Tangerang, 22 Agustus 2026 — Universitas Multimedia Nusantara (UMN) menyambut ribuan mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027 melalui Sidang Terbuka Senat bertajuk “Navigating Uncertainty: Building Your Path in the Age of AI” pada Jumat (21/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk memahami berbagai perubahan yang terjadi di dunia, khususnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, mahasiswa juga didorong untuk tetap mempertahankan nilai-nilai kemanusiaan.
Ketua Yayasan Multimedia Nusantara (YMN), Ir. Teddy Surianto, mengatakan bergabungnya mahasiswa baru menjadi bagian dari keluarga besar UMN merupakan momentum yang membanggakan.
“Tentu sebagai bagian dari keluarga, kita harus terus menjunjung nilai-nilai yang ditinggalkan oleh para perintis, salah satunya nilai-nilai 5C (Caring, Credible, Competent, Competitive and Customer Delight),” ujar Teddy, dikutip dari siaran pers, Sabtu (22/8/2026).
Mahasiswa Tak Hanya Dituntut Berprestasi
Teddy menekankan bahwa nilai-nilai 5C perlu dibangun mahasiswa selama menjalani pendidikan di UMN. Menurutnya, keberhasilan mahasiswa tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari karakter dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.
Mahasiswa diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang memiliki pengetahuan, kompetensi, sekaligus karakter yang baik dan berbudi pekerti luhur.
“Saya harap para mahasiswa baru nantinya bisa mendapat berbagai pengetahuan baru dan dapat mengembangkan berbagai kemampuan baru. Pesan saya, gunakanlah waktu dan pengalaman kuliah sebaik mungkin, sehingga kalian membawa banyak bekal nantinya,” tutur Teddy.
Rektor UMN: Jangan Takut AI Menggantikan Manusia
Rektor UMN, Dr. Andrey Andoko, mengatakan menjadi mahasiswa bukan sekadar menjalani proses pembelajaran di perguruan tinggi. Mahasiswa juga perlu mempersiapkan diri menghadapi berbagai perubahan yang akan terjadi setelah mereka memasuki dunia profesional.
Menurut Andrey, ketidakpastian tersebut muncul dari berbagai faktor, mulai dari perkembangan AI yang semakin cepat, dinamika ekonomi nasional dan global, hingga perubahan kebutuhan industri.
“Hal ini menjadi penting di tengah berbagai perubahan dan ketidakpastian, mulai dari perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) yang semakin pesat, kondisi ekonomi nasional dan global yang dinamis, hingga perubahan kebutuhan di dunia industri,” ujar Andrey.
Ia juga meminta mahasiswa tidak khawatir bahwa perkembangan AI akan sepenuhnya menggantikan peran manusia.
Sebaliknya, mahasiswa perlu melihat teknologi sebagai peluang untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menggunakannya secara etis dan bertanggung jawab.
Human Skills Jadi Bekal Penting di Era AI
Di tengah perkembangan AI, Andrey menilai mahasiswa tetap perlu mengasah berbagai kemampuan manusia atau human skills yang tidak dapat begitu saja digantikan teknologi.
Kemampuan tersebut antara lain komunikasi, berpikir kritis dan kreatif, pemecahan masalah (problem solving), serta empati.
Kemampuan tersebut juga dinilai sejalan dengan nilai-nilai 5C yang menjadi bagian dari karakter mahasiswa UMN.
“Saya harap para mahasiswa baru dapat memanfaatkan setiap peluang yang ada selama masa perkuliahan dan berusaha meraih prestasi terbaik. Tentu juga menjaga integritas akademik serta membangun ruang kolaborasi dengan saling menghargai perbedaan,” kata Andrey.
Ia berharap mahasiswa dapat turut menciptakan lingkungan kampus yang inklusif, aman, dan nyaman bagi seluruh sivitas akademika.
Mahasiswa Baru UMN Ikuti Kuliah Perdana tentang AI
Sidang Terbuka Senat UMN 2026 juga diisi dengan sesi kuliah perdana mengenai AI. Sesi tersebut menghadirkan alumni Sistem Informasi UMN angkatan 2014, Rickent Putra Haki, yang kini berkarier sebagai Vice President of Technology di InJourney Hospitality.
Rickent membagikan pengalaman perjalanan kariernya sejak menyelesaikan pendidikan di UMN. Ia mengatakan dirinya konsisten berkiprah di bidang data, termasuk pernah terlibat dalam pengembangan layanan PeduliLindungi dan SATUSEHAT sebelum melanjutkan karier di InJourney Hospitality.
Bagi Rickent, perjalanan karier bukan hanya mengenai posisi yang berhasil dicapai, tetapi juga kontribusi yang dapat ditinggalkan di setiap tempat kerja.
Ia menekankan pentingnya mahasiswa memanfaatkan masa kuliah untuk membangun kompetensi yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.
Kuliah Jadi Momentum Membangun Masa Depan
Sidang Terbuka Senat UMN 2026 sekaligus menjadi awal perjalanan mahasiswa baru dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia yang semakin dinamis.
Perkembangan AI membuat mahasiswa perlu memiliki kemampuan beradaptasi, berpikir kritis, berkolaborasi, serta memahami penggunaan teknologi secara bertanggung jawab.
Dengan menggabungkan kompetensi digital dan human skills, mahasiswa diharapkan tidak hanya mampu mengikuti perubahan teknologi, tetapi juga menjadi individu yang dapat menciptakan inovasi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.









