idsch.id
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Saturday, 31 October 2026
  • Beranda
  • Berita

    172 Ribu Guru Non-ASN Bisa Daftar CPNS 2027, Ini Syarat Pendidikan dan Batas Usianya

    Kemendikdasmen Gelar Survei Kepuasan 2026 di 38 Provinsi, Ini Sasaran dan Tujuannya

    Kemendikdasmen Luncurkan Bulan Guru Nasional 2026, Ini Tema dan Rangkaian Kegiatannya

    Kemendikdasmen Dukung Pengembangan Loka MBG, Sistem Belanja SPPG Adopsi SIPLah

    Kemendikdasmen Tekankan Literasi Media, Anak Perlu Belajar Berpikir Kritis dan Bijak di Ruang Digital

  • Siswa
    • All
    • Bank Soal
    • Beasiswa
    • BSE Siswa
    • KIP Kuliah
    • Rumah Belajar

    Beasiswa Garuda 2027 Segera Dibuka, IQ Minimal 120 Jadi Salah Satu Syarat Utama

    20 Siswa dan Alumni SMK Indonesia Raih 9 Penghargaan di WorldSkills Shanghai 2026

    Siswa Terduga Pelaku Bullying di Penabur Dikeluarkan, Pengawalan Tentara Jadi Sorotan

    anen Raya di SDN Cengkareng Barat 13, Siswa Belajar dari Kebun hingga Kolam Ikan

  • Orang Tua
    • All
    • Info Lomba
    • KJMU
    • KJP Plus
    • Parenting

    Pola Asuh yang Tepat Hadapi Gen Alpha, Dosen UMM Sarankan Orang Tua Terapkan Komunikasi Terbuka

    Hati-Hati! Psikolog Ungkap Pola Asuh yang Kurang Baik untuk Perkembangan Mental Anak

    Syarat IP KJMU Tahap II 2026, Ini Minimal Nilai untuk Mahasiswa PTN dan PTS

    KJP Plus Tahap II 2026 Gelombang I Cair, Ini Besaran Dana dan Ketentuannya

  • Guru
    • All
    • Administrasi
    • Bahan Ajar
    • BSE Guru
    • CPNS
    • Diklat
    • Lowongan
    • Pelatihan
    • Sertifikasi

    Kemendikdasmen Luncurkan Bulan Guru Nasional 2026, Ini Tema dan Rangkaian Kegiatannya

    Kemendikdasmen Raih Penghargaan Transformasi Pendidikan Inklusif dan Berkelanjutan di Nusantara Awards 2026

    Seleksi CPNS Guru 2027: Batas Usia, Prioritas Sertifikat Pendidik, dan Peluang Guru Honorer

    LPDP Fasilitasi Beasiswa Dokter Spesialis 2026, Dukung Pemerataan Tenaga Medis

  • Sekolah
    • All
    • Akreditasi
    • Dana BOS
    • Dapodik
    • Direktori
    • Info Terkini
    • PPDB
    • Ujian Nasional

    Dari Bangku SMK ke Dunia Kerja Global, 3 Kisah Lulusan yang Siap Berkarier di Luar Negeri

    10 Prodi PTN Vokasi Paling Diminati di SNBP 2026, Bisa Jadi Acuan Kuliah 2027

    3 Pelanggaran TKA 2026 yang Sering Tak Disadari Siswa, Apa Saja?

    Penerimaan Murid SMA Unggul Garuda 2027 Makin Dekat, Simak Persiapannya

  • Dikti
    • All
    • Ebook
    • Panduan
    • Pengumuman
    • SNMPTN

    Pelatihan Teknis Guru Pamong dan Dosen PPG Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftar

