Jakarta — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyiapkan anggaran sebesar Rp61,1 triliun untuk tahun anggaran 2027. Hal tersebut disampaikan Wamendikdasmen Atip Latipulhayat dalam konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan 2027 pada Jumat (14/8/2026).
Anggaran tersebut akan diarahkan untuk memperkuat kualitas dan pemerataan pendidikan. Salah satu prioritasnya adalah Revitalisasi Satuan Pendidikan guna meningkatkan kualitas sarana dan prasarana sekolah.
Kemendikdasmen juga mendorong perluasan akses pendidikan melalui inisiatif menuju wajib belajar pada jenjang pendidikan dasar tanpa memungut biaya, sekaligus memberikan bantuan perlengkapan sekolah dan mengembangkan Sekolah Nasional Terintegrasi.
Selain itu, pemerintah akan memperkuat digitalisasi pembelajaran, kesejahteraan guru, Program Indonesia Pintar (PIP), serta peningkatan dan penjaminan mutu pendidikan. Dari total anggaran tersebut, sekitar Rp55,51 triliun dialokasikan untuk program kerja prioritas nasional.
Anggaran tersebut diharapkan mampu memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas layanan bagi peserta didik dan pendidik di seluruh Indonesia.









