Kupang, 12 Agustus 2026 – Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 10 Kabupaten Kupang resmi beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027. Kehadiran sekolah ini menjadi salah satu upaya Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperluas layanan pendidikan bermutu bagi murid di daerah.
SNT 10 Kabupaten Kupang disambut antusias oleh murid-murid yang memiliki prestasi sekaligus potensi untuk terus dikembangkan.
Salah satunya Marisa, murid baru jenjang SMP yang tertarik masuk SNT karena melihat kualitas pendidikan, kedisiplinan, serta berbagai kegiatan yang dapat membantu mengembangkan dirinya.
“Karena SNT punya kualitas pendidikan yang bagus, disiplin, dan banyak kegiatan yang bisa mengembangkan diri kita,” ucap Marisa.
Marisa Tekun Kembangkan Bakat Bernyanyi
Selain menyukai sepak bola, Marisa memiliki bakat di bidang tarik suara. Saat masih duduk di bangku SD, ia pernah mengikuti lomba menyanyi di gereja dan berhasil meraih juara pertama.
Prestasi tersebut diraih melalui latihan yang dilakukan secara konsisten.
“Saya rajin bernyanyi di rumah dan selalu latihan setiap hari agar suara saya lebih baik, dan tidak pernah menyerah. Walaupun awalnya sering gagal,” tutur Marisa di Kupang, Selasa (11/8).
Menurutnya, keberadaan SNT memberikan kesempatan untuk mengembangkan bakatnya dengan dukungan fasilitas dan guru pembimbing.
“Karena SNT punya fasilitas dan guru pembimbing yang bisa bantu saya mengasah bakat lebih maksimal dan lancar,” sambungnya.
Chika Ingin Lebih Percaya Diri
Semangat serupa ditunjukkan Chika, murid baru jenjang SMA di SNT 10 Kabupaten Kupang.
Chika memiliki sejumlah prestasi di bidang literasi. Ia pernah meraih Juara 1 Lomba Puisi, Juara 1 Pidato Bahasa Indonesia, serta Juara Harapan 1 Cerdas Cermat tingkat kabupaten.
“Saya suka puisi dan pidato,” ujar Chika.
Namun, perjalanan meraih prestasi tidak selalu mudah. Chika mengaku harus berlatih, belajar dari kesalahan, dan berusaha mengatasi rasa gugup ketika mengikuti perlombaan.
“Saya banyak latihan, belajar dari kesalahan, dan terus berusaha walaupun kadang merasa gugup,” ungkapnya.
Ia memilih SNT 10 Kabupaten Kupang karena ingin mendapatkan lingkungan yang dapat mendukung perkembangan dirinya.
“Karena saya ingin lebih percaya diri dan terus mengembangkan kemampuan saya,” kata Chika.
Guru Dampingi Murid Sejak MPLS
Sejak pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), para pendidik SNT 10 Kabupaten Kupang berupaya memberikan pendampingan kepada murid.
Guru IPAS SNT 10 Kabupaten Kupang, Dian Ahmad Sasmito, mengatakan Tenaga Pendamping Pembelajaran (TPP) terlibat dalam berbagai kegiatan selama MPLS.
“Selama MPLS ini tim Tenaga Pendamping Pembelajaran (TPP) membersamai anak-anak secara kolosal ataupun dalam discussion group,” ujarnya.
Para pendamping juga terlibat sebagai moderator, narasumber, instruktur senam, hingga memberikan layanan ketika murid menghadapi kendala atau membutuhkan pendampingan.
Menurut Ahmad, setiap murid yang datang membawa potensi, cita-cita, dan harapan untuk masa depan.
“Saya melihat bakat, cita-cita anak-anak, dan harapan. Sehingga ke depannya saya berharap melalui SNT ini bisa menjadi sekolah yang memeratakan layanan pendidikan yang berkualitas dan membantu anak-anak untuk menggapai mimpinya,” pungkasnya.
SNT Jadi Ruang Pengembangan Potensi Murid
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menekankan bahwa setiap murid memiliki kemampuan dan kebutuhan belajar yang berbeda.
Karena itu, diperlukan pendekatan pendidikan yang memberikan ruang bagi murid untuk berkembang sesuai dengan potensi masing-masing.
“Model pendidikan khusus ini adalah satu pilihan agar kalian semua dapat tumbuh, dapat berkembang sesuai dengan kemampuan akademik yang kalian miliki, dan berkembang menjadi generasi hebat Indonesia 2045,” kata Abdul Mu’ti.
Bagi Marisa dan Chika, kehadiran SNT 10 Kabupaten Kupang menjadi kesempatan untuk melanjutkan perjalanan mereka dalam mengembangkan bakat dan prestasi.
Dengan dukungan guru, fasilitas, serta lingkungan belajar yang mendukung, SNT diharapkan dapat menjadi ruang bagi anak-anak di daerah untuk semakin percaya diri, mengembangkan potensi, dan mengejar cita-cita mereka.









