur dan mengontrol perilaku si anak remaja.

Menghilangkan Persepsi “Pacaran adalah Penyemangat Belajar”

Maraknya perilaku pacaran berlebihan di kalangan pelajar seringkali karena alasan, “pacaran adalah penyemangat belajar”. Sebenarnya itu suatu pembohongan publik, karena tidak ada sejarah yang mengatakan pelajar sukses berkat pacaran di sekolah, mungkin yang relevan adalah “pelajar stress berkat pacaran di sekolah”.

Mengapa demikian? Pacaran di sekolah bukannya membuat semangat si anak, justru akan membuat mereka tidak fokus pada pelajaran karena terlalu memikirkan si pacar. Apalagi jika keduanya pada suatu saat memutuskan hubungan, semua bisa jadi berantakan.

Memperkenalkan Anak pada Ajaran, Norma dan Nilai Agama

Memperkenalkan norma dan nilai agama bisa menjadi hal penting dalam membentengi remaja dari pergaulan yang melampaui batas. Sebab dalam agama, ada batasan-batasan yang mengatur bagaimana etika bergaul dan bersosialisasi dengan orang lain, terutama lawan jenis.

Memperkenalkan anak pada ajaran agama dapat memberikan kesibukan positif bagi mereka seperti rajin berdoa dan berorganisasi sosial keagamaan. Sedangkan memperkenalkan mereka pada norma dan nilai agama dapat membatasi mereka dalam berperilaku.

Mengawasi Mereka dalam Penggunaan Gadget dan Televisi

Maraknya cara televisi yang tidak mendidik menjadi tantangan besar bagi orang tua. Ditambah lagi dengan kemudahan akses dunia maya yang memberikan peluang besar bagi para remaja untuk melakukan hal positf maupun sudah tidak mungkin lagi bagi remaja yang mempunyai alat komunikasi canggih (smartphone) untuk tidak melihat konten dewasa yang seharusnya bukan konsumsi mereka.

Bahkan tanpa harus dicari, tawaran-tawaran konten dewasa sudah banyak bertebaran. Hal tersebut menjadi kewajiban tambahan orang tua untuk selalu bisa memberikan pengawasan bagi anak remaja mereka. Orang tua juga dihimbau untuk selalu mengecek penggunaan media sosial anak remaja nya.

Dengan hal-hal tersebut diatas, diharapkan orang tua akan lebih bisa mengarahkan anak remaja mereka. Remaja-remaja saat ini adalah calon pemimpin masa depan bangsa kita. Maka sudah menjadi tugas kita bersama untuk bisa membekali mereka dengan hal-hal positif dan pendampingan yang cukup, seiring arus globalisasi yang memudahkan segala hal untuk dilakukan.

Tags: parentingremaja
idsch.id

Copyright © 2020 idsch.id.

Navigasi Situs

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Siswa
    • Rumah Belajar
    • Ujian Nasional
    • Bank Soal
    • Beasiswa
  • Sekolah
    • Dana BOS
    • PPDB
    • Dapodik
    • Direktori
  • Orang Tua
    • Parenting
    • Info Lomba
  • Guru
    • Administrasi
    • Sertifikasi
    • Bahan Ajar
    • Lowongan

Copyright © 2020 idsch.id.

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In