Lembaga pemeringkatan pendidikan tinggi dunia, Quacquarelli Symonds (QS), resmi merilis QS World University Rankings: Asia 2027 pada 3 November 2026.
Pemeringkatan ini mencakup 1.722 perguruan tinggi dari 26 sistem pendidikan di kawasan Asia. Hasilnya menunjukkan persaingan universitas Indonesia dan Malaysia semakin menarik untuk diperhatikan.
Indonesia berhasil memasukkan 116 universitas dalam daftar pemeringkatan, sedangkan Malaysia memiliki 55 universitas.
Namun, jika dilihat dari jumlah kampus yang masuk 100 besar Asia, Malaysia memiliki 11 universitas. Sementara itu, Indonesia memiliki lima universitas dalam kelompok tersebut. QS+2
1. Universitas Terbaik Indonesia Versi QS AUR 2027
Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil menempati posisi pertama sebagai universitas terbaik di Indonesia versi QS Asia University Rankings 2027.
Berikut 10 universitas Indonesia dengan peringkat tertinggi:
| No. | Universitas | Peringkat Asia |
|---|---|---|
| 1 | Universitas Gadjah Mada | 53 |
| 2 | Universitas Airlangga | 55 |
| 3 | Universitas Indonesia | 56 |
| 4 | Institut Teknologi Bandung | 67 |
| 5 | IPB University | 100 |
| 6 | Universitas Padjadjaran | 101 |
| 7 | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 105 |
| 8 | Universitas Diponegoro | 116 |
| 9 | Universitas Brawijaya | 119 |
| 10 | Universitas Sebelas Maret | 158 |
UGM berhasil menjadi kampus terbaik di Indonesia untuk pertama kalinya sejak 2021 dalam pemeringkatan QS Asia. Universitas Airlangga berada di posisi kedua nasional, disusul Universitas Indonesia. medcom.id+1
2. Universitas Terbaik Malaysia Versi QS AUR 2027
Malaysia memiliki sejumlah universitas yang berhasil menembus jajaran 100 besar Asia. Universiti Malaya menjadi kampus dengan peringkat tertinggi di negara tersebut.
Berikut daftar 10 universitas Malaysia dengan peringkat tertinggi:
| No. | Universitas | Peringkat Asia |
|---|---|---|
| 1 | Universiti Malaya (UM) | 17 |
| 2 | Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) | 20 |
| 3 | Universiti Putra Malaysia (UPM) | 24 |
| 4 | Universiti Teknologi Malaysia (UTM) | 25 |
| 5 | Universiti Sains Malaysia (USM) | 27 |
| 6 | Taylor’s University | 32 |
| 7 | UCSI University | 36 |
| 8 | Sunway University | 47 |
| 9 | Universiti Malaysia Terengganu | 150 besar |
| 10 | Universiti Malaysia Sabah | 200 besar |
Malaysia juga mencatatkan peningkatan jumlah universitas yang masuk 100 besar Asia. Universiti Kebangsaan Malaysia untuk pertama kalinya berhasil menembus 20 besar. The Star+1
3. Perbandingan Universitas Indonesia dan Malaysia
Berikut gambaran perbandingan kedua negara berdasarkan hasil QS AUR 2027.
Indonesia vs Malaysia
Indonesia
116
Universitas masuk pemeringkatan
5
Kampus di 100 besar Asia
53
Peringkat terbaik: UGM
Malaysia
55
Universitas masuk pemeringkatan
11
Kampus di 100 besar Asia
17
Peringkat terbaik: Universiti Malaya
Sumber: QS Asia University Rankings 2027 dan laporan hasil pemeringkatan nasional.
Dari data tersebut, Indonesia memiliki jumlah universitas yang lebih banyak dalam daftar keseluruhan. Namun, Malaysia memiliki lebih banyak kampus yang berhasil menembus 100 besar Asia.
4. Mengapa Peringkat Universitas Bisa Berbeda?
QS menggunakan sejumlah indikator untuk menilai kualitas dan kinerja perguruan tinggi.
Beberapa indikator yang diperhitungkan meliputi:
- Reputasi akademik.
- Reputasi lulusan di kalangan pemberi kerja.
- Rasio dosen dan mahasiswa.
- Jumlah sitasi penelitian.
- Jaringan penelitian internasional.
- Persentase dosen dan mahasiswa internasional.
- Jumlah staf dengan kualifikasi doktor.
- Pertukaran mahasiswa internasional.
Penilaian tersebut menunjukkan bahwa pemeringkatan universitas tidak hanya bergantung pada kualitas pembelajaran, tetapi juga produktivitas riset, reputasi, dan kerja sama internasional. QS+1
5. Kesimpulan QS AUR 2027
Hasil QS Asia University Rankings 2027 memperlihatkan bahwa Indonesia memiliki keterwakilan universitas yang lebih besar dibandingkan Malaysia. Namun, Malaysia memiliki lebih banyak perguruan tinggi dalam kelompok 100 besar Asia.
Di Indonesia, UGM berhasil menggeser posisi kampus lain sebagai universitas dengan peringkat tertinggi nasional. Sementara di Malaysia, Universiti Malaya masih mempertahankan posisinya sebagai universitas terbaik negara tersebut.
Hasil pemeringkatan ini dapat menjadi bahan evaluasi bagi perguruan tinggi Indonesia untuk meningkatkan kualitas penelitian, reputasi akademik, internasionalisasi, dan daya saing pendidikan tinggi di tingkat Asia.