    Pendataan KJMU Tahap II 2026 Dibuka, Pendaftaran Berlangsung hingga 6 Oktober

    Pengumuman PPG Calon Guru 2026: Hasil Wawancara Sudah Bisa Dicek di SIMPKB

  • Tutorial
    • All
    • Media Belajar
    • Tips-trik

    Dongeng Jadi Metode Belajar Efektif untuk Anak Usia Dini, Tanamkan Empati dan Kebiasaan Hidup Sehat

    Viral! Kumpulan Soal OSN 2026 Lengkap, Gratis Download untuk Persiapan Olimpiade

    Cara Cek Daycare Aman dari Respons Anak

    Kenapa Sudah Hafal Vocabulary Tapi Masih Lupa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • Artikel
    • All
    • Cerita Rakyat
    • Inspiratif
    • Tahukah Kamu
    • Tekno

    Sudah Punah 450 Juta Tahun Lalu, Ikan Purba Sacabambaspis Viral karena Bentuknya Aneh

    Dulu Dikira T-Rex Muda, Fosil Dinosaurus Nanotyrannus Jodi Laku Dilelang Rp 792 Miliar

    Kemendikdasmen Perkuat 4 Pilar Infrastruktur Pendidikan, Ini Penjelasan Abdul Mu’ti

    Kemendikdasmen Perkuat 4 Pilar Infrastruktur Pendidikan, Ini Penjelasan Abdul Mu’ti

    UNSA Wisuda 630 Lulusan di Usia ke-28 Tahun, Rektor Dorong Alumni Ciptakan Lapangan Kerja

No Result
View All Result
Advertisement
  • Beranda
  • Berita

    172 Ribu Guru Non-ASN Bisa Daftar CPNS 2027, Ini Syarat Pendidikan dan Batas Usianya

    Kemendikdasmen Gelar Survei Kepuasan 2026 di 38 Provinsi, Ini Sasaran dan Tujuannya

    Kemendikdasmen Luncurkan Bulan Guru Nasional 2026, Ini Tema dan Rangkaian Kegiatannya

    Kemendikdasmen Dukung Pengembangan Loka MBG, Sistem Belanja SPPG Adopsi SIPLah

    Kemendikdasmen Tekankan Literasi Media, Anak Perlu Belajar Berpikir Kritis dan Bijak di Ruang Digital

  • Siswa
    • All
    • Bank Soal
    • Beasiswa
    • BSE Siswa
    • KIP Kuliah
    • Rumah Belajar

    Beasiswa Garuda 2027 Segera Dibuka, IQ Minimal 120 Jadi Salah Satu Syarat Utama

    20 Siswa dan Alumni SMK Indonesia Raih 9 Penghargaan di WorldSkills Shanghai 2026

    Siswa Terduga Pelaku Bullying di Penabur Dikeluarkan, Pengawalan Tentara Jadi Sorotan

    anen Raya di SDN Cengkareng Barat 13, Siswa Belajar dari Kebun hingga Kolam Ikan

  • Orang Tua
    • All
    • Info Lomba
    • KJMU
    • KJP Plus
    • Parenting

    Pola Asuh yang Tepat Hadapi Gen Alpha, Dosen UMM Sarankan Orang Tua Terapkan Komunikasi Terbuka

    Hati-Hati! Psikolog Ungkap Pola Asuh yang Kurang Baik untuk Perkembangan Mental Anak

    Syarat IP KJMU Tahap II 2026, Ini Minimal Nilai untuk Mahasiswa PTN dan PTS

    KJP Plus Tahap II 2026 Gelombang I Cair, Ini Besaran Dana dan Ketentuannya

  • Guru
    • All
    • Administrasi
    • Bahan Ajar
    • BSE Guru
    • CPNS
    • Diklat
    • Lowongan
    • Pelatihan
    • Sertifikasi

    Kemendikdasmen Luncurkan Bulan Guru Nasional 2026, Ini Tema dan Rangkaian Kegiatannya

    Kemendikdasmen Raih Penghargaan Transformasi Pendidikan Inklusif dan Berkelanjutan di Nusantara Awards 2026

