Tapanuli Tengah, Sumatera Utara — Siswa dan guru SMP Insani Sorkam kembali menjalani kegiatan belajar setelah sekolah mereka rusak parah akibat banjir pada November 2025. Bangunan sekolah dan berbagai fasilitas pembelajaran, termasuk dua Interactive Flat Panel (IFP), sebelumnya rusak terendam banjir.
Kini, proses belajar mengajar berlangsung di ruang kelas darurat yang telah dilengkapi meja, kursi, dan papan tulis. Sekolah juga menyediakan angkutan dan becak untuk membantu antar-jemput siswa yang rumahnya tersebar pascabencana.
Kegiatan belajar dimulai pukul 07.15 hingga 11.30 WIB. Meski kondisi ruang darurat terkadang terasa panas, para siswa tetap antusias mengikuti pembelajaran. Mereka juga menyambut baik program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diberikan setiap pukul 11.30 WIB.
Wamendikdasmen Atip Latipulhayat menegaskan bahwa kondisi darurat tidak boleh menghentikan pendidikan. Guru diminta menyesuaikan pembelajaran dengan situasi yang ada, tetapi tetap menjaga tujuan utama untuk menghadirkan pendidikan bermutu bagi siswa.
Pemerintah dan berbagai pihak berharap pemulihan fasilitas sekolah dapat terus dilakukan agar siswa SMP Insani Sorkam nantinya dapat kembali belajar di lingkungan yang lebih aman dan nyaman.









