Jakarta – Keterbatasan berupa disabilitas intelektual tidak menghalangi David Exsanto untuk terus mengembangkan potensi dirinya. Siswa kelas 9 SLB Negeri 2 Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), tersebut dipercaya menjadi bagian dari Kontingen Kwarda DIY pada Jambore Nasional Pramuka Berkebutuhan Khusus (PBK) ke-XII Tahun 2026.
Jambore Nasional Pramuka Berkebutuhan Khusus ke-XII akan berlangsung di Cibubur, Jakarta Timur, pada 12–21 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi David untuk belajar, bersosialisasi, sekaligus mengembangkan kemandirian dan rasa percaya dirinya.
Sehari-hari, David bersekolah sebagai siswa kelas 9 di SLB Negeri 2 Gunungkidul. Selain menjadi siswa, David juga merupakan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang tinggal di asrama SLB Negeri 2 Gunungkidul yang dikelola oleh Dinas Sosial DIY.
David Minta Doa Sebelum Berangkat
Menjelang keberangkatannya ke Jakarta, David menyampaikan pesan sederhana melalui video pendek yang diunggah Dinas Sosial DIY.
“Perkenalkan nama saya David Exsanto. Saya dari sekolah SLB Negeri 2 Gunungkidul. Saya akan mengikuti Jambore Nasional yang ke-12 tahun 2026. Doakan semoga dilancarkan ya. Terima kasih,” tutur David dalam video tersebut.
Kesempatan mengikuti Jambore Nasional PBK menjadi ruang bagi David untuk mendapatkan pengalaman baru. Kegiatan tersebut dapat menjadi kesempatan untuk belajar lebih mandiri, membangun kepercayaan diri, serta mengembangkan kemampuan bersosialisasi dengan peserta dari berbagai daerah.
Di sisi lain, keikutsertaan David juga menjadi kesempatan untuk membawa nama DIY dalam kegiatan Pramuka tingkat nasional.
Dilepas Dinas Sosial DIY
Keberangkatan David dilepas oleh Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial DIY, Budhi Wibowo, AKS., M.Si. Ia turut memberikan dukungan dan doa agar David dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan lancar.
Dinas Sosial DIY bersama pihak-pihak yang terlibat berharap pengalaman tersebut dapat menjadi cerita baik yang terus berkembang menjadi keberanian dan prestasi bagi David.
“Selamat berjuang, David! Tunjukkan bahwa setiap anak punya kesempatan untuk bersinar,” tulis akun Dinas Sosial DIY.
Dukungan juga datang dari masyarakat melalui kolom komentar unggahan tersebut. Sejumlah warganet memberikan semangat dan doa agar David dapat mengikuti kegiatan dengan lancar dan tetap sehat.
“Kasih mereka ruang, mereka akan jadi orang hebat. Semangat.”
Warganet lainnya juga menuliskan, “Lancar dan sehat selalu, semangat Kak David.”
Jambore Nasional Pramuka Berkebutuhan Khusus
Jambore Nasional Pramuka Berkebutuhan Khusus (PBK) merupakan bagian dari kegiatan perkemahan besar nasional yang dirancang secara inklusif.
Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada anggota Pramuka penyandang disabilitas untuk mengikuti berbagai aktivitas bersama peserta reguler. Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan dapat mengembangkan kemandirian, kepercayaan diri, dan keterampilan sosial.
Bagi David, keikutsertaan dalam Jambore Nasional PBK 2026 bukan sekadar perjalanan mengikuti kegiatan nasional. Pengalaman tersebut menjadi ruang untuk menunjukkan bahwa setiap anak, termasuk anak penyandang disabilitas, memiliki kesempatan untuk berkembang, berkarya, dan menunjukkan potensi terbaiknya.