    Seleksi CPNS Guru 2027: Batas Usia, Prioritas Sertifikat Pendidik, dan Peluang Guru Honorer

    LPDP Fasilitasi Beasiswa Dokter Spesialis 2026, Dukung Pemerataan Tenaga Medis

  • Sekolah
    • All
    • Akreditasi
    • Dana BOS
    • Dapodik
    • Direktori
    • Info Terkini
    • PPDB
    • Ujian Nasional

    Dari Bangku SMK ke Dunia Kerja Global, 3 Kisah Lulusan yang Siap Berkarier di Luar Negeri

    10 Prodi PTN Vokasi Paling Diminati di SNBP 2026, Bisa Jadi Acuan Kuliah 2027

    3 Pelanggaran TKA 2026 yang Sering Tak Disadari Siswa, Apa Saja?

    Penerimaan Murid SMA Unggul Garuda 2027 Makin Dekat, Simak Persiapannya

  • Dikti
    • All
    • Ebook
    • Panduan
    • Pengumuman
    • SNMPTN

    Pelatihan Teknis Guru Pamong dan Dosen PPG Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftar

    Pendataan KJMU Tahap II 2026 Dibuka, Pendaftaran Berlangsung hingga 6 Oktober

    Pengumuman PPG Calon Guru 2026: Hasil Wawancara Sudah Bisa Dicek di SIMPKB

  • Tutorial
    • All
    • Media Belajar
    • Tips-trik

    Dongeng Jadi Metode Belajar Efektif untuk Anak Usia Dini, Tanamkan Empati dan Kebiasaan Hidup Sehat

    Viral! Kumpulan Soal OSN 2026 Lengkap, Gratis Download untuk Persiapan Olimpiade

    Cara Cek Daycare Aman dari Respons Anak

    Kenapa Sudah Hafal Vocabulary Tapi Masih Lupa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • Artikel
    • All
    • Cerita Rakyat
    • Inspiratif
    • Tahukah Kamu
    • Tekno

    Sudah Punah 450 Juta Tahun Lalu, Ikan Purba Sacabambaspis Viral karena Bentuknya Aneh

    Dulu Dikira T-Rex Muda, Fosil Dinosaurus Nanotyrannus Jodi Laku Dilelang Rp 792 Miliar

    Kemendikdasmen Perkuat 4 Pilar Infrastruktur Pendidikan, Ini Penjelasan Abdul Mu’ti

    Kemendikdasmen Perkuat 4 Pilar Infrastruktur Pendidikan, Ini Penjelasan Abdul Mu’ti

    UNSA Wisuda 630 Lulusan di Usia ke-28 Tahun, Rektor Dorong Alumni Ciptakan Lapangan Kerja

No Result
View All Result
idsch.id
No Result
View All Result
Home Berita

Fosil Hewan Laut Berusia 518 Juta Tahun Ditemukan di China, Ungkap Asal-usul Bintang Laut

31 October 2026
in Berita
5 min read
240
0
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Penemuan fosil hewan laut berusia sekitar 518 juta tahun di Provinsi Yunnan, China bagian barat daya, memberikan petunjuk baru mengenai asal-usul kelompok hewan yang mencakup bintang laut.

Fosil tersebut diberi nama Yujingia glutenotunica. Bentuk tubuhnya yang unik dan memiliki tentakel diduga memberikan gambaran berbeda tentang bagaimana nenek moyang kelompok hewan tersebut mencari makanan pada masa purba.

Penelitian mengenai fosil ini diterbitkan dalam jurnal ilmiah Current Biology pada 16 September 2026. Studi tersebut melibatkan peneliti dari Northwest University di China dan University of Cambridge.

Fosil Berusia 518 Juta Tahun Ditemukan di Yunnan

Fosil Yujingia glutenotunica ditemukan di wilayah barat daya China, tepatnya di Provinsi Yunnan. Kawasan tersebut dikenal memiliki endapan fosil dari periode Kambrium yang mampu mengawetkan organisme bertubuh lunak.

Fosil ini berasal dari masa ledakan Kambrium atau Cambrian Explosion, yaitu periode ketika berbagai kelompok hewan mulai muncul dan berkembang dalam catatan fosil sekitar 540 juta tahun lalu.

Temuan tersebut menjadi penting karena jaringan lunak hewan biasanya mudah membusuk setelah mati. Akibatnya, fosil yang ditemukan umumnya hanya mempertahankan bagian tubuh keras seperti cangkang atau kerangka.

Namun, kondisi geologi di lokasi penemuan memungkinkan sejumlah bagian tubuh lunak Yujingia ikut terawetkan.

Seperti Apa Bentuk Yujingia glutenotunica?

Yujingia glutenotunica memiliki ukuran yang relatif kecil. Panjang fosil yang diteliti berkisar antara 8 hingga 22 milimeter.

Hewan purba ini mempunyai bentuk tubuh memanjang menyerupai botol, dengan bagian bawah yang membulat. Di bagian atas tubuhnya terdapat tentakel yang menyebar.

Bentuknya mengingatkan para peneliti pada vas ritual tradisional China yang disebut yujingping. Kemiripan tersebut kemudian menjadi inspirasi pemberian nama genus Yujingia.

Selain struktur tubuh luar, fosil tersebut juga mempertahankan bagian internal seperti saluran pencernaan dan sejumlah jaringan tubuh lainnya.

Keberadaan struktur tersebut membantu para ilmuwan merekonstruksi bentuk tubuh serta kemungkinan cara hidup hewan purba ini.

Diduga Mencari Makanan Menggunakan Tentakel

Salah satu temuan paling menarik dari penelitian ini adalah dugaan bahwa Yujingia memperoleh makanan menggunakan tentakel.

Struktur tentakelnya diperkirakan membantu menangkap partikel makanan yang terbawa aliran air. Makanan kemudian diarahkan menuju mulut melalui bagian tubuh tertentu.

Temuan ini memberikan gambaran berbeda dari dugaan sebelumnya mengenai nenek moyang kelompok Ambulacraria.

Sebelumnya, sejumlah ilmuwan memperkirakan nenek moyang kelompok tersebut lebih menyerupai cacing yang hidup di dalam liang dasar laut dan memperoleh makanan dengan menyaring air melalui bagian tubuhnya.

Namun, fosil Yujingia menunjukkan kemungkinan bahwa nenek moyang bersama kelompok tersebut justru telah memiliki tentakel untuk mencari makanan.

Menurut Giovanni Mussini, salah satu penulis penelitian dari Departemen Ilmu Bumi University of Cambridge, fosil baru ini menunjukkan bahwa nenek moyang Ambulacraria mungkin makan menggunakan tentakel dan memiliki bentuk yang lebih menyerupai bintang laut beserta kerabatnya.

Apa Hubungan Yujingia dengan Bintang Laut?

Untuk memahami hubungan evolusinya, para peneliti menempatkan Yujingia dalam kelompok Ambulacraria.

Ambulacraria merupakan kelompok hewan deuterostoma yang mencakup dua kelompok utama, yaitu:

  • Echinodermata, kelompok hewan yang mencakup bintang laut, bulu babi, dan lili laut.
  • Hemichordata, kelompok hewan yang mencakup cacing acorn.

Kedua kelompok tersebut memiliki bentuk tubuh yang sangat berbeda. Bintang laut dewasa umumnya mempunyai simetri radial dengan lima bagian, sedangkan cacing acorn memiliki tubuh bilateral yang memanjang.

Fosil Yujingia memberikan petunjuk mengenai kemungkinan bentuk tubuh dan cara makan hewan yang hidup dekat dengan nenek moyang bersama kedua kelompok tersebut.

Meski demikian, para peneliti tidak menyebut Yujingia sebagai nenek moyang langsung bintang laut modern. Fosil ini lebih tepat dipahami sebagai kerabat purba yang membantu menjelaskan tahapan evolusi kelompok tersebut.

Peneliti Menganalisis 505 Karakter Tubuh

Untuk mengetahui posisi Yujingia dalam pohon evolusi, tim peneliti mengumpulkan data dari 505 karakter morfologi atau ciri bentuk dan struktur tubuh.

Data tersebut mencakup 100 kelompok hewan yang masih hidup maupun telah punah.

Selanjutnya, para peneliti menggunakan metode rekonstruksi filogenetik Bayesian untuk memperkirakan hubungan kekerabatan berdasarkan karakter anatomi yang ditemukan.

Hasil analisis menempatkan Yujingia dekat dengan nenek moyang terakhir Ambulacraria.

Temuan ini membantu ilmuwan memahami bagaimana kelompok hewan yang awalnya memiliki struktur tubuh tertentu kemudian berkembang menjadi berbagai bentuk yang berbeda, termasuk bintang laut dan cacing acorn.

Mengapa Penemuan Fosil Ini Penting?

Penemuan Yujingia glutenotunica memberikan tambahan bukti mengenai evolusi hewan laut pada periode Kambrium.

Fosil tersebut membantu para ilmuwan memahami bahwa nenek moyang kelompok bintang laut dan kerabatnya mungkin memiliki tentakel yang digunakan untuk memperoleh makanan.

Penelitian ini juga memberikan petunjuk mengenai bagaimana dua kelompok hewan yang masih berkerabat dapat berkembang dengan bentuk tubuh yang sangat berbeda selama ratusan juta tahun.

Meski begitu, masih banyak pertanyaan yang perlu dijawab. Para peneliti masih harus mempelajari lebih jauh bagaimana struktur tubuh kelompok Ambulacraria berubah hingga menghasilkan keragaman hewan laut yang dikenal saat ini.

Dengan adanya fosil berusia 518 juta tahun ini, ilmuwan memperoleh potongan penting untuk menyusun kembali sejarah evolusi salah satu kelompok hewan laut purba.

Tags: Cambrian ExplosionEvolusi Bintang LautFosil 518 Juta TahunFosil Bintang LautFosil ChinaHewan PurbaPaleontologiUniversity of CambridgeYujingia glutenotunicaZaman Kambrium
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cara Cek Status Penerimaan KJP Terbaru

Cara Cek Status Penerimaan KJP Terbaru

6 January 2021
Panduan Aplikasi SIDANIRA

Panduan Aplikasi SIDANIRA

10 April 2020
Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

3 July 2022

172 Ribu Guru Non-ASN Bisa Daftar CPNS 2027, Ini Syarat Pendidikan dan Batas Usianya

0
Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

0
5 Jurusan Kuliah dengan Gaji Tertinggi

5 Jurusan Kuliah dengan Gaji Tertinggi

0

172 Ribu Guru Non-ASN Bisa Daftar CPNS 2027, Ini Syarat Pendidikan dan Batas Usianya

31 October 2026

Pola Asuh yang Tepat Hadapi Gen Alpha, Dosen UMM Sarankan Orang Tua Terapkan Komunikasi Terbuka

31 October 2026

Kemendikdasmen Gelar Survei Kepuasan 2026 di 38 Provinsi, Ini Sasaran dan Tujuannya

31 October 2026
idsch.id

Copyright © 2020 idsch.id.

Navigasi Situs

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Siswa
    • Rumah Belajar
    • Ujian Nasional
    • Bank Soal
    • Beasiswa
  • Sekolah
    • Dana BOS
    • PPDB
    • Dapodik
    • Direktori
  • Orang Tua
    • Parenting
    • Info Lomba
  • Guru
    • Administrasi
    • Sertifikasi
    • Bahan Ajar
    • Lowongan

Copyright © 2020 idsch.id.

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In